Bank Indonesia Siapkan Rp185,6 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia (BI) kembali menyiapkan dana tunai besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri. Layanan penukaran uang ini menjadi bagian dari program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026.
Dalam program ini, BI menyiapkan total uang tunai sebesar Rp185,6 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang. Sementara itu, Rp8,6 triliun disiapkan khusus untuk layanan penukaran uang, dengan nilai Rp5,3 juta per paket.
Layanan Penukaran Uang di Ribuan Titik
Untuk memastikan kelancaran penukaran uang, BI bekerja sama dengan perbankan, APJATIN, dan mitra kerja lainnya. Layanan ini tersedia di 2.883 titik penukaran dengan total 8.755 layanan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Masyarakat dapat melakukan penukaran uang melalui beberapa kanal, antara lain:
– Kas keliling Bank Indonesia
– Kantor bank umum
– Layanan terpadu di lokasi strategis
– Rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat
Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi PINTAR untuk memesan penukaran uang secara online. Aplikasi ini memungkinkan pengguna memilih jadwal, lokasi, serta jumlah uang yang ingin ditukarkan sesuai kebutuhan.
Jadwal Pemesanan Melalui Aplikasi PINTAR
Pemesanan penukaran uang melalui aplikasi PINTAR dilakukan dalam dua tahap:
- Tahap pertama:
- Pulau Jawa: 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB
Luar Jawa: 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB
Tahap kedua:
- Pulau Jawa: 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB
- Luar Jawa: 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB
Khusus di wilayah DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu akan digelar pada 12–15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan.
Edukasi dan Tips Merawat Uang Rupiah
BI juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami keaslian uang Rupiah melalui metode 3D, yaitu:
– Dilihat: Memeriksa gambar dan tulisan pada uang
– Diraba: Mengenali tekstur dan garis timbul
– Diterawang: Memperhatikan pola cahaya saat diangkat ke cahaya
Selain itu, BI memberikan tips merawat uang dengan prinsip 5J:
– Jangan dilipat
– Jangan dicoret
– Jangan diremas
– Jangan distapler
– Jangan dibasahi
Peran Bank Indonesia dalam Kebutuhan Masyarakat
Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menjelaskan bahwa jumlah uang yang disiapkan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat serta konsumsi rumah tangga menjelang Lebaran.
“Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama periode fitri ini, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui mobile dan internet banking, termasuk transfer dana menggunakan BI-FAST dan QRIS,” ujar Ricky.
Melalui program SERAMBI 2026, BI berharap layanan penukaran uang Lebaran berjalan lancar, sekaligus mendorong masyarakat beralih ke transaksi digital secara aman dan bijak. Dengan persiapan yang matang, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut momen keagamaan yang penuh makna ini.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar