Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kampung Kue Rungkut: Inisiatif Pemberdayaan Perempuan di Tengah Tantangan Ekonomi

Kampung Kue Rungkut: Inisiatif Pemberdayaan Perempuan di Tengah Tantangan Ekonomi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah dinamika ekonomi yang sering kali mengancam kesejahteraan masyarakat, kampung-kampung kecil sering menjadi tempat lahirnya inisiatif-inisiatif kreatif. Salah satunya adalah Kampung Kue Rungkut di Surabaya, Jawa Timur, yang telah menjadi wadah pemberdayaan perempuan sejak 2005. Berawal dari kebutuhan untuk menciptakan peluang kerja, kampung ini kini menjadi model sukses dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.

Sejarah dan Latar Belakang

Kampung Kue Rungkut berada di Jalan Rungkut Lor Gang II, Kelurahan Kali Rungkut, Surabaya. Lokasinya yang strategis membuatnya menjadi sentra jajanan pasar yang aktif sejak dini hari. Setiap pagi, warga mulai memproduksi berbagai jenis kue tradisional seperti lemper, risoles, pastel, kue lapis, hingga brownies dan camilan modern. Produksi dimulai sekitar pukul 03.00 WIB dan berakhir sebelum pukul 09.00 WIB.

Pendiri Kampung Kue, Choirul Mahpuduah atau lebih akrab disapa Irul, memiliki latar belakang sebagai aktivis buruh yang pernah memperjuangkan hak-hak pekerja perempuan. Pengalamannya tersebut membentuk visinya tentang pentingnya kemandirian ekonomi, terutama bagi perempuan. Ia menyadari bahwa banyak ibu-ibu di lingkungan sekitarnya kesulitan mencari pekerjaan setelah mengalami PHK akibat krisis ekonomi tahun 1998.

Awal Mula Kampung Kue

Awalnya, Irul hanya melakukan hal sederhana, yakni mengumpulkan resep dari kliping koran dan membagikannya kepada warga sebagai bahan belajar bersama. Ia juga membentuk unit simpan pinjam dengan modal Rp150.000 untuk membantu permodalan warga. Dari sana, koperasi pekerja rumahan berkembang, yang kemudian diperkuat dengan pelatihan, akses bahan baku, serta dukungan pemasaran dan digitalisasi.

“Saya tidak bisa jalan sendiri, jadi harus menggandeng banyak pihak supaya ibu-ibu bisa berkembang,” ujarnya.

Perkembangan dan Dampak Ekonomi

Saat ini, Kampung Kue Rungkut memiliki 68 pelaku usaha yang memproduksi lebih dari 70 jenis kue dengan harga terjangkau. Produk tidak hanya dijual langsung kepada masyarakat, tetapi juga melayani pesanan rutin dan distribusi lebih luas. Omzet Kampung Kue saat ini berkisar antara Rp10 juta hingga Rp15 juta per bulan, menjadikan usaha kue sebagai sumber penghasilan utama bagi sebagian besar pelaku.

“Ibu-ibu yang awalnya hanya mengandalkan tambahan uang sekolah anak, kini sudah bisa mengandalkan usaha sendiri sebagai penghasilan utama. Dengan punya usaha sendiri, kita lebih dihargai, kita lebih punya harga diri, kita lebih bermartabat,” kata Irul.

Peran Pemerintah dan Pengakuan Nasional

Pada 2022, Pemerintah Kota Surabaya menetapkan kawasan tersebut sebagai Kampung Wisata Kue dan Kampung Wisata Edukasi. Selain dikenal sebagai pusat kuliner tradisional, Kampung Kue Rungkut juga menjadi model pemberdayaan masyarakat di Surabaya.

Kehadiran kampung ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian dan kolaborasi dalam membangun perekonomian lokal.

Masa Depan Kampung Kue

Dengan kontribusi yang signifikan terhadap pemberdayaan perempuan dan perekonomian lokal, Kampung Kue Rungkut menjadi contoh nyata bahwa inisiatif komunitas dapat menjadi motor penggerak perubahan. Di masa depan, kampung ini diharapkan terus berkembang, baik dalam hal produksi, pemasaran, maupun pengembangan produk yang lebih inovatif.

