Kesuksesan FC Thun yang Mencengangkan Dunia Sepak Bola
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kesuksesan FC Thun dalam musim ini menciptakan fenomena yang tidak biasa. Dengan 52 poin dari 23 pertandingan, klub asal Berner Oberland ini berada di jalur rekor dengan jarak yang sangat signifikan dari para pesaingnya. Ini menjadi bukti bahwa performa mereka tidak hanya luar biasa, tetapi juga unik dalam sejarah sepak bola Swiss.
Kondisi Tim yang Mengesankan
Tim yang baru saja kembali ke Liga Super setelah lima tahun absen menunjukkan ketangguhan yang luar biasa. Dari 16 pertandingan terakhir, mereka meraih 13 kemenangan. Bahkan, dalam enam pertandingan terbaru, mereka berhasil memperoleh tiga poin berturut-turut. Hal ini menunjukkan bahwa FC Thun tidak hanya stabil, tetapi juga semakin kuat seiring waktu.
Pemain-pemain seperti Rastoder dan Ibayi, yang masing-masing mencetak sembilan gol, serta Bertone dan Meichtry, yang masing-masing mencatat tujuh dan enam gol, menunjukkan bahwa beban penyerangan tidak hanya terletak pada satu individu. Ini membuat lawan sulit untuk fokus pada satu pemain.
Perbandingan Sejarah
Dalam sejarah Liga Super sejak reformasi pada 2003, tidak pernah ada tim yang memiliki keunggulan sebesar ini pada titik yang sama. Jika dibandingkan dengan tim-tim lain, FC Thun memiliki 15 poin lebih banyak dari pesaing terdekat. Ini menjadikannya sebagai salah satu kesuksesan terbesar dalam sejarah klub.
Sebagai contoh, Servette FC pada musim 2019/20 hanya mengumpulkan 37 poin, sedangkan FC St. Gallen dan FC Sion masing-masing mendapatkan 37 dan 34 poin. Namun, FC Thun telah melebihi semua rekor tersebut.
Dari Lokal Hingga Global
Kesuksesan FC Thun tidak hanya menarik perhatian di dalam negeri, tetapi juga secara internasional. Media-media besar seperti New York Times dan platform komunikasi resmi Vietnam menyebutkan keberhasilan mereka. Bahkan AFP, agensi berita Prancis, memberikan liputan utama tentang bagaimana FC Thun mampu mengalahkan tim-tim besar dalam persaingan gelar juara.
Ketua Komunikasi FC Thun mengatakan bahwa media internasional mulai tertarik dengan cerita ini. Tidak hanya itu, bahkan Yahoo Sports dan RTL juga meliput perjalanan FC Thun. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan mereka menjadi bahan diskusi di seluruh dunia.
Pemain Legenda Berbicara
Milaim Rama, legenda striker FC Thun, mengakui bahwa keberhasilan tim saat ini mirip dengan apa yang terjadi pada 2002 ketika mereka kembali ke Liga Super. Saat itu, banyak orang ragu akan kemampuan klub kecil ini. Namun, mereka berhasil menunjukkan bahwa ketenangan dan kepercayaan diri bisa menjadi kunci sukses.
Rama mengatakan bahwa keberhasilan FC Thun adalah hasil dari kerja keras, kepercayaan diri, dan pengelolaan yang baik. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap manajemen klub yang mampu merekrut pemain muda dan ambisius.
Keunggulan Finansial
Meski memiliki kader dengan nilai terendah di Liga Super, FC Thun tetap mampu bersaing. Nilai kader mereka hanya sekitar 15,6 juta franc, jauh di bawah YB yang mencapai hampir 67 juta dan Basel yang hampir 60 juta. Namun, ini tidak menghalangi mereka untuk meraih prestasi luar biasa.
Investasi yang dilakukan oleh FC Thun juga relatif kecil. Hanya sekitar 50.000 franc netto yang dialokasikan untuk biaya transfer. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan tidak selalu bergantung pada dana besar, tetapi juga pada strategi dan kepercayaan diri.
Harapan untuk Masa Depan
Servette-Trainer Jocelyn Gourvennec mengatakan bahwa pertanyaan sekarang bukan lagi apakah FC Thun akan memenangkan gelar juara, tetapi kapan mereka akan melakukannya. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap FC Thun semakin tinggi.
Bagi Milaim Rama, keberhasilan ini adalah bukti bahwa dengan kontinuitas dan kepercayaan diri, bahkan klub kecil bisa meraih kesuksesan besar. Ia berharap dapat hadir di acara pesta juara nanti. Dengan begitu, ia bisa turut merayakan momen penting bagi FC Thun. ***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar