Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Warga Surabaya Kecamatan Genteng Protes Rencana Pembangunan Gedung 80 Meter di Jalan Basuki Rahmat

Warga Surabaya Kecamatan Genteng Protes Rencana Pembangunan Gedung 80 Meter di Jalan Basuki Rahmat

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPembangunan gedung setinggi 80 meter oleh PT Wulandaya Cahaya Lestari di Jalan Basuki Rahmat No 165-167, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya memicu perdebatan antara warga dan pihak pengembang. Rencana tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat sekitar, terutama yang berada di dekat lokasi rencana pembangunan.

Pihak kecamatan menggelar pra mediasi untuk menampung aspirasi warga yang merasa terdampak langsung maupun tidak langsung dari proyek ini. Camat Genteng, Jefry, menjelaskan bahwa pertemuan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memahami harapan dan kekhawatiran warga sebelum proses mediasi resmi dilakukan.

“Ini hanya ngobrol dengan warga, sifatnya pra-mediasi. Saya selaku pemangku wilayah merasa perlu menanyakan detail informasi dan harapan warga itu seperti apa,” ujar Jefry.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan warga RW 07 Kelurahan Embong Kaliasin serta tokoh-tokoh setempat. Tujuannya adalah untuk memetakan masalah yang muncul di lapangan dan memastikan bahwa semua pihak terlibat dalam diskusi.

Jefry menyebutkan bahwa ada sekitar enam rumah warga di Kecamatan Genteng yang terdampak langsung dari rencana pembangunan. Selain itu, beberapa rumah lainnya di wilayah Kecamatan Tegalsari juga akan terkena dampak.

Table of Contents

Keinginan Warga Terkait Sosialisasi dan Tanggung Jawab Pengembang

Ketua RW 07 Kelurahan Embong Kaliasin, Bagus Surya, menyampaikan bahwa warga meminta adanya sosialisasi dari pihak pengembang sebelum proyek dimulai. Menurut dia, komunikasi menjadi hal penting agar warga memahami rencana pembangunan.

“Warga meminta pihak proyek melakukan sosialisasi terlebih dahulu seperti pembangunan lainnya yang pernah ada di wilayah kami,” kata Bagus.

Selain itu, warga juga meminta kejelasan terkait potensi dampak pembangunan terhadap lingkungan sekitar. Mereka ingin tahu bagaimana mitigasi akan dilakukan jika terjadi kerugian bagi masyarakat.

“Dan dampaknya seperti apa? Dan solusinya seperti apa kalau saat ini dampak pada warga,” ujarnya.

Bagus mencontohkan kemungkinan kerusakan rumah akibat proyek harus menjadi perhatian serius. Warga berharap ada tanggung jawab yang jelas dari pihak pengembang jika terjadi dampak tersebut.

“Entah itu diperbaiki sampai kembali semula baik atau mungkin ada kompensasi lain,” kata dia.

Kehadiran Warga dalam Proses Perencanaan

Bagus menegaskan bahwa warga tidak menolak pembangunan selama prosesnya transparan dan memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar. Ia menyebut aspirasi yang disampaikan murni untuk memastikan keamanan dan kenyamanan lingkungan.

“Jadi kita enggak neko-neko. Warga ini enggak neko-neko karena saya mewakili warga juga,” ujarnya.

Pihak kecamatan berkomitmen untuk terus melibatkan warga dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang harmonis dan saling memahami antara pengembang dan masyarakat sekitar.

Perspektif Masyarakat dan Harapan untuk Transparansi

Sebagian besar warga yang terdampak memiliki harapan agar proses pembangunan berjalan secara transparan dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan. Mereka berharap pihak pengembang dapat memberikan informasi yang jelas tentang rencana pembangunan dan langkah-langkah mitigasi yang akan diambil.

