Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Anak Denada Ressa Rizky Rossano: Dari Kehidupan yang Tersembunyi Hingga Permintaan Pengakuan

Anak Denada Ressa Rizky Rossano: Dari Kehidupan yang Tersembunyi Hingga Permintaan Pengakuan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Ressa Rizky Rossano, seorang pria berusia 24 tahun, mengungkapkan perasaannya selama bertahun-tahun dalam sebuah wawancara. Ia menyatakan bahwa dirinya adalah anak kandung dari penyanyi ternama Denada. Namun, selama ini ia tidak pernah diakui sebagai bagian dari keluarga besar sang artis.

Latar Belakang Keluarga dan Pengasuhan

Sejak kecil, Ressa diasuh oleh Ratih Puspita Dewi, yang merupakan tante dari Denada. Bagi Ressa, Ratih bukan hanya seorang pamannya, tetapi lebih dari itu—dia adalah ibu yang telah merawatnya selama masa pertumbuhan. Namun, saat ia mulai dewasa, informasi tentang asal usulnya terungkap. Ia diberitahu bahwa Ratih bukanlah ibu kandungnya, melainkan orang tua angkat yang telah menjaganya selama ini.

Meski begitu, Ressa menegaskan bahwa ia tidak memiliki rasa benci terhadap Denada. Bahkan, ia mengakui bahwa meskipun tidak pernah diakui secara resmi, ia tetap menganggap Denada sebagai ibunya. “Aku pokoknya enggak benci, bagaimana pun itu tetap ibu Ressa,” ujarnya sambil menangis dalam sebuah podcast.

Keinginan untuk Diakui

Pengakuan Ressa terhadap hubungan darahnya dengan Denada menjadi sorotan publik. Ia menyatakan bahwa tujuan utamanya bukanlah untuk memperoleh harta atau uang, melainkan hanya ingin diakui sebagai anak kandung. “Kalau masalah uang, Ressa enggak minta uang. Cuma ingin diakui,” katanya.

Ia juga menyampaikan permohonan kepada Denada agar dapat menerima kebenaran tersebut. Meski siap menerima segala hasil, termasuk jika tes DNA tidak mendukung klaimnya, Ressa tetap percaya bahwa pengakuan itu penting bagi ketenangan hatinya.

Perjuangan Tanpa Nafsu Materi

Selama ini, Ressa mengaku mampu mencari nafkah sendiri tanpa bergantung pada keluarga. Ia bahkan bekerja sebagai sopir, yang menunjukkan bahwa ia tidak membutuhkan dukungan finansial dari Denada. “Perjuanganku selama ini murni demi ketenangan hati,” ujarnya.

Meski hidupnya penuh tantangan, Ressa tetap menjaga sikap tenang dan tidak menuntut apa pun selain pengakuan. Ia percaya bahwa kebenaran akan membawa kedamaian bagi dirinya sendiri maupun keluarga.

Reaksi Publik dan Tantangan Masa Depan

Permintaan Ressa Rizky Rossano menarik banyak perhatian dari masyarakat. Banyak yang memberikan dukungan atas keinginannya untuk diakui sebagai anak kandung Denada. Namun, ada juga yang skeptis terhadap klaimnya, terutama karena Denada sebelumnya hanya dikenal memiliki satu anak, yaitu Aisha Aurum.

Meski begitu, Ressa tetap berpegang pada keyakinannya. Ia bersedia menerima apapun hasil yang akan datang, baik itu pengakuan resmi atau tidak. Yang paling penting baginya adalah kejelasan status hubungan antara dirinya dan Denada.

