Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Awal mula Basral Graito jatuh cinta skateboard hingga raih emas di SEA Games 2025, berawal dari papan Rp 5.000

Awal mula Basral Graito jatuh cinta skateboard hingga raih emas di SEA Games 2025, berawal dari papan Rp 5.000

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Medali emas yang kini menggantung di leher Basral Graito Hutomo bukan sekadar lambang kemenangan. Ia adalah saksi bisu dari perjalanan panjang yang dipenuhi keterbatasan, air mata, dan tekad yang nyaris tak tergoyahkan. Di ajang SEA Games 2025 Thailand, remaja asal Colomadu, Karanganyar, itu berdiri di puncak tertinggi—setelah menapaki jalan yang sama sekali tidak mudah.

Basral lahir di Tangerang, Banten, pada 22 Januari 2007. Tak lama kemudian, hidup membawanya pindah bersama keluarga ke Colomadu Karanganyar, Jawa Tengah. Di sanalah kisahnya dimulai. Tahun 2017 menjadi titik balik, ketika seorang anak SD yang gemar BMX tanpa sengaja jatuh cinta pada sebuah papan kayu beroda.

Kala itu, Basral hanya memiliki satu sepeda BMX yang harus dipakai bergantian dengan kakaknya. Hingga suatu hari, ia datang ke Stadion Manahan Solo untuk menonton kompetisi olahraga ekstrem. Awalnya, matanya mencari BMX. Namun di antara riuh arena, pandangannya tertumbuk pada sesuatu yang asing sekaligus memesona.

“Aku lihat skateboard. Kok menarik ya? Papan bisa meluncur, lompat-lompat,” kenangnya.

Sepulang dari Manahan, rasa penasaran itu berubah menjadi obsesi. Seusai sekolah, ia mengikuti temannya yang memiliki skateboard. Di sebuah gudang sederhana, Basral pertama kali berdiri di atas papan pinjaman—bukan papan ideal, bahkan nyaris tak terpakai. Namun dari situlah mimpi besar mulai tumbuh.

AA1SMTC0

“Temanku bilang papan itu dijual. Lima ribu rupiah aja. Ya sudah, aku beli,” ucapnya sambil tersenyum.

Dengan skateboard seadanya, Basral mulai berlatih. Hadiah ulang tahun dari sang ayah pada Januari 2018 menjadi titik terang berikutnya: sebuah papan skateboard bekas, namun sudah diperbaiki agar layak dipakai berlatih serius. Meski begitu, keterbatasan tetap menghimpit. Satu papan harus dipakai berdua dengan kakaknya. Pelatih? Tidak ada. Ia hanya mengandalkan YouTube.

“Habis sekolah nonton YouTube, sorenya langsung praktik,” katanya.

Pelataran rumah, jalanan, hingga skatepark komunitas di kawasan UMS menjadi saksi kegigihannya. Hujan adalah musuh terbesar. Setiap sore mendung datang, ia hanya bisa menatap langit dengan kecewa. “Kalau hujan, sedih. Enggak bisa main,” ujarnya lirih.

AA1SNuy9

Namun ujian terberat datang bukan dari cuaca atau fasilitas, melainkan dari sistem pendidikan. Tahun 2019, saat masih duduk di bangku SD, Basral terpilih mengikuti Pelatnas selama sembilan bulan di Bandung untuk persiapan SEA Games Filipina. Kesempatan emas itu justru berujung konflik.

Sekolah melarangnya berangkat. Bahkan, ancaman tidak naik kelas sempat dilontarkan. Ayahnya terlibat perdebatan dengan pihak sekolah—demi mempertahankan mimpi anaknya.

Di sekolah, Basral juga harus menelan ejekan. Sepatu sekolahnya bolong, rusak karena terlalu sering dipakai latihan skateboard. Ia dicemooh teman-temannya. Namun kini, ia hanya tertawa mengingatnya.

“Sekarang sepatuku banyak di rumah,” katanya, disusul tawa kecil penuh kemenangan.

Di balik semua itu, sang ayah berdiri sebagai benteng terkuat. Dengan alat seadanya, ia membangun skatepark mini di lokasi tersembunyi, sekitar satu kilometer dari rumah. Di tempat sunyi itulah Basral mengasah trik-trik berbahaya, jatuh bangun tanpa penonton, tanpa sorak-sorai.

Demi masa depan skateboard Basral, sang ayah juga mengambil keputusan besar: mengalihkan pendidikan anaknya ke jalur nonformal (Paket C). Semua dilakukan agar Basral bisa fokus sepenuhnya mengejar mimpinya.

