Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Guru, Nakes, dan BPBD, Pemprov Jatim Tegaskan Kebijakan WFH untuk ASN dengan Penyesuaian Khusus

Guru, Nakes, dan BPBD, Pemprov Jatim Tegaskan Kebijakan WFH untuk ASN dengan Penyesuaian Khusus

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) sedang menyusun aturan terkait penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk seluruh pegawai, khususnya yang bertugas di lapangan seperti guru, tenaga kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kondisi Awal dan Perkembangan Kebijakan WFH

Menurut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, sebanyak 81.700 ASN bekerja di lingkungan Pemprov Jatim. Lebih dari separuh dari jumlah tersebut tetap harus melakukan pekerjaan mereka di luar kantor, karena tugasnya berkaitan langsung dengan masyarakat.

“Namun, ada tantangan tersendiri. Di antara 40.000 lebih ASN tersebut, banyak yang merupakan tenaga pendidikan dan kesehatan. Mereka memang sudah dirancang untuk bekerja dalam sistem piket dan tidak bisa dilakukan secara daring,” jelas Emil.

Kebijakan WFH ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Emil menjelaskan bahwa saat ini pihaknya belum sepenuhnya menerapkan pembelajaran daring, meski isu ini mulai mencuat.

Pengecualian untuk Tenaga Pendidik dan Kesehatan

Guru dan tenaga pendidik tetap dikecualikan dari skema WFH. Mereka wajib hadir di sekolah untuk mengajar. Sementara itu, tenaga kesehatan juga tetap bekerja di lapangan, baik di rumah sakit maupun puskesmas.

Emil menegaskan bahwa sistem kerja WFA (Work From Anywhere) pernah diterapkan selama masa pandemi. Namun, tidak semua OPD menerapkannya. Terutama di bidang kedaruratan dan bencana, seperti BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga, para pegawai tetap harus berada di lapangan.

Pengawasan dan Produktivitas Saat WFH

Untuk memastikan produktivitas pegawai saat WFH, Emil menyatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Jawa Timur. Sistem Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bulanan akan diterapkan sebagai alat evaluasi.

“Kami punya pengalaman kerja di masa pandemi. Oleh karena itu, kami yakin dapat memastikan pekerjaan tetap berjalan lancar,” ujar Emil.

Penerapan Skema WFH di Masa Depan

Meski kebijakan WFH masih dalam proses penyusunan, Emil mengatakan bahwa setiap OPD akan menyesuaikan skema kerja sesuai dengan jenis pekerjaan yang mereka lakukan. Tujuannya adalah agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

“Pengaturan ini tidak sederhana. Kami harus memastikan bahwa tingkat pelayanan publik tidak terganggu sama sekali,” tutup Emil.

Reaksi dan Perspektif Masyarakat

Beberapa kalangan menilai kebijakan ini sebagai langkah bijak dalam menghadapi situasi yang dinamis. Namun, ada juga yang khawatir terhadap dampak jangka panjang terhadap produktivitas dan kesehatan mental pegawai.

Sejumlah ahli mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kebutuhan kerja dan kesejahteraan pegawai. Mereka menyarankan agar pemerintah memperhatikan aspek psikologis dan fisik para ASN yang terlibat dalam penerapan WFH.

Pemprov Jatim terus mempertimbangkan kebijakan WFH untuk ASN, dengan penyesuaian khusus untuk tenaga yang bekerja di lapangan. Meski masih dalam proses, pihaknya berkomitmen untuk memastikan pelayanan publik tetap optimal tanpa mengorbankan kesejahteraan pegawai.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legislator PSI Minta PDAM Surabaya Pembangunan Reservoir Karang Pilang 4 Selesai Tepat Waktu

    Legislator PSI Minta PDAM Surabaya Pembangunan Reservoir Karang Pilang 4 Selesai Tepat Waktu

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Anggota Komisi B DPRD kota Surabaya, Yuga Pratisabda Fraksi PSI, menyampaikan bahwa PDAM Surya Sembada kota Surabaya memiliki pekerjaan rumah (PR) besar untuk segera membangun tambahan reservoir guna meningkatkan kualitas dan distribusi air di Kota Surabaya, khususnya di Surabaya Utara.

  • Aldy Blaviandy, Caleg Termuda Golkar, Siap Pimpin Fraksi di DPRD Surabaya

    Aldy Blaviandy, Caleg Termuda Golkar, Siap Pimpin Fraksi di DPRD Surabaya

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 270
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aldy Blaviandy disebut bakal menjabat ketua Fraksi Golkar di DPRD Surabaya. Setelah terpilih sebagai anggota legislatif untuk periode 2024-2029 melalui Pemilu di Dapil 1, Aldy Blaviandy menjadi caleg termuda dari Partai Golkar yang lolos menjadi anggota DPRD Surabaya. Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni menyatakan bahwa ada tradisi dalam Golkar Surabaya yang harus […]

  • Dzikir Pagi dan Petang Bahasa Arab/Latin dengan Terjemahan

    Dzikir Pagi dan Petang Bahasa Arab/Latin dengan Terjemahan

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banyak amalan sunnah yang dianjurkan dalam ajaran agama Islam. Salah satu amalan tersebut adalah membaca dzikir di pagi dan sore hari. Perbuatan ini menjadi kebiasaan para nabi dan orang-orang shaleh dalam memulai serta mengakhiri hari dengan mengingat Allah SWT. Di tengah kesibukan dan tantangan kehidupan sehari-hari, dzikir pagi dan petang memiliki peran penting dalam […]

  • Warga Tahan Jual Aset

    Perubahan Struktur Pemerintahan dan Dampaknya pada Masyarakat Mojokerto, Warga Tahan Jual Aset

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rencana pemindahan pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto telah menjadi topik yang menarik perhatian masyarakat setempat. Rencana ini berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap harga tanah di kawasan baru yang akan dijadikan pusat pemerintahan. Sebagai respons, banyak warga memilih untuk menahan penjualan aset mereka, baik berupa lahan pertanian maupun tanah siap pakai. Kebijakan Pemindahan Pusat Pemerintahan Pemindahan […]

  • Hasil Negosiasi COP30 Uji Kekuatan Kerja Sama Iklim Global

    Hasil Negosiasi COP30 Uji Kekuatan Kerja Sama Iklim Global

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Konferensi Perubahan IklimCOP30di BelĂ©m, Brasil, akhirnya tercapai kesepahaman bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Meski hasil kesepakatan bertajuk Global MutirĂŁomenimbulkan kekecewaan bagi berbagai negara, proses penyusunannya menunjukkan secara jelas ketidakstabilan kerja sama multilateral global. Pada jam-jam kritis konferensi perubahan iklimPada Sabtu (22/11/2025), Presiden COP30 Andre Correa do Lago mengingatkan para perwakilan tentang tingginya biaya […]

  • BPBD Jatim Percepat Pembentukan 70 Desa Tangguh Bencana di Tapal Kuda

    BPBD Jatim Percepat Pembentukan 70 Desa Tangguh Bencana di Tapal Kuda

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 297
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – BPBD Jawa Timur (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur) mempercepat pembentukan 70 Desa Tangguh Bencana (Destana) di sejumlah daerah di Jawa Timur. Dalam dua pekan terakhir, fokus utama mereka adalah wilayah Tapal Kuda, yang meliputi Kabupaten Probolinggo, Bondowoso, dan Situbondo. Gatot Soebroto, Kepala Pelaksana BPBD Jatim, menyatakan dalam keterangan tertulisnya bahwa pembentukan Destana […]

expand_less