Inisiatif Lingkungan dari Ribuan PPPK di Banyuwangi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 29 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi contoh nyata bagaimana komunitas lokal dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Banyuwangi menunjukkan inisiatif yang luar biasa dengan menyumbangkan bibit pohon untuk mendukung program reboisasi. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur setelah menerima SK PPPK dan sekaligus kontribusi nyata untuk lingkungan.
Kontribusi Nyata untuk Konservasi Lingkungan
Lidya, salah satu penerima SK PPPK Paruh Waktu, menjelaskan bahwa inisiatif ini dilakukan oleh ribuan pegawai untuk memberikan dukungan terhadap program konservasi lingkungan yang digalakkan oleh pemerintah daerah setempat. Masing-masing PPPK paruh waktu mengumpulkan satu bibit pohon buah berbatang keras seperti alpukat, durian, dan manggis. Total bibit yang terkumpul mencapai 4.888 pohon.
“Tanaman buah dipilih karena selain pohonnya menjaga alam, hasil buahnya juga bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat,” ujar Lidya.
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi ide tersebut sebagai bentuk rasa syukur dan gerakan donasi bibit ini sangat mendukung program lingkungan yang terus digalakkan Pemkab Banyuwangi. Menurut Ipuk, langkah ini sangat diperlukan guna menjaga vegetasi hutan, termasuk lahan-lahan yang kosong di perdesaan sebagai salah satu upaya mitigasi bencana.
“Tentu Pemkab tidak bisa bergerak sendiri, dan lingkungan harus dilakukan bersama-sama dengan banyak pihak. Donasi dari teman-teman PPPK paruh waktu akan mendukung penghijauan di Banyuwangi, selain mitigasi bencana, penghijauan juga menjamin lingkungan kita tetap sehat karena oksigennya cukup,” tambah Ipuk.
Program Reboisasi Lahan
Bibit pohon hasil donasi PPPK paruh waktu tersebut nantinya akan digunakan untuk reboisasi di lahan-lahan kritis maupun kawasan hulu. Selain 4.888 pohon dari PPPK paruh waktu, tahun 2026 Pemkab Banyuwangi juga telah menyiapkan 30 ribu bibit pohon untuk program reboisasi lahan.
Pentingnya Penghijauan
Penghijauan tidak hanya bertujuan untuk menjaga keberlanjutan ekologi, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memitigasi risiko bencana alam. Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, program reboisasi dapat lebih efektif dan berkelanjutan.
Kesadaran Lingkungan yang Berkembang
Inisiatif ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan melibatkan para pegawai pemerintah, program reboisasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar