Keterlibatan Siswa Sekolah Negeri Anandwali dalam Misi Artemis-2 NASA
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Siswa dan guru dari Sekolah Negeri No. 18 Anandwali di Nashik, India, akan menjadi bagian dari perjalanan luar angkasa yang bersejarah. Partisipasi mereka akan tercatat dalam misi luar angkasa internasional NASA “Artemis-2”. NASA telah mengirimkan tiket masuk dalam nama siswa, menjadikan momen ini sebagai kebanggaan dan kenangan tak terlupakan bagi sekolah tersebut.
NASA mengundang orang-orang dari seluruh dunia untuk berpartisipasi dalam misi ini sebagai tamu virtual. Menanggapi undangan ini, Sekolah Negeri Anandwali berhasil menyelesaikan proses pendaftaran secara sukses. Setelah siswa didaftarkan, NASA mengirimkan tiket masuk kepada siswa dan guru. Mereka akan dapat menyaksikan peluncuran misi secara virtual.
Nama-nama siswa akan disimpan pada kartu SD dan dikirim ke Bulan melalui pesawat ruang angkasa Orion. Siswa Vaishnavi Dive, Samruddha Sonawane, Aarush Gaikwad, dan Suraj Somatkar, bersama 35 siswa lainnya dan guru mereka Kunda Bachhav, menerima tiket masuk mereka, termasuk tiket masuk dalam nama sekolah.
Inisiatif yang Menginspirasi Generasi Muda
Inisiatif ini mencerminkan kreativitas dan dedikasi guru Kunda Bachhav, yang bekerja keras untuk pengembangan holistik siswa. “Kami mengorganisir aktivitas ini agar anak-anak pada usia muda bisa belajar tentang misi luar angkasa, Stasiun Luar Angkasa Internasional, dan astronot, sehingga mimpi ditanamkan dalam pikiran mereka,” ujarnya.
Sekolah juga memberikan informasi lengkap tentang misi Artemis kepada siswa. Melalui video, mereka menjelaskan bagaimana astronot tinggal, makan, dan tidur dalam kondisi tanpa gravitasi.
Rencana Peluncuran Misi Artemis-2
Misi Artemis-2 direncanakan diluncurkan sebelum April 2026 dari Kennedy Space Center di Florida. Astronot akan melakukan perjalanan sejauh 685.000 mil melewati Bulan dan kembali ke Bumi dengan mendarat di Samudra Pasifik. NASA telah mengatur inisiatif ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global tentang misi tersebut. Inisiatif ini mendapat apresiasi luas dari Administrator Sekolah Muni Mita Chaudhary, orang tua, dan warga setempat, yang memuji siswa dan sekolah tersebut.
Peran Pemimpin Sekolah dalam Mendorong Minat Sains
Kepala Sekolah Anita Jadhav menambahkan, “Kami memberikan informasi lengkap tentang misi Artemis kepada siswa. Melalui video, kami menjelaskan bagaimana astronot tinggal, makan, dan tidur dalam kondisi tanpa gravitasi.” Ini menunjukkan komitmen sekolah untuk membuka wawasan siswa tentang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dampak Positif dari Keterlibatan Siswa
Partisipasi siswa dalam misi ini tidak hanya menjadi pencapaian akademis, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk mengejar impian mereka di bidang sains dan teknologi. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan yang inovatif dan kreatif dapat membuka jalan bagi masa depan yang lebih cerah.***

>

Saat ini belum ada komentar