Kesimpulan

Kisah Ressa Rizky Rossano menjadi cerita yang menyentuh tentang perjuangan untuk menemukan identitas diri. Dengan tidak menuntut materi, ia menunjukkan bahwa pengakuan adalah hal yang lebih berharga daripada uang. Meski masih ada keraguan, ia tetap berharap bahwa kebenaran akan membuka jalan menuju perdamaian.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awal mula Basral Graito jatuh cinta skateboard hingga raih emas di SEA Games 2025, berawal dari papan Rp 5.000

    Awal mula Basral Graito jatuh cinta skateboard hingga raih emas di SEA Games 2025, berawal dari papan Rp 5.000

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Medali emas yang kini menggantung di leher Basral Graito Hutomo bukan sekadar lambang kemenangan. Ia adalah saksi bisu dari perjalanan panjang yang dipenuhi keterbatasan, air mata, dan tekad yang nyaris tak tergoyahkan. Di ajang SEA Games 2025 Thailand, remaja asal Colomadu, Karanganyar, itu berdiri di puncak tertinggi—setelah menapaki jalan yang sama sekali tidak mudah. […]

  • Staycation Mewah & Hemat di Belitung! Hotel Terbaik dengan Fasilitas Lengkap Mulai Rp300 Ribuan

    Staycation Mewah & Hemat di Belitung! Hotel Terbaik dengan Fasilitas Lengkap Mulai Rp300 Ribuan

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Liburan Akhir Tahun yang Hemat di Pulau Belitung DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang akhir tahun, banyak orang mencari cara untuk melepas penat dengan liburan yang menyenangkan tanpa harus menguras kantong. Salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman seru adalah Pulau Belitung. Dikenal dengan keindahan alamnya yang mempesona dan suasana yang tenang, Belitung menjadi pilihan ideal untuk liburan singkat atau […]

  • Eri Cahyadi Resmi Satukan Posyandu dan Kampung Pancasila: Layanan Warga Kini Satu Pintu dari Balita hingga Lansia

    Eri Cahyadi Resmi Satukan Posyandu dan Kampung Pancasila: Layanan Warga Kini Satu Pintu dari Balita hingga Lansia

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi melantik Rini Indriyani sebagai Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kota Surabaya, Senin (8/12/2025). Pelantikan yang digelar di Lobby Lantai 2 Balai Kota itu menjadi tonggak baru transformasi layanan publik berbasis masyarakat di Kota Pahlawan. Langkah ini sekaligus menandai implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang […]

  • Kritik Terhadap Pemkot, Alif Iman Waluyo : Kebijakan Parkir Memberatkan Pelaku Usaha

    Kritik Terhadap Pemkot, Alif Iman Waluyo : Kebijakan Parkir Memberatkan Pelaku Usaha

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 201
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Langkah Wali Kota Eri Cahyadi yang menyegel sejumlah lahan parkir minimarket karena tidak menyediakan juru parkir (jukir) resmi menuai beragam respon dari kalangan legislatif di Kota Surabaya. Salah satunya Legislator fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya, Alif Iman Waluyo yang melontarkan kritik terkait kebijakan wali kota Eri Cahyadi tersebut. Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya […]

  • Sampah Tahun Baru di Surabaya Turun Drastis, DLH Catat Hanya 5 Ton

    Sampah Tahun Baru di Surabaya Turun Drastis, DLH Catat Hanya 5 Ton

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengelolaan sampah selama perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Surabaya mencatat penurunan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya melaporkan bahwa jumlah sampah yang terkumpul mencapai hampir 5 ton. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 14 ton. Penyebab Penurunan Volume Sampah Menurut Dedik Irianto, Kepala […]

  • Natal di Tengah Alam, GJKI Kopen Kartasura Rayakan Kasih Tuhan di Water Gong Polanharjo

    Natal di Tengah Alam, GJKI Kopen Kartasura Rayakan Kasih Tuhan di Water Gong Polanharjo

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana penuh sukacita, damai, dan kehangatan menyelimuti kawasan wisata Water Gong Polanharjo, Klaten, Minggu pagi, 4 Januari 2026. Di tengah panorama alam yang asri, Gereja Jemaat Kristen Indonesia (GJKI) Kopen Kartasura menggelar Perayaan Natal Bersama yang berlangsung khidmat sekaligus meriah. Mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan Natal ini menjadi momentum reflektif […]

expand_less