Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Warga Keluhkan Penyaluran Bansos, Antre Lima Jam dan Susahkan Lansia

Warga Keluhkan Penyaluran Bansos, Antre Lima Jam dan Susahkan Lansia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Warga penerima manfaat bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng mengeluhkan mengenai sistem pendistribusian bansos di satu titik di tingkat kelurahan, yang kini harus dijalani oleh pihak penyalur bansos. Sistem pendistribusian bansos tersebut berbeda dengan cara sebelumnya, yang bisa disalurkan hingga ke tingkat RW.

Akibatnya, terjadi kerumunan warga dan antrean panjang para penerima bantuan sosial, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga yang tinggal jauh atau memiliki keterbatasan fisik, seperti orang sakit dan lansia.

Ny Nonoh (63), penduduk Kampung Pasangrahan Kulon, Kelurahan Talagasari, Kecamatan Kawalau, Kota Tasikmalaya, mengatakan, untuk mendapatkan bantuan sosial berupa 2 karung beras dan 2 kantong minyak goreng kemasan, ia harus menunggu selama lima jam.

Ia juga harus menunggu cukup lama sebelum namanya dipanggil oleh panitia pembagian bantuan sosial yang diadakan di Kantor Kelurahan Talagasari, Kamis 4 Desember 2025.

“Ya menunggunya lama, Pak. Saya tadi datang ke sini sekitar pukul tujuh, baru dipanggil tadi,” katanya.

Padahal, menurutnya, sebelumnya untuk mengambil beras bansos tersebut, dia hanya perlu datang ke kantor RW setempat, yang lokasinya tidak terlalu jauh dari rumahnya.

Oleh karena itu, ia bersama penerima bantuan sosial lainnya meminta agar sistem pendistribusian bansos kembali diterapkan seperti sebelumnya, yaitu di kantor RW.

Sementara itu, Kepala Desa Talagasari Arif Budiman mengatakan, sesuai dengan peraturan terbaru, pendistribusian bantuan pangan pada periode saat ini harus dilakukan di satu titik. “Bagaimanapun kondisinya, kami harus mendistribusikan bantuan tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.

Arif juga menekankan kepada seluruh petugas pembagian atau panitia pengatur agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban saat pendistribusian. Salah satunya, dengan membagi waktu penyaluran untuk setiap RW. “Tujuannya agar masyarakat lebih tertib dan tidak terjadi kerumunan dalam satu tempat dan waktu yang sama,” katanya.

Ia juga mengakui adanya banyak keluhan dari penerima bantuan terkait aturan pendistribusian saat ini yang berbeda dibandingkan dengan pendistribusian sebelumnya.

Ditanyakan mengenai isu adanya pungutan liar saat pembagian bantuan sosial dilakukan tidak hanya di satu titik atau tingkat RW, dengan alasan biaya tambahan dalam distribusi, Arif enggan memberikan komentar terkait hal tersebut.

“Jelas, saya sudah meminta kepada petugas agar tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun. Bahkan, jika ada yang memberi, sebaiknya ditolak atau dikembalikan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya. ***

 

Tags

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Itu Data Presisi Nasional? Penjelasan Rieke Diah Pitaloka tentang UU Sistem Pendataan Presisi

    Apa Itu Data Presisi Nasional? Penjelasan Rieke Diah Pitaloka tentang UU Sistem Pendataan Presisi

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Pentingnya Pendataan Presisi Nasional dalam Pembangunan Indonesia DIAGRAMKOTA.COM – Pendataan presisi nasional kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan para pemangku kebijakan. Isu ini muncul setelah anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, menyampaikan gagasannya terkait urgensi Undang-Undang Sistem Pendataan Presisi Nasional (UU SPN). Ia menekankan bahwa data yang akurat sangat penting […]

  • Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

    Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 259
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mabes Polri meminta jajaran kepolisian, mulai dari Polda hingga Polsek, untuk melindungi kerja wartawan yang bertugas meliput suatu peristiwa. Imbauan tersebut untuk menanggapi terjadinya kekerasan terhadap jurnalis saat bertugas oleh oknum personel kepolisian dalam beberapa hari terakhir. “Meminta kepada seluruh jajaran melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang objektif dan profesional serta bekerja […]

  • Kehidupan yang Berjuang dan Berkembang: Kisah Jamal Bhuyan, Legenda Sepak Bola Bangladesh

    Kehidupan yang Berjuang dan Berkembang: Kisah Jamal Bhuyan, Legenda Sepak Bola Bangladesh

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Perjalanan Hidup yang Penuh Tantangan DIAGRAMKOTA.COM – Jamal Bhuyan, seorang pemain sepak bola Bangladesh yang kini berusia 36 tahun, memiliki kisah hidup yang penuh dengan kegagalan dan keberhasilan. Lahir pada tahun 1990 di Denmark, ia mengalami cedera parah saat berusia 16 tahun akibat penembakan yang terjadi di luar sekolahnya. Dalam peristiwa tersebut, ia ditembak empat kali, […]

  • BPJS Kesehatan Surabaya: Peserta PBI JK Bisa Aktifkan Kembali Sesuai Kriteria

    BPJS Kesehatan Surabaya: Peserta PBI JK Bisa Aktifkan Kembali Sesuai Kriteria

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Muhammad Aras, menegaskan bahwa peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan masih bisa mengaktifkan kembali kepesertaannya apabila memenuhi kriteria yang ditetapkan. Hal ini menyusul pembaruan data peserta PBI JK yang berlaku sejak 1 Februari 2026. “Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026, sekitar 45 ribu peserta […]

  • Pohon Natal dari Bambu: Simbol Kekuatan dan Kerendahan Hati di GKJW Jombang

    Pohon Natal dari Bambu: Simbol Kekuatan dan Kerendahan Hati di GKJW Jombang

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jombang menawarkan pengalaman unik bagi umatnya saat menyambut perayaan Natal 2025. Alih-alih menggunakan pohon cemara sintetis yang biasa ditemui, gereja ini memilih bahan alami yang kaya makna yaitu bambu. Hasilnya adalah sebuah pohon natal setinggi enam meter yang terdiri dari ratusan potongan bambu, menciptakan kesan yang sederhana namun penuh […]

  • BI Dorong Akselerasi Investasi Manufaktur Lewat Java Regional Economics Forum 2025

    BI Dorong Akselerasi Investasi Manufaktur Lewat Java Regional Economics Forum 2025

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 276
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia menggelar Java Regional Economics Forum (JREF) 2025 di Surabaya, 4 November 2025, dengan fokus memperkuat investasi sektor manufaktur sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa. Forum ini melibatkan sejumlah kementerian, OJK, dan pemda se-Jawa untuk merumuskan langkah percepatan realisasi investasi berkelanjutan. Kepala Perwakilan BI Jatim, Ibrahim, menegaskan bahwa sektor manufaktur memiliki peran vital […]

expand_less