Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Kehidupan di Desa Latas: Tradisi Kerasukan yang Berubah Jadi Pesta

Kehidupan di Desa Latas: Tradisi Kerasukan yang Berubah Jadi Pesta

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah hutan yang masih terjaga, terletak sebuah desa bernama Latas. Di sini, tradisi kerasukan bukan lagi dianggap sebagai hal yang menakutkan, melainkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Masyarakat setempat memandang kerasukan sebagai cara untuk melepaskan beban hidup dan menciptakan kesenangan bersama. Dalam film Para Perasuk, kisah ini dibawa ke layar lebar dengan pendekatan yang unik dan penuh makna.

Film ini mengisahkan Bayu (diperankan oleh Angga Yunanda), seorang pemuda muda yang memiliki ambisi besar untuk menjadi Perasuk Utama. Baginya, kerasukan bukan sekadar ritual, tetapi juga alat untuk menyelamatkan desanya dari ancaman privatisasi mata air keramat. Ia percaya bahwa dengan menggelar pesta kerasukan besar-besaran, ia bisa mengumpulkan dana untuk menjaga kelangsungan hidup desa. Namun, ambisi ini juga membawanya pada konflik batin yang dalam.

Karakter yang Tidak Biasa dan Peran yang Menyentuh

Dalam film ini, para pemain tampil luar biasa. Angga Yunanda memberikan performa yang sangat intens, terlihat dari transformasi fisiknya yang luar biasa. Ia tidak hanya berperan sebagai tokoh utama, tetapi juga memperlihatkan sisi-sisi emosional yang kompleks. Sementara itu, Maudy Ayunda tampil sangat berbeda dari peran-perannya sebelumnya. Sebagai Laksmi, ia menunjukkan aura melankolis yang kuat dan gerakan tubuh yang puitis saat adegan kerasukan berlangsung.

Selain itu, Anggun C. Sasmi juga memberikan penampilan yang mengejutkan. Sebagai Guru Asri, ia memberikan wibawa yang luar biasa, menggunakan suaranya yang khas untuk merapal mantra-mantra yang membuat suasana film semakin mendalam.

Simbolisme yang Mendalam dan Pesan Sosial yang Kuat

Wregas Bhanuteja, sutradara film ini, menggunakan simbolisme yang kuat dalam setiap adegan. Ia memperkenalkan konsep ruh binatang seperti Roh Kancil, Roh Macan, dan Roh Lintah sebagai metafora emosi manusia. Kerasukan di sini bukan hanya tentang pengaruh supernatural, tetapi juga representasi dari pelepasan topeng sosial yang selama ini dipendam.

Sinematografi film ini juga patut diapresiasi. Penggunaan cahaya matahari yang terik di tanah lapang saat pesta kerasukan menciptakan kontras yang menarik. Ini adalah bentuk horror yang tidak mengandalkan jumpscare, melainkan ketidaknyamanan psikologis yang terasa jelas.

Isu Lingkungan dan Etika dalam Film

Film Para Perasuk juga menyentuh isu lingkungan yang relevan dengan kondisi saat ini. Ancaman terhadap mata air keramat menjadi simbol dari keserakahan manusia dan hilangnya koneksi dengan alam. Pertanyaan etis muncul: Apakah tujuan yang mulia menghalalkan segala cara? Wregas menunjukkan bahwa ambisi yang berlebihan bisa berujung pada kerusakan yang lebih besar.

Rekomendasi untuk Penonton yang Ingin Menggali Makna

Film ini adalah sebuah mahakarya drama-supranatural yang cerdas. Ia berhasil keluar dari pakem film horor Indonesia yang membosankan. Wregas Bhanuteja membuktikan bahwa ia adalah sutradara yang mampu membawa narasi lokal ke level global tanpa kehilangan identitas budayanya.

