Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Masalah Pencairan Dana Desa di Pacitan: 45 Desa Terdampak, Ini Langkah yang Harus Diambil

Masalah Pencairan Dana Desa di Pacitan: 45 Desa Terdampak, Ini Langkah yang Harus Diambil

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 45 desa di Kabupaten Pacitan menghadapi tantangan dalam mencairkan dana desa tahap II tahun anggaran 2025. Situasi ini memicu perhatian dari pemerintah pusat dan instansi terkait, yang memberikan panduan untuk menyelesaikan masalah anggaran tersebut.

Kondisi yang Mengkhawatirkan

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah desa tidak mampu menyelesaikan kewajiban pembayaran kegiatan yang belum terlaksana. Hal ini berdampak langsung pada pencairan dana desa tahap II. Pemerintah pusat melalui Surat Edaran Bersama (SEB) Nomor 9 Tahun 2025, SE-2/MK.08/2025, dan 100.3.2.3/9692/SJ/2025 memberikan arahan agar desa dapat menyesuaikan struktur anggaran mereka.

Aturan yang Ditetapkan

Surat edaran ini merupakan turunan dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 81/2025 yang mengatur pengalokasian, penggunaan, dan penyaluran Dana Desa. Dalam aturan tersebut, desa wajib menutup seluruh kewajiban pembayaran kegiatan yang belum terbayar. Beberapa opsi teknis disediakan, antara lain:

– Penggunaan sisa dana desa earmark

– Dana penyertaan modal BUMDes yang belum tersalurkan

– Sisa anggaran tahun berjalan

– Hasil efisiensi pendapatan desa

Silpa (sisa lebih anggaran)

Jika semua opsi tersebut tidak cukup, kekurangan harus dicatat sebagai kewajiban dan dianggarkan kembali dalam APBDes 2026.

Tanggung Jawab Pemdes dan Camat

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan, Sigit Dani Yulianto, menjelaskan bahwa desa harus segera menyesuaikan struktur anggaran agar kewajiban yang belum terbayar bisa dirampungkan. Selain itu, camat juga diberi mandat untuk mengevaluasi Perubahan APBDes, khususnya terkait pergeseran anggaran untuk penyelesaian kegiatan yang tertunda.

Dampak terhadap Pengelolaan Anggaran

Masalah ini menunjukkan pentingnya pengelolaan anggaran yang tepat dan transparan di tingkat desa. Tanpa perencanaan yang matang, desa bisa menghadapi kesulitan dalam mencairkan dana yang telah dialokasikan. Hal ini juga menjadi peringatan bagi desa-desa lain agar lebih waspada dalam mengelola anggaran.

Solusi Jangka Panjang

Selain langkah-langkah darurat seperti yang diatur dalam SEB, diperlukan solusi jangka panjang untuk mencegah terulangnya situasi serupa. Salah satu cara adalah dengan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan di tingkat desa. Pelatihan dan bimbingan teknis secara berkala bisa menjadi salah satu upaya untuk memperkuat sistem pengelolaan dana desa.

Sigit Dani Yulianto menegaskan, “Desa harus segera menyesuaikan struktur anggaran supaya kewajiban yang belum terbayar bisa dirampungkan.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa penyelesaian masalah ini tidak bisa ditunda dan membutuhkan tindakan cepat dari pihak desa.

Dengan adanya aturan dan panduan dari pemerintah pusat, diharapkan masalah pencairan dana desa di Pacitan bisa segera terselesaikan. Namun, hal ini juga memerlukan komitmen dan kerja sama yang kuat dari seluruh pihak terkait. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga graha family Komisi A DPRD Surabaya

    Warga Graha Family Tuding Pemkot Abai, Proyek Café NOOK Disebut Langgar Fasum

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 541
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana rapat dengar pendapat (RDP) Komisi A DPRD Surabaya, Selasa (1/10/2025), berlangsung panas. Aduan warga Graha Family, Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, yang menolak pembangunan Café NOOK kembali mengemuka. Warga menuding pengembang PT Sanggar Asri Sentosa (SAS) nekat menggunakan lahan fasilitas umum (fasum) Boulevard Famili Selatan tanpa legalitas lengkap dan tanpa persetujuan warga. Aduan Warga: […]

  • Jelang Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Matangkan Kesiapan Lewat Latpraops.

    Jelang Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Matangkan Kesiapan Lewat Latpraops.

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) dengan sandi “Zebra Semeru 2025” di Aula Rupatama Sanika Satyawada, Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Anindita Harcahyaningdyah, guna mematangkan kesiapan seluruh personel yang terlibat. Latpraops ini dilaksanakan sebagai langkah persiapan krusial menjelang digelarnya Operasi Zebra Semeru 2025 […]

  • Penghargaan Nasional untuk Inovasi Data di Surabaya

    Penghargaan Nasional untuk Inovasi Data di Surabaya

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 178
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Kota yang dikenal sebagai pusat industri dan ekonomi ini berhasil meraih penghargaan bergengsi dari lembaga nasional, yaitu BRIN. Penghargaan ini diberikan dalam rangka Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025, sebuah acara yang digelar di Jakarta. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkot Surabaya dalam mengoptimalkan potensi daerah melalui inovasi […]

  • Pemkab Gresik Fokus pada Layanan Dasar untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Pemkab Gresik Fokus pada Layanan Dasar untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat fokus pelayanan dasar bagi masyarakat. Hal ini menjadi salah satu prioritas utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan bahwa setiap rupiah anggaran harus digunakan secara efektif untuk memberikan layanan yang nyata, merata, dan tepat […]

  • Belajar dari Whoosh, Luhut Usulkan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Lebih Efisien

    Belajar dari Whoosh, Luhut Usulkan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Lebih Efisien

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Pendekatan Hemat untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, memberikan saran penting terkait rencana pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya. Ia menyarankan agar proyek ini dikerjakan dengan pendekatan yang lebih hemat, khususnya dalam hal penggunaan terowongan dan pembebasan lahan. Hal ini dilakukan mengingat biaya pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung atau […]

  • Enny Minarsih: Penguatan Sektor Unggulan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Surabaya

    Enny Minarsih: Penguatan Sektor Unggulan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Surabaya

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 239
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Enny Minarsih, yang juga merupakan legislator dari Fraksi PKS, mengungkapkan harapannya untuk perekonomian Surabaya yang lebih baik pada tahun 2025. Dalam berbagai kesempatan, Enny menyatakan bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Enny Minarsih menekankan pentingnya […]

expand_less