Persebaya Surabaya Berusaha Akhiri Kutukan 11 Tahun Lawan Semen Padang
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya memiliki kesempatan emas untuk menciptakan sejarah baru dalam laga melawan Semen Padang FC di Stadion H. Agus Salim. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi tim Green Force yang ingin memutus kutukan 11 tahun tanpa kemenangan di kandang lawan.
Dalam sesi konferensi pers, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyampaikan bahwa laga melawan Semen Padang selalu menantang. Ia mengakui bahwa sejarah pertemuan antara kedua tim membuat duel kali ini berbeda dari biasanya.
“Bermain di Padang selalu sulit. Kalau melihat sejarah, Persebaya belum pernah menang di stadion ini. Kami berharap besok bisa mengubah sejarah itu,” ujarnya.
Sejak terakhir kali bertandang ke markas Semen Padang FC pada 2015, Persebaya Surabaya belum mampu membawa pulang kemenangan. Rekor buruk tersebut kini menjadi motivasi tambahan bagi skuad Green Force untuk memutus kutukan panjang di Stadion H. Agus Salim.
Target Jelas dan Determinasi Tinggi
Persebaya Surabaya datang dengan target jelas, yakni mencuri tiga poin sekaligus menciptakan sejarah baru di Padang. Situasi itu membuat seluruh pemain diminta tampil dengan determinasi tinggi sejak menit awal pertandingan.
Coach Tavares menilai momentum laga kali ini cukup tepat untuk mengakhiri tren negatif tersebut. Apalagi, para pemain disebut dalam kondisi termotivasi untuk menjaga peluang finis di zona atas klasemen akhir Super League 2025/2026.
“Kalau kami menang, itu akan menjadi sejarah karena Persebaya belum pernah menang di sini. Itu harus menjadi motivasi tambahan bagi pemain,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.
Semen Padang Tanpa Beban, Tapi Tetap Berbahaya
Meski Semen Padang FC sudah dipastikan terdegradasi, Coach Tavares tetap memperingatkan timnya untuk tidak terlena. Ia menilai, tim yang bermain tanpa tekanan justru sering tampil lebih berbahaya dan sulit diprediksi sepanjang pertandingan.
“Kadang pertandingan paling sulit adalah melawan tim yang sudah tidak punya beban. Pelatih lawan bisa saja memainkan pemain yang jarang tampil,” jelasnya.
Tavares juga menyoroti potensi perubahan strategi yang mungkin diterapkan Semen Padang FC. Pergantian komposisi pemain dinilai bisa membuat pertandingan berjalan lebih sulit karena Persebaya Surabaya harus cepat beradaptasi dengan situasi di lapangan.
Peluang Finis Lima Besar Masih Terbuka
Selain memburu kemenangan bersejarah, Persebaya Surabaya masih menjaga asa untuk menutup musim di posisi terbaik klasemen akhir. Tambahan tiga poin di Padang bisa membuka peluang Green Force menembus empat atau lima besar.
Persaingan papan atas Super League 2025/2026 masih berlangsung ketat hingga pekan ke-33. Karena itu, setiap pertandingan kini memiliki arti penting bagi Persebaya Surabaya dalam perebutan posisi akhir klasemen.
Misi Besar Di Depan
Motivasi besar tersebut membuat laga melawan Semen Padang FC diprediksi berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Persebaya Surabaya dipastikan akan tampil agresif demi mengakhiri penantian panjang kemenangan di Padang.
Jika mampu membawa pulang tiga poin, kemenangan itu tidak hanya menjaga peluang finis di papan atas. Hasil tersebut juga akan menjadi catatan penting karena Persebaya Surabaya akhirnya berhasil memutus rekor buruk yang bertahan selama lebih dari satu dekade di markas Semen Padang FC.***

>
>

Saat ini belum ada komentar