Rebutkan Tiket Emas Unair, 6206 Pelajar Ikut Olimpiade di Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 15 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 6.206 siswa SMA/SMK sejajar dari 134 kota di 23 provinsi mengikuti Olimpiade Sains Airlangga (OSA) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga pada hari Sabtu–Minggu (13–14/12). Kompetisi tahunan ini mendapat antusiasme besar, termasuk peserta yang berasal dari Kuala Lumpur.
Selama dua hari, penyelenggaraan OSA dibagi menjadi tiga sesi setiap harinya yang diadakan di tiga kampus berbeda, yaitu Kampus Dharmawangsa-A, Kampus Dharmahusada-B, dan Kampus MERR-C.
Wakil Rektor untuk Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Airlangga (Unair), Prof. Ir. Mochammad Amin Alamsjah MSi PhD menyatakan rasa bangga terhadap pelaksanaan OSA tahun ini. Ia menilai peningkatan jumlah peserta mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap Unair serta menegaskan peran OSA sebagai wadah bagi siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi pendidikan tinggi.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena kembali menyelenggarakan OSA. Kegiatan ini dapat membantu prestasi adik-adik dalam mendaftar ke perguruan tinggi, tidak hanya di Unair tetapi juga di universitas lainnya,” katanya, Minggu (14/12).
Dosen Senior Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Unair menambahkan bahwa pelaksanaan OSA sesuai dengan skema golden ticket yang dimiliki oleh Unair. Peserta yang memiliki predikat unggul memiliki kesempatan besar untuk mendapatkan prioritas melalui jalur tersebut, dengan tetap memperhatikan prestasi akademik secara keseluruhan.
Ia menekankan bahwa OSA berperan dalam mengidentifikasi kemampuan siswa di bidang sains dan teknologi serta sosial humaniora, sehingga peserta dapat memahami potensi akademik serta kesesuaian mereka dengan jurusan yang dipilih.
“Melalui OSA, siswa dapat mengevaluasi kemampuannya sejak awal. Semangat perlu diimbangi dengan kemampuan, keinginan, dan peluang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unairp, Dr Achmad Solihin SE MSi mengungkapkan bahwa jumlah peserta OSA tahun ini naik hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. OSA menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk bersaing sekaligus memperoleh kesempatan masuk Unair melalui golden ticket.
“Para peserta OSA tahun ini sangat luar biasa. Antusiasme mereka meningkat drastis karena OSA menjadi ajang kompetisi sekaligus kesempatan untuk mendapatkan golden ticket Unair. Tahun lalu, banyak peserta OSA yang meraih kategori emas dan lolos ke golden ticket. Semoga tahun ini juga terjadi hal yang sama,” katanya.
Dr Solihin menyatakan, dari segi teknis pelaksanaan OSA 2025 tidak terlalu berbeda dibanding tahun sebelumnya. Materi ujian dibagi menjadi dua bidang utama, yaitu Sains dan Teknologi (Saintek) serta Sosial dan Humaniora (Soshum). Setiap bidang memiliki penilaian yang dilakukan per mata pelajaran dengan kategori gold, silver, bronze, dan honorable mention yang terdapat dalam sertifikat.
Sertifikat tersebut, selanjutnya, bisa digunakan sebagai sertifikat pendukung dalam SNBP maupun jalur mandiri Universitas Airlangga sebagai bukti kemampuan akademik di mata pelajaran yang mendukung program studi.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, OSA 2025 juga menyajikan berbagai kejutan. Tiga peserta teratas dengan nilai tertinggi di masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah uang tunai, sedangkan seluruh peserta mendapat merchandise berupa stiker logo OSA.
Ia menyatakan bahwa dirinya juga sedang meninjau penguatan infrastruktur agar dapat mendukung pelaksanaan OSA secara online di masa depan, sehingga mampu mencapai lebih banyak siswa di seluruh Indonesia.
“Kami akan meninjau persiapan infrastruktur OSA secara daring agar cakupannya semakin luas,” tambah Solihin. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar