Panglima TNI Tambah 4 Batalyon untuk Percepat Pemulihan Bencana
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sel, 16 Des 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Panglima Tentara Nasional Indonesia(Jawaban TNI) Jenderal Agus Subiyanto menambah empat batalion guna mempercepat proses pemulihan wilayah yang terkena dampak bencana di Sumatera. Pasukan tersebut terdiri dari tiga batalion Zeni dan satu batalion Teritorial Pembangunan yang fokus pada pemulihan infrastruktur serta kebutuhan pokok masyarakat.
Batalion tersebut, katanya, akan berkontribusi dalam pembangunan jembatan darurat Bailey, pembersihan lumpur dan bahan kayu, serta pembangunan perumahan sementara dan permanen. “Baru saja kita tambahkan empat batalion, yaitu tiga batalion Zeni dan satu batalion Teritorial Pembangunan,” ujar Agus dalam Sidang Kabinet yang ditayangkan melalui Youtube Sekretariat Presiden, Selasa, 16 Desember 2025.
Sementara itu, Prabowo Subianto mengadakan sidang kabinet lengkap di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin sore, 15 Desember 2025. Prabowo meminta laporan dari Panglima TNI, Kapolri, serta para menteri terkait penanganan bencana di Sumatera.
Berdasarkan informasi Agus, hingga kini TNI telah mengirimkan 35.477 personel gabungan dari tiga matra. Jumlah terbesar berasal dari TNI Angkatan Darat dengan 28.319 personel, diikuti oleh TNI Angkatan Laut yang menyumbang 4.589 personel dan TNI Angkatan Udara sebanyak 2.569 personel. Selain itu, Subsatgas Kesehatan juga telah ditempatkan sebanyak 321 personel di berbagai daerah yang terkena dampak.
Agus menambahkan, batalyon tambahan ini juga diberi tugas untuk membantu kementerian dan lembaga lain, seperti Kementerian Pekerjaan Umum, PLN, dan Pertamina, dalam memperbaiki layanan publik di wilayah yang terkena bencana. TNI berharap penambahan pasukan ini mampu mempercepat pemulihan akses transportasi, logistik, serta tempat tinggal masyarakat.
Berdasarkan situs geoportal penanganan darurat banjir dan tanah longsor yang diurus oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban jiwa akibat bencana di Sumatera mencapai 1.030 orang pada Senin malam, 15 Desember 2025. Sebanyak 206 orang masih dalam status hilang, sementara 7 ribu orang lainnya mengalami luka, baik yang berat maupun ringan.
Jumlah korban jiwa terbanyak terjadi di Provinsi Aceh. Sebanyak 431 orang meninggal akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah paling utara negara ini. Lebih dari 4.000 orang di Aceh mengalami luka-luka akibat bencana alam tersebut. BNPB juga mencatat sebanyak 355 korban meninggal di Sumatera Utara. Sementara itu, di Sumatera Barat, tercatat 244 orang meninggal dan 382 orang luka-luka. ***





Saat ini belum ada komentar