Pelatih Persebaya Surabaya Ingin Boyong Bekas Anak Didik dari PSM Makassar
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya sedang mempersiapkan rencana perubahan besar di bursa transfer Liga 1 musim depan. Pelatih kepala klub, Bernardo Tavares, menunjukkan minat untuk menghadirkan pemain-pemain yang pernah menjadi bagian dari timnya saat menangani PSM Makassar.
Dalam keterangannya, Tavares menekankan bahwa ia siap mengganti pemain Persebaya yang tidak memenuhi ekspektasi atau yang pindah ke klub lain dengan pengganti yang berasal dari gerbong khusus PSM Makassar. Ini menunjukkan strategi yang terencana dan berbasis pengalaman sebelumnya.
Salah satu nama yang muncul dalam radar transfer adalah Syahrul Lasinari. Pemain bertahan ini sempat menjadi andalan di PSM Makassar saat ditangani oleh Tavares. Namun, musim ini ia jarang tampil dan lebih sering duduk di bangku cadangan.
Syahrul Lasinari, Pemain yang Pernah Dicintai Tavares
Syahrul Lasinari, bek tengah PSM Makassar yang berusia 26 tahun, tercatat hanya tampil 16 kali dalam 32 pertandingan Liga 1 musim ini. Ia lebih banyak bermain sebagai bek kanan dan harus bersaing dengan pemain asing seperti Yuran Fernandes dan Aloisio Neto.
Sebelumnya, saat Bernardo Tavares menjabat sebagai pelatih PSM, Syahrul mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain. Hal ini membuat peluangnya untuk kembali ke pelukan Tavares semakin terbuka.
Tavares juga pernah menggaet Syahrul dari Persikabo 1973 pada musim 2024 lalu. Kehadirannya di PSM disebut-sebut sebagai salah satu faktor penting dalam suksesnya tim pada masa itu.
Kemungkinan Kembalinya Syahrul ke Persebaya
Berdasarkan informasi yang beredar, Persebaya Surabaya telah melakukan komunikasi dengan Syahrul Lasinari. Kabarnya, kedua belah pihak sudah mencapai kesepahaman awal.
Ini bisa menjadi langkah strategis bagi Persebaya, terutama jika mereka ingin mengisi kekosongan bek tengah. Dengan pengalaman dan hubungan baik antara Tavares dan Syahrul, kemungkinan besar pemain tersebut akan kembali bermain di bawah arahan pelatih asal Portugal ini.
Strategi Transfer yang Terarah
Pendekatan Tavares dalam bursa transfer menunjukkan bahwa ia tidak hanya mencari pemain berkualitas, tetapi juga yang memiliki hubungan personal dengan dirinya. Pendekatan ini bisa memberikan keuntungan dalam membangun chemistry di lapangan.
Selain Syahrul Lasinari, beberapa pemain PSM Makassar lainnya juga dikaitkan dengan Persebaya. Namun, Syahrul adalah yang paling menonjol karena rekam jejaknya selama di bawah asuhan Tavares.
Persebaya Surabaya tampaknya sedang menjalani strategi transfer yang sangat terarah. Dengan melibatkan pemain-pemain yang pernah bekerja sama dengan pelatih utamanya, klub berharap dapat meningkatkan performa di musim depan.
Bagi para penggemar Persebaya, ini menjadi kabar menarik yang menandai awal era baru di bawah kepemimpinan Bernardo Tavares.***

>
>

Saat ini belum ada komentar