Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Kehidupan di Desa Latas: Tradisi Kerasukan yang Berubah Jadi Pesta

Kehidupan di Desa Latas: Tradisi Kerasukan yang Berubah Jadi Pesta

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah hutan yang masih terjaga, terletak sebuah desa bernama Latas. Di sini, tradisi kerasukan bukan lagi dianggap sebagai hal yang menakutkan, melainkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Masyarakat setempat memandang kerasukan sebagai cara untuk melepaskan beban hidup dan menciptakan kesenangan bersama. Dalam film Para Perasuk, kisah ini dibawa ke layar lebar dengan pendekatan yang unik dan penuh makna.

Film ini mengisahkan Bayu (diperankan oleh Angga Yunanda), seorang pemuda muda yang memiliki ambisi besar untuk menjadi Perasuk Utama. Baginya, kerasukan bukan sekadar ritual, tetapi juga alat untuk menyelamatkan desanya dari ancaman privatisasi mata air keramat. Ia percaya bahwa dengan menggelar pesta kerasukan besar-besaran, ia bisa mengumpulkan dana untuk menjaga kelangsungan hidup desa. Namun, ambisi ini juga membawanya pada konflik batin yang dalam.

Karakter yang Tidak Biasa dan Peran yang Menyentuh

Dalam film ini, para pemain tampil luar biasa. Angga Yunanda memberikan performa yang sangat intens, terlihat dari transformasi fisiknya yang luar biasa. Ia tidak hanya berperan sebagai tokoh utama, tetapi juga memperlihatkan sisi-sisi emosional yang kompleks. Sementara itu, Maudy Ayunda tampil sangat berbeda dari peran-perannya sebelumnya. Sebagai Laksmi, ia menunjukkan aura melankolis yang kuat dan gerakan tubuh yang puitis saat adegan kerasukan berlangsung.

Selain itu, Anggun C. Sasmi juga memberikan penampilan yang mengejutkan. Sebagai Guru Asri, ia memberikan wibawa yang luar biasa, menggunakan suaranya yang khas untuk merapal mantra-mantra yang membuat suasana film semakin mendalam.

Simbolisme yang Mendalam dan Pesan Sosial yang Kuat

Wregas Bhanuteja, sutradara film ini, menggunakan simbolisme yang kuat dalam setiap adegan. Ia memperkenalkan konsep ruh binatang seperti Roh Kancil, Roh Macan, dan Roh Lintah sebagai metafora emosi manusia. Kerasukan di sini bukan hanya tentang pengaruh supernatural, tetapi juga representasi dari pelepasan topeng sosial yang selama ini dipendam.

Sinematografi film ini juga patut diapresiasi. Penggunaan cahaya matahari yang terik di tanah lapang saat pesta kerasukan menciptakan kontras yang menarik. Ini adalah bentuk horror yang tidak mengandalkan jumpscare, melainkan ketidaknyamanan psikologis yang terasa jelas.

Isu Lingkungan dan Etika dalam Film

Film Para Perasuk juga menyentuh isu lingkungan yang relevan dengan kondisi saat ini. Ancaman terhadap mata air keramat menjadi simbol dari keserakahan manusia dan hilangnya koneksi dengan alam. Pertanyaan etis muncul: Apakah tujuan yang mulia menghalalkan segala cara? Wregas menunjukkan bahwa ambisi yang berlebihan bisa berujung pada kerusakan yang lebih besar.

Rekomendasi untuk Penonton yang Ingin Menggali Makna

Film ini adalah sebuah mahakarya drama-supranatural yang cerdas. Ia berhasil keluar dari pakem film horor Indonesia yang membosankan. Wregas Bhanuteja membuktikan bahwa ia adalah sutradara yang mampu membawa narasi lokal ke level global tanpa kehilangan identitas budayanya.