Bagi kamu yang ingin menyaksikan kolaborasi akting Angga Yunanda, Maudy Ayunda, dan Anggun C. Sasmi, film ini sudah dapat disaksikan di layar lebar mulai tanggal 23 April 2026. Pastikan untuk menontonnya di bioskop ya, guna mendapatkan pengalaman audiovisual yang maksimal, terutama untuk mendengar raungan mantra dari Guru Asri dan musik latar yang mencekam.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSI , Ambang Batas, DPRD ,NasDem

    PSI Menyampaikan Kekhawatiran Terkait Usulan Ambang Batas DPRD dari NasDem

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, menyampaikan kekhawatiran terkait usulan Partai NasDem yang ingin menerapkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam pemilihan anggota DPRD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Ia menilai bahwa inisiatif tersebut mungkin memiliki niat terselubung, khususnya untuk membatasi partai politik tertentu. Bestari mengatakan bahwa meskipun usulan ini bisa […]

  • Rayakan Kebaikan dengan Gaya: Ide Hampers Lebaran

    Rayakan Kebaikan dengan Gaya: Ide Hampers Lebaran

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Mengapa Hampers Menjadi Pilihan Populer Saat Lebaran DIAGRAMKOTA.COM – Hampers lebaran telah menjadi salah satu cara yang paling digemari untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Popularitas hampers tidak hanya terletak pada kemewahan dan keindahannya, tetapi juga pada makna mendalam yang terkandung di dalamnya. Hampers menjadi simbol berbagi kebaikan dan kasih sayang di antara keluarga, teman, […]

  • kolam renang tirtajwalita

    Disewa Pihak Ketiga, PAD Kolam Renang Tirta Jwalita Anjlok dari Rp300 Juta Jadi Rp124 Juta

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 218
    • 0Komentar

      Kolam Renang Tirta Jwalita: Dari Pendapatan Tinggi ke Penyewaan, Perubahan yang Membawa Harapan DIAGRAMKOTA.COM – Kolam renang Tirta Jwalita di Kabupaten Trenggalek kembali menjadi perhatian masyarakat. Selain dikenal karena insiden kehilangan nyawa tiga anak pada tahun lalu, fasilitas ini juga menjadi sorotan karena perubahan dalam sistem pengelolaannya. Sebelumnya, saat pemerintah daerah mengelola langsung, kolam ini […]

  • Nilai Pasar Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025: Persaingan Ketat dengan Vietnam

    Nilai Pasar Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025: Persaingan Ketat dengan Vietnam

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Nilai pasar skuad Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di SEA Games 2025 menunjukkan persaingan ketat dengan tim-tim lain, khususnya Vietnam. Meskipun nilai total skuad Indonesia mencapai Rp55 miliar, angka ini masih sedikit di bawah nilai pasar Vietnam yang tercatat sebesar Rp56 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa meski ada perbedaan kecil, kedua negara memiliki […]

  • Oppo Find N5: Ponsel Lipat Premium dengan Layar Luas dan Kamera Setara DSLR!

    Oppo Find N5: Ponsel Lipat Premium dengan Layar Luas dan Kamera Setara DSLR!

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 250
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Oppo kembali menggegerkan pasar ponsel dunia dengan meluncurkan Oppo Find N5, smartphone lipat terbaru yang menawarkan kombinasi sempurna antara inovasi desain, kinerja tinggi, dan kemampuan pengambilan gambar yang profesional. Sebagai penerus dari seri Find N sebelumnya, Find N5 membawa banyak peningkatan signifikan, baik dalam hal layar, kamera, maupun efisiensi baterai. Layar Premium: Tampilan yang […]

  • Investigasi Korupsi Whoosh PRESIDEN PRABOWO Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Kereta Cepat Whoosh, Surabaya

    Presiden Prabowo Siap Tanggung Utang Kereta Cepat, Langkah Politik Berani dan Bertanggung Jawab

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 287
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan siap menanggung utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) dianggap sebagai tindakan politik yang menggabungkan tanggung jawab negara dengan upaya menjaga kelancaran pemerintahan. Sejumlah analis menilai, sikap ini menunjukkan komitmen Prabowo untuk menuntaskan kebijakan yang telah diwariskan oleh era Joko Widodo tanpa memicu konflik politik baru. Kepala Eksekutif Indonesia […]

expand_less