Selain itu, warga juga menginginkan adanya keterlibatan aktif dari pemerintah setempat dalam memastikan bahwa hak-hak masyarakat terlindungi. Mereka percaya bahwa dengan komunikasi yang baik, proyek ini bisa berjalan tanpa menimbulkan konflik.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pembunuhan Suami Istri di Ponorogo Dihentikan, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Kejiwaan

    Kasus Pembunuhan Suami Istri di Ponorogo Dihentikan, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Kejiwaan

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Penyidikan Kasus Pembunuhan Suami Istri di Ponorogo Dihentikan DIAGRAMKOTA.COM – Penyidikan terhadap kasus pembunuhan suami istri di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung Ponorogo, dengan tersangka Sukar, anak kandung korban, resmi dihentikan. Keputusan ini diambil setelah penyidik mendapatkan hasil pemeriksaan kejiwaan dari seorang dokter spesialis jiwa. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan […]

  • Purbaya Indonesia Menghadapi Krisis dengan Pendekatan Berbeda, Tidak Ikuti Rekomendasi IMF

    Purbaya Indonesia Menghadapi Krisis dengan Pendekatan Berbeda, Tidak Ikuti Rekomendasi IMF

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia memilih untuk tidak mengikuti rekomendasi Dana Moneter Internasional (IMF) dalam menghadapi tekanan ekonomi. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang menegaskan bahwa negara telah menerapkan kebijakan yang berbeda pada berbagai periode krisis, termasuk 2008, 2015, dan pandemi 2020. Pengalaman Panjang dalam Menghadapi Krisis Purbaya menjelaskan bahwa pengalaman selama 25 […]

  • Meja Bekas Jadi Media Tanam, SDN Ngagel 1 Surabaya Kembangkan Pembelajaran Kreatif

    Meja Bekas Jadi Media Tanam, SDN Ngagel 1 Surabaya Kembangkan Pembelajaran Kreatif

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Guru dan siswa di SDN Ngagel 1 Surabaya mengembangkan metode pembelajaran kreatif dengan memanfaatkan meja bekas sebagai media tanam. Inovasi ini lahir dari keterbatasan lahan sekolah, namun justru membuka peluang baru dalam kegiatan belajar yang lebih interaktif. Pihak sekolah secara aktif mengubah meja-meja yang sudah tidak terpakai menjadi area tanam hidroponik. Mereka menata bagian […]

  • 3 Grup KPop Tampil di MAMA 2025 Sebelum Debut

    3 Grup KPop Tampil di MAMA 2025 Sebelum Debut

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 226
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tampil dalam acara penghargaan bergengsi tahunan pasti menjadi impian setiap idola KPop, terutama yang masihrookie. Ditambah lagi jika mampu meraih piala kemenangan. Kehadiran mereka di panggung besar tersebut akan meningkatkan reputasi grup. Namun, kenyataannya dari banyaknya idola KPop yang telah debut, tidak semua di antara mereka bisa mengalami pengalaman tersebut meski hanya tampil tanpa […]

  • 7 Poin Penutup dari Ending Would You Marry Me, Sesuai Ekspektasi?

    7 Poin Penutup dari Ending Would You Marry Me, Sesuai Ekspektasi?

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 341
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Would You Marry Me(2025) menyelesaikan ceritanya dengan rangkaian pengungkapan penting yang menjadi titik puncak dari konflik yang berlangsung sebelumnya. Mulai dari rahasia keluarga, masa lalu yang gelap, hingga drama yang akhirnya terbongkar, semuanya diselesaikan dengan cara yang terasa tepat dan memuaskan. Tidak hanya tokoh utama, setiap karakter juga diberikan kesempatan untuk menyelesaikan bab masing-masing […]

  • Kabaharkam Polri Tinjau Posko Bencana di Aceh Tamiang, Pastikan Kelancaran Distribusi Bantuan Logistik

    Kabaharkam Polri Tinjau Posko Bencana di Aceh Tamiang, Pastikan Kelancaran Distribusi Bantuan Logistik

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rabu, 17 Desember 2025, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komisaris Jenderal Polisi Karyoto, S.I.K., M.H., melaksanakan peninjauan Posko Bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memastikan kelancaran pendistribusian bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh. Setibanya di Aceh Tamiang, Kabaharkam […]

expand_less