PIP Kemedikbud Pemahaman Mendalam tentang Program Indonesia Pintar Tahun 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi salah satu inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh pelajar di Indonesia. Dengan bantuan dana tunai dan fasilitas pendidikan lainnya, program ini dirancang khusus untuk siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin agar tetap dapat melanjutkan studi tanpa menghadapi hambatan finansial. PIP 2026 menawarkan bantuan secara bertahap, yang membantu siswa dalam memenuhi kebutuhan pendidikan mulai dari perlengkapan sekolah hingga biaya penunjang pembelajaran.
Cara Mengecek Status Penerima PIP 2026 Secara Online
Untuk memastikan apakah seseorang terdaftar sebagai penerima PIP 2026, orang tua maupun siswa dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Laman tersebut dapat diakses melalui alamat https://pip.kemendikdasmen.go.id. Proses ini sangat mudah dilakukan, hanya dengan memasukkan nomor induk siswa nasional (NISN) dan nomor identitas kependudukan (NIK), pengguna akan mendapatkan informasi mengenai status penerimaan dana.
Jika NISN belum diketahui, siswa juga bisa mencari informasi melalui laman resmi data NISN Kemendikbud. Langkah-langkah pencarian cukup sederhana, yaitu dengan memasukkan nama lengkap siswa, nama ibu kandung, dan kode captcha. Setelah NISN ditemukan, proses pengecekan PIP dapat dilanjutkan.
Kategori Siswa yang Berhak Menerima PIP 2026
PIP 2026 ditujukan kepada berbagai kelompok siswa yang memenuhi kriteria tertentu. Di antaranya adalah pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP), anak dari keluarga miskin atau rentan miskin, penerima program keluarga harapan (PKH), dan siswa yang terdampak bencana alam atau PHK orang tua. Selain itu, anak yatim piatu, siswa di lembaga pemasyarakatan, serta peserta pendidikan nonformal juga memiliki kesempatan untuk menerima bantuan ini.
Besaran Dana PIP 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Besaran dana PIP 2026 disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing siswa. Untuk tingkat TK, besaran dana yang diberikan sebesar Rp 450.000 per tahun. Sementara untuk SD/SDLB/paket A, besaran dana sama, namun untuk siswa baru dan kelas akhir, jumlahnya setengahnya, yaitu Rp 225.000. Untuk jenjang SMP/SMPLB/paket B, besaran dana mencapai Rp 750.000 per tahun, sedangkan untuk SMA/SMK/SMALB/paket C, besaran dana meningkat menjadi Rp 1.800.000 per tahun.
Penyaluran Dana PIP 2026 Melalui Bank Penyalur
Dana PIP 2026 disalurkan melalui bank penyalur yang telah ditunjuk sesuai jenjang pendidikan. Untuk jenjang SD dan SMP, bank penyalur yang digunakan adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sementara untuk jenjang SMA dan SMK, bank penyalur adalah Bank Negara Indonesia (BNI). Untuk semua jenjang pendidikan, Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi mitra penyalur utama.
Pentingnya Memantau Status PIP 2026 Secara Berkala
Seluruh kategori siswa yang berhak menerima PIP 2026 disarankan untuk secara berkala memantau status bantuan mereka. Hal ini penting untuk memastikan bahwa dana sudah cair dan tidak ada kendala dalam proses pencairan. Jika dana belum cair, biasanya terdapat alasan seperti rekening belum aktif atau nama siswa belum masuk dalam SK pencairan. Dalam kasus ini, siswa dapat menghubungi pihak sekolah atau menggunakan layanan WhatsApp resmi PIP di nomor 081244123425 untuk konsultasi lebih lanjut.

>

Saat ini belum ada komentar