Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Keputusan Kluivert Pergi ke Belanda, Nasib Timnas Indonesia Makin Tidak Jelas

Keputusan Kluivert Pergi ke Belanda, Nasib Timnas Indonesia Makin Tidak Jelas

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Kluivert Pergi ke Belanda, Masa Depan Pelatih Timnas Indonesia Masih Tidak Jelas

DIAGRAMKOTA.COM – Setelah kegagalan timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert segera pulang ke negara asalnya, Belanda. Hal ini terjadi tidak lama setelah skuad Garuda kalah dari Irak dan Arab Saudi di Jeddah. Keputusan cepat Kluivert meninggalkan Indonesia menimbulkan banyak pertanyaan, terutama karena hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pelatih berusia 49 tahun tersebut mengenai alasan kembalinya ke Belanda.

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali, tidak memberikan jawaban pasti mengenai alasan Kluivert pulang. Ia justru meminta para wartawan untuk bertanya langsung kepada sang pelatih. “Tanya dia, tidak tahu kita,” ujar Amali, seperti dikutip dari Antara, Selasa (14/10).

Amali hadir di Stadion Madya saat laga uji coba antara timnas U-23 Indonesia melawan India yang berakhir imbang 1-1. Di sela-sela pertandingan, ia menyatakan bahwa belum ada rencana rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pekan ini untuk membahas nasib Kluivert. Menurutnya, jadwal rapat masih menunggu waktu Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang sedang memiliki urusan pribadi. Erick disebut akan menikahkan putrinya pada 18–19 Oktober.

“Oya tunggu Ketua Umum, kan beliau masih ada acara pernikahan. Mau menikahkan putrinya. Pernikahannya tanggal 18 dan 19 Oktober,” kata Amali dengan nada bercanda.

Ia menegaskan bahwa PSSI menghormati agenda pribadi Erick Thohir dan tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan. “Iya lho, kita juga harus ada rasa ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus manajer timnas Indonesia, Sumardji, menyatakan bahwa keputusan akhir mengenai masa depan Kluivert dan staf kepelatihannya akan ditentukan dalam rapat Exco. PSSI akan menunggu laporan lengkap dari BTN sebelum mengambil langkah.

“Kita tunggu dulu laporan dari Ketua BTN sekaligus manajer. Baru kita ambil sikap. Kan kita belum tahu laporan seperti apa,” kata Sumardji.

Sumardji menilai bahwa hasil kerja Kluivert jauh dari harapan. Dua kekalahan di Jeddah membuat Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia 2026 setelah kalah 2-3 dari Arab Saudi dan takluk 0-1 dari Irak. Kegagalan ini membuat posisi Kluivert semakin tertekan, dan suporter ramai mendesak PSSI untuk segera mengakhiri kerja sama dengan eks striker AC Milan dan Barcelona tersebut.

Meski tekanan publik meningkat, Amali menegaskan bahwa PSSI tidak akan mengambil keputusan secara sepihak. Ia menyebut bahwa keputusan apa pun harus diambil bersama melalui mekanisme organisasi.

“Enggaklah. Ini kan organisasi. Kita harus mengambil keputusan bersama-sama,” jelas dia. “Tapi dasar kita mengambil keputusan dalam rapatnya Exco itu adalah laporan ketua BTN, sekaligus manajer timnas,” tambahnya.

Amali juga memastikan bahwa PSSI belum menentukan batas waktu pelaksanaan rapat Exco untuk membahas nasib Kluivert. Menurutnya, rapat akan digelar setelah semua pihak siap dan laporan sudah lengkap.

“Tidak ada lambat-lambatnya. Ini sesiapnya,” ujar Amali.

Situasi ini membuat masa depan Kluivert bersama timnas Indonesia semakin abu-abu. Ia datang dengan ekspektasi tinggi untuk membawa tim Garuda melangkah lebih jauh di kancah internasional, tapi justru tersandung di babak penting. Sejumlah pihak di internal PSSI disebut kecewa dengan hasil tersebut, meski belum ada pernyataan terbuka terkait kemungkinan pemutusan kontrak.

Kluivert sendiri belum terlihat lagi di Jakarta sejak kepulangan tim dari Jeddah. Langkahnya kembali ke Belanda justru memperkuat spekulasi bahwa ia mungkin sudah tidak akan kembali melatih timnas Indonesia. Namun tanpa pernyataan resmi, publik hanya bisa menebak-nebak alasan di balik kepulangannya.

Amali pun tidak ingin berspekulasi soal itu. Ia menegaskan bahwa semua akan dibahas secara formal dan berdasarkan laporan resmi, bukan asumsi. Sikap hati-hati PSSI ini menunjukkan bahwa organisasi sepak bola tertinggi di Tanah Air ingin menghindari keputusan gegabah.

