Inovasi Pelayanan Publik, Surabaya Uji Coba Pendataan Bansos di Aplikasi Perlinsos 15 Menit Jadi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terus berinovasi dalam pelayanan publik, kini menjadi salah satu pilot project dalam uji coba aplikasi Perlinsos (Perlindungan Sosial) digital. Proses ini dilakukan di Kelurahan Pakis, Jalan Dukuh Kupang Timur XX Nomor 791. Tujuan utamanya adalah untuk memangkas birokrasi dan memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.
Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemenkes), Robben Rico, menjelaskan bahwa uji coba ini merupakan kelanjutan dari pilot project sebelumnya yang sukses di Banyuwangi. Secara keseluruhan, ada 42 kabupaten/kota di Indonesia yang menjadi lokasi uji coba transisi digitalisasi ini.
Keunggulan Aplikasi Perlinsos Digital
Robben Rico menyoroti keunggulan utama dari aplikasi Perlinsos digital, yang kini didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI). Sistem baru ini mampu mempercepat proses penentuan kelayakan penerima bansos secara drastis.
“Dulu, proses manual membutuhkan waktu hingga tiga bulan karena rantai birokrasi yang panjang. Sekarang, dengan sistem digital berbasis AI, hanya butuh 15 hingga 45 menit,” ujarnya.
Menghilangkan Subjektivitas
Perubahan sistem ini didasarkan pada temuan data Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang menunjukkan banyaknya penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran akibat faktor subjektivitas di lapangan. Menurut Robben, melalui aplikasi Perlinsos ini, keputusan kelayakan sepenuhnya diambil oleh sistem berdasarkan data objektif.
Ia merasa dengan aplikasi ini dapat meminimalisir fenomena penerima bansos yang tidak layak. “Ini adalah langkah menuju pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Dinamika Data Kemiskinan
Robben juga menyampaikan bahwa data kemiskinan sangat dinamis. Tingkat kesejahteraan seseorang bisa berubah dalam hitungan detik, misalnya jika tulang punggung keluarga tiba-tiba meninggal dunia. Melalui sistem terintegrasi ini, pemerintah ingin memastikan negara hadir melindungi warganya sesuai amanat Pasal 34 UUD 1945.
Proses Input Data
Hingga saat ini, Dinas Sosial Surabaya mencatat sekitar 300 hingga 400 data warga yang masuk dalam sistem uji coba ini. Proses input data terus dievaluasi setiap hari bersama kementerian terkait untuk memetakan kendala teknis pada aplikasi sebelum diluncurkan secara massal.
Uji coba aplikasi Perlinsos di Surabaya menandai langkah penting dalam reformasi pelayanan publik. Dengan penggunaan teknologi AI, proses pendataan bansos menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan. Ini tidak hanya mengurangi beban birokrasi, tetapi juga memastikan bantuan sosial benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pertanyaan Umum
Apa tujuan dari uji coba aplikasi Perlinsos?
Tujuannya adalah untuk memangkas birokrasi, menghilangkan subjektivitas, dan memastikan penyaluran bansos tepat sasaran.
Bagaimana cara kerja aplikasi Perlinsos?
Aplikasi ini menggunakan teknologi AI untuk mempercepat proses penentuan kelayakan penerima bansos.
Berapa lama proses pendataan bansos dengan sistem digital?
Hanya membutuhkan waktu 15 hingga 45 menit, jauh lebih cepat dibandingkan proses manual yang memakan waktu hingga tiga bulan.***

>

Saat ini belum ada komentar