Sacramento Kings Vs Boston Celtics: Kembali Terpuruk, Tantangan di Akhir Pertandingan Menghancurkan Harapan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Sacramento Kings dan Boston Celtics pada hari Kamis malam menjadi bukti bahwa tim asal California tersebut masih kesulitan dalam menghadapi tekanan akhir pertandingan. Meski tampil solid selama tiga kuarter pertama, Kings gagal mempertahankan performa mereka di akhir laga, yang berujung pada kekalahan 120-106.
Kekalahan ini menambah rekor buruk Kings, yang kini memiliki rekor 8-26 setelah mengalami tiga kekalahan berturut-turut. Mereka juga kini berada di posisi terbawah di Wilayah Barat, hanya unggul setengah game dari New Orleans Pelicans. Ini merupakan rekor terburuk mereka sepanjang musim ini.
Performa Pemain Cadangan Menjadi Titik Terang
Dennis Schroder, yang kini bermain sebagai pemain cadangan, menunjukkan peningkatan signifikan dalam performanya. Selama pertandingan, ia mencatatkan rata-rata 14,1 poin, 3,6 rebound, dan 5,7 assist per pertandingan dengan persentase tembakan tiga angka sebesar 39%. Di pertandingan ini, Schroder dan Keon Ellis bekerja sama untuk memberikan dorongan besar bagi serangan Kings dari luar.
Kombinasi antara Schroder dan Ellis berhasil mencetak total 20 poin dalam pertandingan ini, dengan lima dari enam tembakan tiga angka yang berhasil. Dalam babak pertama, Kings menunjukkan performa yang cukup baik dalam hal tembakan jarak jauh, dengan delapan dari 16 tembakan yang berhasil. Sementara itu, Celtics juga menunjukkan efektivitas yang tinggi dengan 10 dari 21 tembakan tiga angka.
Kegagalan di Kuarter Akhir
Meskipun tampil agresif di babak pertama dan kedua, Kings kehilangan fokus di kuarter keempat. Mereka gagal mempertahankan efektivitas tembakan tiga angka, dengan sepuluh tembakan yang gagal. Sementara itu, Celtics memperbaiki performa mereka dengan mengubah tiga dari enam tembakan jarak jauh, yang membantu mereka menjaga keunggulan.
Kings juga mengalami kesulitan dalam menghadapi pertahanan intensif dari Celtics, yang membuat mereka sulit melakukan umpan atau drive ke keranjang. Hasilnya, Kings hanya mampu mencatatkan tiga assist dalam kuarter terakhir.
Komentar Pelatih dan Evaluasi Performa
Pelatih Sacramento Kings, Doug Christie, mengakui bahwa meskipun kekalahan ini tidak bisa dianggap sebagai kemenangan moral, namun kompetensi tim meningkat dibandingkan beberapa pertandingan sebelumnya. “Beberapa hal bagus terjadi. Kami tidak mencari kemenangan moral, tapi langkah demi langkah,” kata Christie setelah pertandingan.
Performa Pemain Utama
DeMar DeRozan tampil gemilang dengan mencatatkan 25 poin (9/16 FG), lima rebound, enam assist, dan satu steal dalam 34 menit. Sementara itu, Maxime Raynaud, pemain muda center, mencetak 12 poin dan delapan rebound. Nique Clifford juga memberikan kontribusi penting dengan tiga steal dan dua rebound ofensif dalam 16 menit bermain.
Update Cedera dan Jadwal Berikutnya
Sementara itu, Domantas Sabonis, center utama Kings, masih absen karena cedera ligamen lutut. Ia akan absen minimal 2-3 minggu. Sedangkan Zach LaVine, guard Kings, masih dalam proses pemulihan dari cedera pergelangan kaki dan belum dapat tampil dalam beberapa pertandingan terakhir.
Kings akan melanjutkan perjalanan mereka dengan pertandingan melawan Phoenix Suns pada Jumat, 2 Januari. Mereka akan menghadapi Suns dalam rangkaian back-to-back setelah sebelumnya kalah dalam pertemuan terakhir di November lalu.
Catatan Penting
Pertandingan ini menunjukkan bahwa Kings masih membutuhkan peningkatan signifikan dalam menghadapi tekanan akhir pertandingan. Meskipun ada peningkatan dalam performa di babak pertama dan kedua, kegagalan di kuarter keempat tetap menjadi masalah besar. Dengan jadwal yang semakin ketat, Kings harus segera memperbaiki kelemahan mereka jika ingin menghindari rekor buruk yang terus berlanjut. ***

>
>
Saat ini belum ada komentar