Apalagi, persoalan kontrak dan evaluasi kinerja pelatih menyangkut banyak pihak dan bisa berdampak panjang. Meskipun demikian, publik menunggu ketegasan PSSI. Banyak yang menilai Kluivert gagal memenuhi ekspektasi sejak awal menangani timnas Indonesia, sementara hasil di kualifikasi Piala Dunia menjadi puncak kekecewaan.

Kini, semua mata tertuju pada rapat Exco PSSI yang akan datang. Keputusan yang diambil nanti akan menentukan arah baru timnas Indonesia, apakah tetap bersama Kluivert atau mencari sosok baru untuk memimpin skuad Garuda.

Untuk sementara, Patrick Kluivert memilih diam di negeri asalnya. Sementara PSSI menunggu waktu yang tepat untuk membahas nasib sang pelatih. Dan publik hanya bisa bertanya-tanya akankah Kluivert kembali ke Indonesia, atau perpisahan ini sudah final? Layak untuk dinantikan.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Papua Timur Siap Jadi Provinsi Baru: Aspirasi Masyarakat Pegunungan Bintang Menuju Pembangunan Merata

    Papua Timur Siap Jadi Provinsi Baru: Aspirasi Masyarakat Pegunungan Bintang Menuju Pembangunan Merata

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Upaya Pemerintah dalam Mendorong Pembangunan Merata di Kawasan Timur Indonesia DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah terus berupaya mendorong pembangunan yang merata di kawasan timur Indonesia, dan kali ini wacana pembentukan Provinsi Papua Timur kembali menarik perhatian. Proyek ini merupakan bagian dari pemekaran Provinsi Papua Pegunungan dengan tujuan utama untuk mengatasi ketimpangan pembangunan sekaligus mempermudah akses pelayanan publik di […]

  • PKS Resmi Usung Kader PDIP Eri Cahyadi Di Pilwali Surabaya

    PKS Resmi Usung Kader PDIP Eri Cahyadi Di Pilwali Surabaya

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Diagram Kota Surabaya – PKS resmi memberikan Surat Keputusan (SK) Bakal Calon Wali Kota Surabaya kepada petahana sekaligus kader PDIP, Eri Cahyadi maju Pilwali Surabaya 2024. SK itu diberikan langsung oleh DPP PKS. SK tersebut diberikan PKS kepada Eri pada Jumat (12/7) malam di kantor PKS Jatim. “Penyerahan SK DPP Cawali Kota Surabaya. PKS menyatakan […]

  • Pemkab Mojokerto Sosialisasi Perbup 31/2025

    Pemkab Mojokerto Sosialisasi Perbup 31/2025, Perubahan Regulasi untuk Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Daerah

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali memperkuat sistem administrasi dan pengelolaan program melalui sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 31 Tahun 2025. Regulasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pemerintahan di wilayah setempat. Tujuan Utama Perbup 31/2025 Perbup ini dirancang sebagai pedoman bagi perangkat daerah dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan adanya […]

  • Panen 2 Minggu Lagi, 3½ Hektare Lahan Jagung di Balongbendo Ludes Diserang Tikus dalam 2 Hari

    Panen 2 Minggu Lagi, 3½ Hektare Lahan Jagung di Balongbendo Ludes Diserang Tikus dalam 2 Hari

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Tragedi gagal panen kembali menimpa petani di Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo. Dalam waktu hanya dua hari, lahan jagung seluas 3½ hektare yang dikelola Indra, Ketua Kelompok Tani Jagung di desa Bakungtemenggunan, ludes diserang hama tikus. Kerugian akibat serangan ini ditaksir mencapai Rp30 juta lebih.   “Panen sebenarnya tinggal dua minggu lagi, tapi […]

  • Borneo FC Tak Terbendung, Kalahkan Arema FC 3-1 di Stadion Kanjuruhan

    Borneo FC Tak Terbendung, Kalahkan Arema FC 3-1 di Stadion Kanjuruhan

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Borneo FC terus menunjukkan konsistensinya di ajang BRI Liga 1 2025/2026. Pasukan Fabio Lefundes memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi delapan laga beruntun setelah menumbangkan Arema FC dengan skor meyakinkan 3-1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu 26 Oktober 2025. Sejak peluit pertama dibunyikan, Borneo FC langsung tampil agresif. Hasilnya terlihat cepat, Mariano Peralta […]

  • Polres Pasuruan Kota Komitmen Berantas Premanisme Jaga Iklim Investasi, Berkas Kasus Tiga Preman Dilimpahkan ke Kejaksaan

    Polres Pasuruan Kota Komitmen Berantas Premanisme Jaga Iklim Investasi, Berkas Kasus Tiga Preman Dilimpahkan ke Kejaksaan

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara S.I.K. M.I.Kom. menegaskan, pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap praktik-praktik yang menghambat iklim investasi, khususnya aksi pemerasan berkedok pengamanan proyek. Menurutnya, keamanan kawasan industri adalah prioritas utama guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional. “Premanisme dalam bentuk apapun yang mengintimidasi, memeras, atau mengganggu kenyamanan pelaku usaha […]

expand_less