Selain itu, penguatan kerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti pemerintah, lembaga pendidikan, dan pelaku bisnis akan semakin memperkuat posisi Kampung Kue Rungkut sebagai salah satu ikon pemberdayaan perempuan di Surabaya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prakiraan Cuaca Jawa Timur bmkg

    Pemkab Bojonegoro dan PEPC Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemkab Bojonegoro dan Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Jambaran–Tiung Biru Field terus memperkuat inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan lingkungan dan peningkatan ekonomi. Kemitraan ini menunjukkan komitmen untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Pengembangan Lingkungan Berbasis Sekolah Salah satu program utama yang dijalankan adalah Hutan Sekolah, yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran […]

  • Tinjau Langsung, Plt Bupati Pastikan Bantuan Beras Tahap 3 Tepat Sasaran

    Tinjau Langsung, Plt Bupati Pastikan Bantuan Beras Tahap 3 Tepat Sasaran

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Bantuan pangan beras tahap tiga mulai disalurkan. Ada 92.127 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Kabupaten Sidoarjo yang menerimanya. Mereka rutin menerima bantuan beras seberat 10 kg. Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi SH., M.Kn monitoring langsung penyalurannya, di dua belas desa/kelurahan di dua kecamatan hari ini, Senin, (12/8).   Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi ingin bantuan […]

  • Persib Bandung, Maarten Paes ,Cyrus Margono

    Persib Bandung Tidak Lagi Mengabaikan Kuota Asing untuk Posisi Kiper, Isu Incar Maarten Paes ke Cyrus Margono

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persib Bandung, salah satu klub sepak bola terbesar di Indonesia, tampaknya sedang memperhatikan secara lebih serius posisi kiper dalam bursa transfer. Sebelumnya, klub yang berbasis di Bandung ini sempat dikaitkan dengan dua nama kiper lokal, Maarten Paes dan Cyrus Margono. Namun, langkah tersebut menunjukkan bahwa Persib tidak lagi ingin menyia-nyiakan kuota asing untuk posisi […]

  • Debit Bahan Baku Air PDAM di Tawangsari Taman Sidoarjo Berkurang,  Produksi Air di Sidoarjo Menurun

    Debit Bahan Baku Air PDAM di Tawangsari Taman Sidoarjo Berkurang, Produksi Air di Sidoarjo Menurun

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta atau PDAM Sidoarjo menghadapi tantangan serius dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat.   Hal itu disebabkan oleh surutnya debit air di Sungai pelayaran, yang menjadi sumber utama bahan baku untuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tawangsari.  Akibatnya, produksi air bersih di IPA Tawangsari biasanya 850 liter per […]

  • Kenaikan Harga Minyak, Trump, Iran

    Perang di Lautan dan Kenaikan Harga Minyak, Trump: Murah untuk Hancurkan Ancaman Nuklir Iran

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Minyak mentah global mengalami lonjakan tajam dalam beberapa hari terakhir, dengan harga melebihi $110 per barel. Hal ini terjadi karena krisis di Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital bagi perdagangan minyak global. Tiga negara besar OPEC, yaitu Irak, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA), memutuskan untuk memangkas produksi minyak mereka karena kekhawatiran akan […]

  • Dhamk vs Al-Taawon, Prediksi Pertandingan Krusial di Liga Profesional Saudi 12 Februari 2026

    Dhamk vs Al-Taawon, Prediksi Pertandingan Krusial di Liga Profesional Saudi 12 Februari 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Dhamk dan Al-Taawon pada 12 Februari 2026 menjadi salah satu laga yang paling dinantikan dalam kompetisi Liga Profesional Saudi. Laga ini akan berlangsung di Stadion Prince Sultan bin Abdul Aziz, Abha, dengan kick-off pada pukul 22:45 WIB. Meskipun hanya merupakan pertandingan biasa, tekanan yang dirasakan oleh kedua tim sangat besar, terutama bagi […]

expand_less