AS Keluar Dari PBB, Sekretaris Jendral Tetap Berkomitmen pada Tugasnya Tanpa Berhenti
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – PBB tetap berkomitmen untuk menjalankan mandatnya, meskipun Amerika Serikat (AS) mengumumkan keputusan untuk menarik diri dari sejumlah entitas PBB. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, yang menegaskan bahwa organisasi tersebut akan terus melaksanakan tugasnya tanpa henti.
Keputusan AS untuk Menarik Diri dari PBB
Presiden AS, Donald Trump, telah menandatangani memorandum yang memerintahkan departemen dan badan eksekutif AS untuk segera menarik diri dari puluhan organisasi, konvensi, dan perjanjian internasional yang dianggap bertentangan dengan kepentingan negara. Dalam memorandum tersebut, keputusan tersebut berdampak pada 31 badan dan entitas PBB.
Meskipun demikian, Guterres menekankan bahwa tugas PBB tidak akan terganggu. “Semua entitas PBB akan tetap melanjutkan pelaksanaan mandatnya sebagaimana diberikan oleh Negara-Negara Anggota,” ujarnya.
Kewajiban Hukum bagi Negara Anggota
Berdasarkan Piagam PBB, kontribusi wajib untuk anggaran reguler dan anggaran penjaga perdamaian Organisasi disetujui oleh Majelis Umum dan dianggap sebagai kewajiban yang mengikat bagi semua negara anggota, termasuk AS. Perwakilan PBB menyatakan bahwa kontribusi tersebut merupakan kewajiban hukum yang harus dipenuhi oleh setiap negara anggota.
Untuk tahun 2026, anggaran reguler PBB mencapai 3,45 miliar dolar AS (sekitar Rp58 triliun), yang merupakan penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Anggaran ini juga mencakup pengurangan 15 persen dalam sumber daya keuangan dan hampir 19 persen dalam jumlah staf.
Tanggung Jawab PBB Terhadap Masyarakat Global
Guterres menegaskan bahwa PBB memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan bagi mereka yang bergantung pada organisasi tersebut. “Kami akan terus melaksanakan mandat kami dengan penuh keteguhan,” katanya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa PBB tetap berkomitmen untuk menjalankan misinya, terlepas dari perubahan politik atau kebijakan yang diambil oleh negara-negara anggota. Organisasi ini akan terus bekerja untuk perdamaian, kemanusiaan, dan pembangunan global.
Reaksi Internasional
Keputusan AS untuk menarik diri dari sejumlah entitas PBB mendapat berbagai respons dari komunitas internasional. Beberapa negara dan organisasi internasional mengecam langkah tersebut, sementara yang lain menilai bahwa keputusan tersebut mungkin memengaruhi kerja sama global.
Namun, PBB tetap berkomitmen untuk menjalankan mandatnya. “Kami akan terus bekerja untuk memastikan bahwa semua orang, terutama yang paling rentan, menerima bantuan dan perlindungan yang mereka butuhkan,” tambah Guterres.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar