Perekaman KTP Elektronik di Surabaya Mencapai 99,68 Persen, Disdukcapil Dorong Aktivasi IKD
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya terus memperkuat transformasi layanan kependudukan berbasis digital. Pemerintah Kota Surabaya mencatat perekaman KTP Elektronik telah mencapai 99,68 persen. Angka ini setara dengan sekitar 2,247 juta jiwa dari total 2.254.680 penduduk yang wajib memiliki KTP elektronik.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menyebut capaian ini menjadi fondasi kuat dalam mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu pelopor digitalisasi administrasi kependudukan di Indonesia.
Target Tinggi untuk Identitas Kependudukan Digital (IKD)
Selain menuntaskan target perekaman hingga 100 persen, Disdukcapil Surabaya terus mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Ini sebagai bagian dari transformasi layanan publik berbasis digital. Irvan menargetkan aktivasi IKD mencapai 40 persen pada tahun ini.
Hingga saat ini, aktivasi IKD di Kota Surabaya telah mencapai sekitar 32 persen dari total penduduk wajib KTP elektronik. IKD merupakan inovasi yang mendukung modernisasi birokrasi di lingkungan Pemkot Surabaya.
Fitur Unggulan Aplikasi IKD
Melalui aplikasi IKD, masyarakat dapat mengakses berbagai dokumen kependudukan secara digital melalui telepon seluler. Seluruh data kependudukan tersimpan dalam satu aplikasi yang dilengkapi QR Code resmi untuk kebutuhan verifikasi identitas. Sistem ini memungkinkan warga mengakses berbagai layanan publik dengan lebih cepat, aman, dan efisien.
Keamanan Data Prioritas Utama
Pemkot Surabaya menempatkan aspek keamanan data sebagai prioritas utama dalam pengembangan layanan digital tersebut. IKD dilengkapi teknologi verifikasi biometrik melalui pengenalan wajah serta sistem enkripsi untuk melindungi data kependudukan dari potensi penyalahgunaan.
Peran Penting dalam Modernisasi Birokrasi
Keberhasilan perekaman KTP elektronik menjadi modal penting dalam pengembangan IKD. Masyarakat kini tidak hanya memiliki KTP elektronik fisik, tetapi juga akses digital yang mempermudah interaksi dengan pemerintah.
Tantangan dan Peluang
Meski pencapaian ini patut diapresiasi, masih ada tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat IKD. Edukasi dan sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat lebih memahami cara menggunakan layanan digital ini.
Langkah Berikutnya
Disdukcapil Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penggunaan IKD. Dengan target aktivasi 40 persen pada tahun ini, langkah-langkah inovatif akan terus diterapkan untuk memastikan layanan digital ini bisa dirasakan oleh seluruh warga.
Kesimpulan
Perekaman KTP Elektronik yang hampir mencapai 100 persen di Surabaya menjadi awal yang baik dalam transformasi layanan kependudukan. Dengan pengembangan IKD yang terus diperkuat, Surabaya semakin dekat pada visi pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan ramah terhadap teknologi.***

>

Saat ini belum ada komentar