Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Julius Setiawan, Pengrajin Warisan Budaya Barongsai di Sidoarjo

Julius Setiawan, Pengrajin Warisan Budaya Barongsai di Sidoarjo

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA – Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili semakin dekat, dan di Kabupaten Sidoarjo, semangat perayaan sudah terasa.

Salah satu bukti nyata adalah kesibukan Julius Setiawan, seorang pengrajin barongsai generasi kedua yang tengah mengerjakan belasan pesanan barongsai dan naga liong.

Di rumahnya yang sekaligus menjadi bengkel pembuatan barongsai di Perum Shoji Land, Desa Karangtanjung, Kecamatan Candi, Julius tampak tekun merakit barongsai.

Keterampilannya dalam membuat barongsai dan naga liong didapat dari orang tuanya, dan kini ia meneruskan tradisi tersebut dengan penuh semangat.

Tahun ini, Julius menerima pesanan lebih banyak dibandingkan tahun lalu, meskipun peningkatannya tidak terlalu signifikan.

“Meningkat antara lima sampai enam pesanan setiap tahunnya,” ujar Julius. Ia menjelaskan bahwa pesanan mulai kembali normal setelah pandemi mereda.

Julius juga mengungkapkan bahwa barongsai kini telah resmi menjadi cabang olahraga yang masuk dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), bahkan dipertandingkan saat Pekan Olahraga Nasional (PON).

Hal ini semakin memotivasi Julius Setiawan  untuk terus berkarya dan mengembangkan seni barongsai.

“Pesanan datang dari Jawa Timur saja, dari yang kenal-kenal. Nanti rencana ke depan akan memasarkan melalui market place,” kata Julius optimis.

Untuk orderan barongsai tahun ini, tidak ada motif khusus yang dipesan. Melainkan, pemesan memilih request warna yang cerah.

Selain itu, harga yang dibanderol pun relatif terjangkau, untuk satu set barongsai dia membanderol dengan harga Rp 4 juta sampai Rp 7 juta.

“Kalau untuk liang liong dibanderol dengan harga Rp 8 juta sampai Rp 12 juta. Kalau untuk saat ini kesulitan bahan baku di Indonesia dari rotannya. Ada bahan yang impor juga dari Vietnam, biasanya Styrofoam,” jelasnya.

Julius menjelaskan, kerumitan dalam membuat barongsai yakni membuat rangka. Ada beberapa material yang memang harus didapatkan dengan impor, di antaranya, mata, jidat, hidung dan bulu.

Julius, satu-satunya pengrajin barongsai di Sidoarjo, berharap dapat terus berkarya dan melestarikan seni barongsai. Ia juga ingin agar barongsai semakin dikenal dan digemari oleh masyarakat luas.

Dengan semangat dan dedikasi, Julius tidak hanya meneruskan warisan leluhur, tetapi juga membuka peluang baru untuk mengembangkan seni barongsai di masa depan. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Rekomendasi Untuk Anda

  • RIBA Tayang 4 Desember, Angkat Kisah Viral Getih Anak

    RIBA Tayang 4 Desember, Angkat Kisah Viral Getih Anak

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Verona Filmsmemperkenalkan film horor pertamanya yang berjudul RIBA melalui acara Press Conference dan Gala Premiere yang diadakan di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (28/11). Film ini sebelumnya telah melakukan rangkaian roadshow di berbagai kota besar di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi guna mempererat hubungan dengan penggemar film horor. Acara gala ini dihadiri oleh para pejabat […]

  • Emas Tembus Rp58 Juta

    Saran Dalio: Emas Tembus Rp58 Juta, Ini Langkahnya

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

      Tren Harga Emas yang Terus Meningkat DIAGRAMKOTA.COM – Harga emas kembali mencatat rekor tertinggi dalam sejarah, dengan harga berjangka saat ini melampaui angka US$4.000 per troy ounce. Kenaikan ini tercatat sebesar sekitar 50% sepanjang tahun dan menjadi indikasi kuat bahwa logam mulia ini tetap diminati oleh investor. Beberapa ahli keuangan menyatakan bahwa emas masih menjadi […]

  • BUPATI SUBANG

    Bupati Subang Tandatangani MoU Pidana Kerja Sosial

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM  – Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya terhadap perubahan hukum yang lebih manusiawi dan berfokus pada pemulihan sosial, yaitu dengan menerapkan hukuman kerja sosial. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Subang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang yang dilaksanakan di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, pada hari Selasa (4/11/2025). Bupati […]

  • Cagub De Gadjah: “Bali Sedang Tidak Baik-Baik Saja”, Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas

    Cagub De Gadjah: “Bali Sedang Tidak Baik-Baik Saja”, Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Made Muliawan Arya, atau yang lebih dikenal dengan De Gadjah, calon gubernur Bali nomor urut 1, menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi Bali yang menurutnya sedang tidak baik-baik saja. Pernyataan kader Partai Gerindra ini terinspirasi dari ucapan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang menugaskan De Gadjah untuk memperbaiki keadaan Bali. De Gadjah, yang berpasangan dengan Putu […]

  • KPU Akan Selenggarakan Debat Publik Kandidat Pilwali Surabaya Bertema Meningkatkan Pelayanan dan Kesejahteraan

    KPU Akan Selenggarakan Debat Publik Kandidat Pilwali Surabaya Bertema Meningkatkan Pelayanan dan Kesejahteraan

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya akan menggelar debat publik pertama Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya 2024, yang akan menghadirkan pasangan calon sekaligus petahana Eri Cahyadi-Armuji, pada Rabu 16 Oktober 2024 mendatang. Komisoner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kota Surabaya Subairi menjelaskan, tema debat pertama yang […]

  • AKBP Wahyu Hidayat Resmi Gantikan AKBP William Tanasale di Polres Tanjung Perak

    AKBP Wahyu Hidayat Resmi Gantikan AKBP William Tanasale di Polres Tanjung Perak

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Malam Kamis (24/4/2025) menjadi momen penuh kehangatan di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Suasana kekeluargaan begitu terasa dalam acara pisah sambut Kapolres yang menandai berakhirnya masa tugas AKBP William Cornelis Tanasale, S.I.K. dan peralihan kepemimpinan kepada AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H. Mutasi ini merupakan bagian dari rotasi jabatan yang tertuang dalam Surat Telegram […]

expand_less