DIAGRAMKOTA.COM — BPOM secara aktif memperkuat pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Selama semester pertama tahun 2026, BPOM melakukan pemeriksaan terhadap 198 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan pangan yang disajikan aman, bermutu, dan layak dikonsumsi.
Pengawasan tersebut mencakup pendampingan penerapan praktik produksi yang baik serta sistem analisis bahaya dan titik kendali kritis atau HACCP. BPOM juga memberikan rekomendasi perbaikan keamanan pangan kepada Badan Gizi Nasional guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan program. Sebanyak 76 SPPG secara khusus didampingi agar memenuhi standar keamanan pangan yang ketat.
Selain pemeriksaan di lapangan, BPOM memperkuat pedoman teknis, meningkatkan kapasitas pengawas, serta melakukan surveilans dan pengujian melalui laboratorium. Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko pangan yang dapat mengganggu kesehatan, sehingga program MBG benar-benar berkontribusi pada perbaikan gizi dan pencegahan stunting di masyarakat.
BPOM berkomitmen terus mengawal keamanan pangan program strategis nasional ini agar setiap penerima manfaat mendapatkan asupan gizi yang aman dan berkualitas.(Dk/yud)




















