BLACKPINK Kembali dengan EP Terbaru “DEADLINE” yang Menjadi Tanda Perubahan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Setelah sekian lama berada di tengah-tengah perjalanan individu masing-masing anggota, BLACKPINK kembali menghadirkan karya terbaru mereka. EP terbaru yang diberi judul “DEADLINE” menjadi bukti bahwa grup asal Korea Selatan ini tidak hanya memperkuat posisi mereka sebagai salah satu grup K-pop terbesar, tetapi juga menunjukkan perkembangan dalam arah musik mereka.
EP ini dirilis setahun setelah tur dunia mereka yang sukses, “DEADLINE World Tour”, yang mencakup 16 kota dan 33 konser. Tur ini tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan lagu-lagu populer dari discography mereka, tetapi juga menjadi momen untuk merayakan kesuksesan masing-masing anggota seperti JISOO, JENNIE, ROSÉ, dan LISA yang telah merilis proyek solo besar selama masa jeda aktivitas grup.
Lagu-Lagu yang Menggambarkan Perjalanan Musik BLACKPINK
Sebagai bagian dari strategi promosi yang sama dengan album sebelumnya, “Born Pink”, EP ini diumumkan melalui single awal “JUMP” yang diproduksi oleh Diplo. Single ini mencapai posisi No. 28 di Billboard Hot 100 pada Juli lalu. Setelah itu, para penggemar diperkenalkan dengan empat lagu baru yang semuanya dalam bahasa Inggris, menandai langkah baru bagi grup dalam menjelajahi pasar global.
Salah satu kolaborator utama dalam EP ini adalah Chris Martin dari Coldplay, serta EJAE, penulis lagu yang menjadi sorotan lewat karya “Golden” yang sempat menduduki puncak tangga musik Billboard. Selain itu, ada juga Cirkut, produser Top 40 yang telah bekerja sama dengan banyak artis ternama.
Ulasan Lagu-Lagu dalam EP “DEADLINE”
“Me and my”
Lagu ini membawa pesan tentang kekuatan dan persatuan yang sudah menjadi ciri khas BLACKPINK sejak awal. Meskipun memiliki alunan hip-hop minimal dan penggunaan horn yang vintage, lagu ini dinilai kurang memberikan ruang bagi JISOO dan ROSÉ untuk tampil lebih maksimal. Namun, JENNIE tampil sangat kuat dalam bagian rapping-nya, dengan lirik yang menyentuh tentang “pretty privilege”.
“Champion”
Ditulis oleh EJAE, lagu ini mengusung tema kekuatan dan motivasi. Dengan produksi synth-rock-pop yang cocok untuk latihan atau olahraga, lagu ini kemudian beralih ke irama yang mirip dengan “We Will Rock You” di bagian chorus. Meski sedikit terkesan umum, bagian bridge yang mengandung elemen hyperpop dan repetisi “BLACKPINK!” memberikan sentuhan segar.
“Fxxxboy”
Lagu ini mengejutkan dengan cara BLACKPINK membalikkan ekspektasi terhadap gender dan peran tradisional. Bagian vokal ROSÉ dan LISA terdengar sangat emosional, sementara JISOO menyampaikan lirik yang menantang dengan nada yang penuh makna. Lagu ini menunjukkan bahwa BLACKPINK masih bisa bersinar dalam suasana yang lebih tenang dan intim.
“JUMP”
Diplo berkontribusi langsung dalam produksi lagu ini, yang mencampurkan elemen EDM dengan melodi pop yang menarik. Lagu ini menjadi salah satu hit terpanjang BLACKPINK di Billboard Hot 100, serta menjadi lagu K-pop yang paling banyak diputar di Apple Music dan Amazon Music pada 2025.
“GO”
Ini adalah lagu yang paling menonjol dalam EP ini. Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun, semua anggota BLACKPINK menulis lirik secara bersamaan. Lagu ini membawa energi yang kuat dan penuh semangat, dengan lirik yang penuh makna dan aransemen yang inovatif. Bagian break-down yang penuh synths dan elektronika membuat lagu ini menjadi salah satu yang paling dinantikan.
Perkembangan yang Signifikan dalam Karier BLACKPINK
EP “DEADLINE” menunjukkan bahwa BLACKPINK tidak hanya mempertahankan posisi mereka sebagai salah satu grup K-pop terbesar, tetapi juga menunjukkan pergeseran arah musik yang lebih global. Dengan kolaborasi yang lebih luas dan lirik yang lebih berani, BLACKPINK terus menunjukkan bahwa mereka siap untuk menguasai panggung internasional.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar