Pembangunan Kebudayaan Vietnam di Tengah Transformasi Nasional, Sekjen KS PKV To Lam Menandatangani Penerapan Resolusi Politbiro
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rab, 14 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pembangunan kebudayaan menjadi fokus utama dalam perencanaan dan pengembangan negara, khususnya di bawah kepemimpinan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV) To Lam. Resolusi Politbiro nomor 80 yang baru saja ditandatangani menegaskan bahwa kebudayaan harus menjadi pilar utama dalam arah pembangunan nasional. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan standar moral sosial terintegrasi dalam setiap kebijakan pembangunan.
Peran Budaya dalam Pembangunan Nasional
Resolusi ini menggarisbawahi pentingnya kebudayaan sebagai fondasi yang kokoh untuk membangun bangsa yang berkembang secara harmonis. Dalam konteks ini, kebudayaan tidak hanya menjadi simbol identitas nasional, tetapi juga menjadi mekanisme pengatur dalam proses pembangunan yang cepat dan berkelanjutan. Target jangka panjang hingga tahun 2030 adalah menciptakan kebudayaan yang maju, kental dengan identitas bangsa, serta memiliki ciri khas kebangsaan yang demokratis, humanis, ilmiah, dan modern.
Penguatan Kehidupan Budaya dan Seni
Selain itu, resolusi ini juga menekankan pentingnya pengembangan sastra dan seni yang sejalan dengan sejarah kebudayaan bangsa serta pencapaian negara dalam era baru. Hal ini mencakup penguatan industri budaya melalui pembentukan ekosistem start-up di bidang seni dan kreatif. Upaya ini bertujuan untuk memperkuat daya saing budaya Vietnam di tingkat regional maupun global.
Dalam konteks ini, To Lam menyatakan bahwa integrasi internasional di bidang kebudayaan sangat penting. Dengan demikian, Vietnam ingin menjadi destinasi yang menarik bagi berbagai kegiatan dan peristiwa budaya, baik skala lokal maupun internasional.
Perubahan Pola Pikir dan Kesadaran Bersama
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, resolusi ini menuntut perubahan kuat dalam pola pikir serta kesadaran kolektif masyarakat. Fokus utamanya adalah membangun manusia Vietnam yang berkembang secara menyeluruh, menciptakan lingkungan budaya yang humanis, sehat, beradab, dan modern. Selain itu, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi kreatif, serta transformasi digital menjadi pendorong utama dalam pengembangan kebudayaan.
Pengembangan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia
Di samping itu, resolusi ini juga menekankan pentingnya mobilisasi dan penggunaan sumber daya secara efektif. Peningkatan kualitas infrastruktur serta pengembangan sumber daya manusia di bidang kebudayaan diperlukan agar mampu memenuhi tuntutan era baru. Ini mencakup pelatihan dan pendidikan yang lebih baik untuk para pelaku seni dan budaya.
Kontribusi Global dan Kekuatan Lunak Nasional
Vietnam juga berkomitmen untuk memperkuat integrasi internasional di bidang kebudayaan. Dengan demikian, nilai-nilai budaya Vietnam akan lebih dikenal di dunia internasional, sekaligus menerima intisari kebudayaan umat manusia. Tujuannya adalah meningkatkan kekuatan lunak nasional, sehingga dapat memperkuat posisi Vietnam dalam diplomasi dan kerja sama global.
Tantangan dan Peluang Masa Depan
Meski ada tantangan, seperti kebutuhan untuk mengubah pola pikir masyarakat dan memperkuat sistem pendidikan, visi ini memberikan peluang besar untuk membangun budaya yang lebih inklusif dan dinamis. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Vietnam siap menjadi contoh dalam pembangunan kebudayaan yang berkelanjutan dan progresif.***





Saat ini belum ada komentar