Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » KSSK Laporkan Kepada Presiden Joko Widodo Mengenai Rupiah Yang Melemah

KSSK Laporkan Kepada Presiden Joko Widodo Mengenai Rupiah Yang Melemah

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
  • comment 0 komentar

Diagram Kota JakartaRupiah, mata uang resmi Indonesia, telah mengalami penurunan signifikan terhadap dolar AS dalam beberapa hari terakhir, mencapai level di atas Rp 16.400. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yang dipimpin oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, telah melaporkan perkembangan nilai tukar rupiah kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam konferensi pers di Istana Presiden Jakarta, Perry menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi pelemahan rupiah. Nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh dua faktor utama, faktor fundamental dan sentimen jangka pendek.

“Kami laporkan kepada bapak presiden mengenai perkembangan nilai tukar rupiah. Nilai tukar itu selalu dipengaruhi oleh 2 faktor, yakni faktor fundamental dan sentimen jangka pendek. Kalau dilihat dari faktor fundamental seharusnya nilai tukar rupiah kita itu akan menguat,” kata Perry dikutip ahbi.co.id, Senin (24/6/2024)

Lebih lanjut Perry menjelaskan, dari segi faktor fundamental, rupiah seharusnya menguat karena inflasi yang lebih rendah di 2,8%, pertumbuhan ekonomi yang tinggi 5,1%, kredit yang meningkat 12%, dan imbal hasil investasi yang baik.

Namun, faktor sentimen jangka pendek telah menekan rupiah karena pelaku pasar keuangan masih menganalisis kemungkinan penurunan suku bunga acuan The Federal Reserve. BI memproyeksikan bahwa penurunan suku bunga ini masih mungkin terjadi pada akhir tahun 2024.

Selain itu, faktor-faktor teknis juga dapat mempengaruhi nilai tukar jangka pendek. Sebagai contoh, ketegangan geopolitik di Timur Tengah pada Mei 2024 telah memicu ketegangan dan meningkatkan suku bunga.

Sebagai respons, BI meningkatkan suku bunga, yang mengakibatkan peningkatan nilai tukar rupiah dari Rp 16.600 menjadi Rp 15.600. Namun, penurunan rupiah saat ini menunjukkan adanya faktor global lainnya, seperti kenaikan suku bunga obligasi pemerintah AS dari 4,5% menjadi 6%, yang digunakan untuk membiayai utang di AS.

Faktor sentimen global di dalam negeri juga memberi pengaruh kuat terhadap penyebab pelemahan rupiah. Sebab pada kuartal II-2024 terjadi pelonjakan kebutuhan dollar AS di sektor korporasi untuk repatriasi hingga pembayaran dividen. Namun, pada kuartal III-2024, faktor sentimen ini diproyeksi tidak akan menyebabkan rupiah kembali melemah, karena kebutuhan dollar AS sudah berkurang.

“Kemudian, pengaruh dalam negeri yang berpengaruh kuat terhadap pelemahan rupiah adalah masalah persepsi pelaku pasar keuangan terhadap keberlanjutan fiskal ke depan, pada tahun 2025. Masalah persepsi sustainabilitas fiskal ke depan itu membuat sentimen kemudian menjadi tekanan nilai tukar rupiah,” ujar Perry.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, ia memastikan kepada Jokowi bahwa BI terus mengintervensi pasar. Misalnya, terkait dengan cadangan devisa yang masih sangat cukup, yaitu 139 miliar dollar AS—sebagai alat intervensi.

“Itu intervensi dari tunai, forward, maupun juga bagaimana terhadap stabilitas SBN (Surat Berharga Negara). Kami bisa beli SBN, dari pasar sekunder. Kami juga akan koordinasikan juga dengan Kemenkeu (Kementerian Keuangan), sekuritas kami rupiah untuk jangka pendek untuk menarik inflow. Supaya outflow tidak terus-terusan dan perkuat stabilitas rupiah,” ungkap Perry.

Secara simultan, aliran modal asing untuk menjaga pasokan dollar AS di dalam negeri pun dipastikan masih terjadi melalui pembelian di instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang telah mencapai Rp 179,86 triliun. Kemudian, penempatan devisa hasil ekspor (DHE) di instrumen keuangan dalam negeri telah mencapai Rp 13,9 miliar.