Bagi kamu yang ingin menyaksikan kolaborasi akting Angga Yunanda, Maudy Ayunda, dan Anggun C. Sasmi, film ini sudah dapat disaksikan di layar lebar mulai tanggal 23 April 2026. Pastikan untuk menontonnya di bioskop ya, guna mendapatkan pengalaman audiovisual yang maksimal, terutama untuk mendengar raungan mantra dari Guru Asri dan musik latar yang mencekam.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Terbitkan Buku Rasa Bhayangkara Nusantara sebagai Rujukan Diversifikasi Pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis

    Polri Terbitkan Buku Rasa Bhayangkara Nusantara sebagai Rujukan Diversifikasi Pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kommjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Dirgayuza Setiawan, B.A., M.Sc., Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, penulis kolaborasi menerbitkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara. Buku ini menjadi rujukan penting dalam memperkuat diversifikasi pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis […]

  • Pemkot Surabaya Angka Kemiskinan Surabaya

    Pemkot Surabaya Terima Rp 6,45 Miliar atas Sukses Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 323
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemkot Surabaya meraih Penghargaan Kinerja Tahun Berjalan untuk kategori Penurunan Stunting tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota tahun 2024 dari pemerintah pusat. Prestasi ini di peroleh karena Surabaya berhasil menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan, dari 4,8 persen menjadi 1,6 persen. Atas pencapaian ini, Pemkot Surabaya menerima Insentif Fiskal sebesar Rp 6,45 miliar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). […]

  • Memahami Penyakit yang Disebut “Superflu” dan Bagaimana Tingkat Bahayanya?

    Memahami Penyakit yang Disebut “Superflu” dan Bagaimana Tingkat Bahayanya?

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyakit yang disebut sebagai “superflu” belakangan ini menjadi perhatian masyarakat luas. Meski namanya terdengar menakutkan, ahli kesehatan menegaskan bahwa kondisi ini tidak lebih berbahaya dibandingkan influenza biasa. Istilah “superflu” sendiri bukanlah istilah medis resmi, melainkan istilah populer yang digunakan oleh masyarakat untuk menggambarkan penyebaran virus Influenza A strain H3N2 subclade K. Apa Itu Superflu? […]

  • APBD Jawa Barat 2026 Ditetapkan, Dana Besar untuk Jalan, Sekolah, dan RS Daerah

    APBD Jawa Barat 2026 Ditetapkan, Dana Besar untuk Jalan, Sekolah, dan RS Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 secara resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam sidang paripurna DPRD Jabar di Gedung DPRD, Kamis, 20 November 2025 malam. Total anggaran APBD Jabar tahun 2026 ditentukan sebesar Rp30,496 triliun. Struktur anggaran tersebut terdiri dari pendapatan daerah sebesar […]

  • Yield SBN 10 Tahun Turun, Pemerintah Hemat Rp 8 Triliun Bunga Utang

    Yield SBN 10 Tahun Turun, Pemerintah Hemat Rp 8 Triliun Bunga Utang

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Penurunan Yield SBN 10 Tahun Berdampak Positif pada Beban Bunga Pemerintah DIAGRAMKOTA.COM – Pengurangan imbal hasil atau yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun sebesar 88 basis poin (bps) sejak awal tahun ini mencerminkan perbaikan dalam kondisi pasar keuangan Indonesia. Pada 10 Oktober 2025, yield SBN 10 tahun tercatat sebesar 6,09%. Perubahan ini diharapkan dapat mengurangi […]

  • Panduan Liburan Hemat ke Banyuwangi Naik Kereta, Langsung atau Ngeteng

    Panduan Liburan Hemat ke Banyuwangi Naik Kereta, Langsung atau Ngeteng

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mendekati liburan Natal dan Tahun Baru, Banyuwangi menjadi salah satu tujuan favorit bagi para wisatawan yang berasal dari Jakarta. Selain terkenal dengan Kawah Ijen, Pulau Merah, serta Taman Nasional Baluran, kota yang berada di ujung timur Jawa ini juga memiliki akses transportasi kereta api yang semakin mudah, bahkan untuk anggaran rendah. Jika Anda ingin […]

expand_less