Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Nasional Tahun 2026, Ramadhan Tak Jadi Hari Merah
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama untuk tahun 2026. Keputusan ini diambil melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang mencakup Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). SKB ini diterbitkan pada September 2025 dan mengatur total 17 hari libur nasional serta 8 hari cuti bersama sepanjang tahun.
Pengumuman ini bertujuan untuk memberikan kejelasan bagi masyarakat, instansi pemerintah, dan sektor swasta dalam merencanakan aktivitas kerja dan kegiatan sosial. Dalam daftar resmi tersebut, tidak ada tanggal yang menyebutkan hari pertama bulan Ramadhan 1447 Hijriah sebagai hari libur nasional atau cuti bersama.
Perbedaan Penentuan Awal Ramadhan Antara Organisasi Islam
Di Indonesia, penentuan awal bulan Hijriah sering kali dilakukan dengan dua metode utama: hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan langsung bulan sabit). Hal ini sering memicu perbedaan tanggal antar organisasi masyarakat Islam.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal dan berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dan Nahdlatul Ulama (NU) memperkirakan awal puasa akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Keputusan resmi pemerintah akan diumumkan setelah pelaksanaan Sidang Isbat yang dijadwalkan pada Selasa, 17 Februari 2026. Sidang ini akan menggabungkan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pengamatan di Indonesia untuk menentukan penetapan final bagi umat Islam yang mengikuti keputusan pemerintah.
Pengaruh Terhadap Masyarakat dan Aktivitas Harian
Dengan adanya penetapan jadwal libur nasional dan cuti bersama, masyarakat dapat lebih mudah merencanakan kegiatan pribadi, perjalanan, dan aktivitas kerja. Meskipun hari pertama Ramadhan tidak termasuk dalam daftar hari merah, masyarakat tetap bisa mempersiapkan diri untuk memulai ibadah puasa sesuai dengan penetapan masing-masing organisasi keagamaan atau pemerintah setelah Sidang Isbat.
Perkiraan tanggal 19 Februari 2026 untuk awal Ramadhan oleh Kemenag dan NU sejalan dengan kalender resmi Kementerian Agama dan Almanak NU Tahun 2026 yang disusun oleh Lembaga Falakiyah Pengurus Besar NU.
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Idulfitri 2026
Libur nasional terkait perayaan Idulfitri 1447 H, yang merupakan puncak ibadah puasa, akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret, dan Minggu, 22 Maret 2026. Sementara itu, cuti bersama Idulfitri 1447 H akan berlangsung pada Jumat, 20 Maret, Senin, 23 Maret, dan Selasa, 24 Maret 2026.
Langkah Efisiensi dan Pengaturan Aktivitas
Menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, penetapan jadwal libur ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas hari kerja. Dengan kejelasan jadwal, masyarakat dan dunia usaha dapat lebih mudah menyusun rencana kerja maupun agenda tahunan.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menambahkan bahwa keputusan ini telah melalui kajian teknis lintas kementerian untuk memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha.

>

Saat ini belum ada komentar