Kini, semua pengorbanan itu terbayar lunas. Emas SEA Games 2025 telah digenggam. Namun bagi Basral, ini bukan akhir.

“Target ke depan Asian Games dan Road to Olympic,” katanya mantap. Bulan depan, ia kembali ke Jakarta untuk Pelatnas. Mental dan fisik kembali ditempa.

Dari papan lima ribu rupiah hingga podium tertinggi Asia Tenggara—Basral Graito Hutomo telah membuktikan bahwa mimpi besar bisa lahir dari keterbatasan, asal diperjuangkan dengan sepenuh hati. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Ketahanan Pangan, Politisi PKS Luncurkan Program Pasar Murah

    Upaya Ketahanan Pangan, Politisi PKS Luncurkan Program Pasar Murah

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Kota Surabaya, Faris Abidin, S.Pi, memanfaatkan hari libur cuti bersama pada Kamis (26/12/2024) untuk turun langsung menyapa warga di Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari. Dalam kesempatan tersebut, Faris yang juga merupakan anggota Fraksi PKS, meluncurkan program pasar murah sebagai upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat. Sebanyak lebih dari 50 paket sembako murah, yang […]

  • Cak YeBe Komisi A DPRD Surabaya

    Tamparan untuk Pemkot, Bukan Prestasi: Cak Yebe Soroti Razia Prostitusi di Benowo

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 169
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Saat sebagian orang mungkin melihat penangkapan dua mucikari di Klakahrejo, Benowo, sebagai bukti keberhasilan penegakan hukum, Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko (Cak Yebe), justru melihatnya dari sisi lain: sebuah tamparan keras bagi pemerintah kota. Bagi Cak Yebe, razia Polrestabes Surabaya itu bukan kabar baik semata, melainkan cermin kegagalan Pemkot — […]

  • Tingkatkan Smart Policing, Lemdiklat Polri Tambah Tiga Pusat Studi Strategis

    Tingkatkan Smart Policing, Lemdiklat Polri Tambah Tiga Pusat Studi Strategis

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri melalui Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) kembali memperkuat ekosistem keilmuan kepolisian dengan meresmikan tiga pusat studi baru, yaitu Pusat Studi Sumber Daya Manusia Polri, Pusat Studi Pacific–Oceania, dan Pusat Studi Kehumasan Polri. Pusat studi ini melengkapi keberadaan Pusat Studi Ilmu Kepolisian yang telah lebih dulu beroperasi sebagai […]

  • Kurangnya Informasi Tentang Diabetes Studi Menemukan 70 Persen Orang Tidak Menyadari 

    Kurangnya Informasi Tentang Diabetes Studi Menemukan 70 Persen Orang Tidak Menyadari 

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Diagram Kota Surabaya – Di sebuah studi baru yang dilaporkan oleh Profesor Dr. dr. Pradana Soewondo SpPD-KEMD, ditemukan bahwa sekitar 70% orang dengan kadar gula darah tinggi tidak menyadari bahwa mereka sudah masuk dalam kategori diabetes. Menurut Profesor Soewondo ada 70% orang tidak tahu bahwa mereka sudah diabetes, dan mereka bisa beraktivitas seperti biasa. Studi […]

  • BMKG, Prakiraan Cuaca Jawa Timur

    BMKG Prakiraan Cuaca Jawa Timur: Hujan Petir dan Gelombang Tinggi Mengancam

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memberikan informasi terkini mengenai kondisi cuaca di wilayah Jawa Timur pada Senin, 12 Januari 2026. Dalam prakiraannya, BMKG menyatakan bahwa wilayah ini akan mengalami dominasi awan dengan potensi hujan disertai petir sepanjang hari. Perubahan cuaca ini menunjukkan bahwa masyarakat perlu waspada terhadap kondisi yang bisa berdampak pada […]

  • Persiapan Jelang Pilkada 2024, Polres Mojokerto Gelar Latihan Dalmas

    Persiapan Jelang Pilkada 2024, Polres Mojokerto Gelar Latihan Dalmas

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 199
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Mojokerto melaksanakan latihan pengendalian massa (Dalmas) yang intensif di lapangan apel Polres Mojokerto, dalam rangka memperkuat kemampuan penanganan massa dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Latihan ini, yang berlangsung dengan kehadiran lima pelatih berpengalaman dari Pusat Pendidikan (Pusdik) Brimob Watukosek, bertujuan untuk memastikan kesiapan personel Dalmas menjelang Pilkada serentak 2024. Latihan […]

expand_less