“Kesimpulannya, rupiah secara fundamental trennya, jangan tanya hari per hari, ini tren. Rupiah trennya akan menguat, karena inflasi rendah, growth bagus, faktor fundamental itu bagus. Dari hari ke hari, bulan ke bulan, minggu ke minggu faktor sentimen itu akan pengaruhi gerakannya,” tegas Perry.

Secara keseluruhan, kekuatan rupiah terletak pada faktor-faktor fundamental yang kuat, seperti inflasi yang lebih rendah, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, kredit yang meningkat, dan imbal hasil investasi yang baik. Namun, sentimen jangka pendek dan faktor-faktor teknis telah menekan nilai tukar rupiah, yang membutuhkan perhatian dan analisis lebih lanjut dari BI dan pelaku pasar keuangan. (dk/ria)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Proliga 2026

    Jadwal Proliga 2026: Laga Seru di GOR Voli Sumut: BJB Tandamata Vs Electric Mobil, Falcons Tirta Bhagasasi Vs Samator

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari Sabtu, 17 Januari 2026, kompetisi voli putri dan putra kembali memperlihatkan pertandingan menarik dalam Putaran 1 Seri II Sumut. Kompetisi ini menjadi ajang penting bagi para tim untuk menunjukkan kemampuan mereka sekaligus memperkuat posisi di klasemen sementara. Pertandingan Awal: BJB Tandamata vs Electric PLN Mobile Pertandingan pertama berlangsung pada pukul 15.30 WIB, […]

  • Pertamina Patra Niaga

    Imam Syafi’i Tegur Pertamina: Sengketa Darmo Hill Digercepkan, Tapi Konflik Lahan Wong Cilik Dibiarkan

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 158
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Partai NasDem, Imam Syafi’i, kembali mengarahkan sorotan tajam kepada Pertamina terkait sengketa lahan di Darmo Hill, Dukuh Pakis. Meski mengapresiasi langkah cepat pemerintah kota dan sejumlah pejabat pusat membantu warga, Imam menilai akar persoalan justru ada pada Pertamina yang selama ini tidak memberikan kepastian atas aset […]

  • Dua Lawan Politik Gubernur Riau Terjebak OTT KPK di Pilkada 2024

    Dua Lawan Politik Gubernur Riau Terjebak OTT KPK di Pilkada 2024

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kembali memanasnya situasi politik Riau. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Riau Abdul Wahid dalam operasi penangkapan tangan (OTT) pada Selasa, 4 November 2025. Ia telah menjabat selama delapan bulan sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 bersama wakilnya, SF Harianto—hasil dari kemenangan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau 2024. Pemilihan […]

  • Perempuan PNS Menangis, Suara Bergetar, Irjen Herry Keluarkan Perintah Khusus

    Perempuan PNS Menangis, Suara Bergetar, Irjen Herry Keluarkan Perintah Khusus

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi apel pagi diMapolda Riau, Pekanbaru, Rabu 3 Desember 2025 tiba-tiba berubah emosional. Dimulai ketika Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bertanya apakah ada personel atau pegawai yang keluarganya terkena dampak bencana longsor danbanjir bandangdi Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta Aceh. Dari barisan paling belakang, seorang pegawai negeri sipil perempuan bernama Yurnita yang […]

  • Legislator Demokrat Minta Pembangunan RSUD Surabaya Utara Harus Jadi Prioritas Utama

    Legislator Demokrat Minta Pembangunan RSUD Surabaya Utara Harus Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya- Anggota DPRD Kota Surabaya dari Partai Demokrat, Muhammad Saifuddin meminta pemerintah kota (Pemkot) Surabaya menjadikan rencana pembangunan RSUD di Surabaya Utara sebagai prioritas.

  • Wakil Ketua DPRD Surabaya Buka Hotline Pelayanan Pengaduan Warga

    Wakil Ketua DPRD Surabaya Buka Hotline Pelayanan Pengaduan Warga

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Dalam rangka masa reses yang berlangsung pada 10-17 Februari 2025, Arif Fathoni Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya bersama seluruh anggota Fraksi Partai Golkar mengambil langkah konkret dengan membuka layanan hotline di nomor 08113444334 berbasis WhatsApp yang ditempel diseluruh sudut kampung semisal balai RW, pos informasi warga

expand_less