Perbedaan Pengembalian Pajak Tahun 2026: K-Shape yang Menggambarkan Ketimpangan Ekonomi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 48 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pengembalian pajak tahun ini diperkirakan akan menunjukkan pola yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Dengan adanya kebijakan pajak baru, terutama dari undang-undang pajak yang diinisiasi pemerintahan Trump, pengembalian pajak akan mengalami peningkatan signifikan. Namun, peningkatan ini tidak merata dan lebih banyak dirasakan oleh kelompok pendapatan tinggi.
Kenaikan Pengembalian Pajak yang Signifikan
Menurut estimasi Institute Bank of America, total pengembalian pajak tahun ini diperkirakan mencapai sekitar $65 miliar lebih besar dibandingkan tahun lalu, atau meningkat sebesar 18%. Sebagian besar uang ini akan dibagikan antara sekarang hingga April. Peningkatan ini didorong oleh berbagai aturan pajak dalam Undang-Undang One Big, Beautiful Bill yang dikeluarkan pemerintahan Trump.
Aturan-aturan tersebut termasuk kenaikan batas pengurangan pajak penghasilan daerah dan lokal, penghapusan pajak atas lembur atau tip, serta pengurangan standar yang lebih besar untuk lansia. Meskipun aturan ini memberikan manfaat, mereka lebih menguntungkan kelompok pendapatan menengah dan tinggi, meskipun sebagian besar rumah tangga tetap menerima pengembalian pajak.
Perbedaan Dampak Pengembalian Pajak Berdasarkan Pendapatan
Kelompok pendapatan rendah cenderung tidak memiliki beban pajak federal, sehingga aturan pajak baru tidak memberikan manfaat signifikan bagi mereka. Selain itu, beberapa aturan dalam undang-undang pajak memiliki batas pendapatan, sehingga kelompok kaya juga tidak sepenuhnya mendapat manfaat. Misalnya, batas pengurangan pajak daerah dan lokal berlaku hanya untuk pendapatan di bawah $500.000.
Sebaliknya, kelompok kelas menengah atas akan mendapatkan manfaat lebih besar dari pengembalian pajak. Menurut data dari Principal Asset Management, rata-rata pengembalian pajak diperkirakan meningkat sekitar $750, sehingga rata-rata pengembalian per pemotong pajak mencapai sekitar $3.800. Kelompok 20% tengah akan melihat peningkatan pendapatan setelah pajak sekitar $600, sementara kelompok menengah atas diperkirakan akan melihat kenaikan sebesar $1.400.
Namun, kelompok pendapatan rendah hanya akan melihat kenaikan sekitar $130 dibandingkan tahun lalu, yang relatif kecil.
Pandangan Ahli dan Dampak Ekonomi
Christian Floro, seorang strategis pasar dari Principal Asset Management, menyatakan bahwa kenaikan pengembalian pajak ini akan memperkuat daya beli konsumen, terutama di paruh pertama tahun ini. Namun, ia memperingatkan bahwa hal ini bisa memperlebar ketimpangan ekonomi yang sudah ada.
Floro menambahkan bahwa konsumen dengan pendapatan rendah masih menghadapi tantangan aksesibilitas, meskipun inflasi tinggi dan pasar tenaga kerja yang melemah. Mereka juga kurang terlibat dalam efek kekayaan positif dari pasar saham yang naik.
Peran Konsumen dalam Pertumbuhan Ekonomi
Meski pengeluaran konsumen tetap kuat, beberapa ekonom berpendapat bahwa konsumen kaya adalah yang menjaga pertumbuhan pengeluaran, sementara konsumen dengan pendapatan rendah mulai mengurangi pengeluaran. Data penjualan ritel untuk Desember akan dirilis besok, dan bisa memberikan gambaran lebih jelas tentang tren ini.
Perusahaan seperti PepsiCo telah melaporkan tekanan dari konsumen dengan pendapatan rendah dan menengah, yang memengaruhi permintaan produk camilan mereka. Akibatnya, perusahaan harus menurunkan harga untuk tetap bersaing.
Potensi Manfaat untuk Kelompok Pendapatan Rendah
Meskipun kelompok pendapatan tinggi akan mendapatkan manfaat lebih besar secara nominal, Bank of America menyatakan bahwa pengembalian pajak ini tetap bisa meningkatkan pengeluaran konsumen dengan pendapatan rendah. Dengan demikian, tekanan pada anggaran pengeluaran “kebutuhan tambahan” mereka bisa berkurang.
Dengan situasi ini, penting bagi pemerintah dan pelaku bisnis untuk memastikan bahwa manfaat dari kebijakan pajak baru dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. ***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar