Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HANKAM » Pangdam V/Brawijaya Hadiri Launching 200 Jembatan Perintis Garuda Bersama Kasad di Nganjuk

Pangdam V/Brawijaya Hadiri Launching 200 Jembatan Perintis Garuda Bersama Kasad di Nganjuk

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM –  Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. menghadiri kegiatan launchinPangdag 200 titik Jembatan Perintis Garuda secara virtual bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) di Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Senin (09/03/2026). “TNI hadir untuk rakyat,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Kegiatan yang dilaksanakan di lokasi Jembatan Gantung Perintis Garuda Dusun Ngronggo tersebut diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat pembangunan jembatan.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya didampingi Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya Ny. Vira Rudy Saladin serta sejumlah pejabat Kodam V/Brawijaya, Danrem 081/DSJ, dan Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti selaku penanggung jawab kegiatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penayangan video pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bagorwetan, dilanjutkan dengan pelaksanaan Zoom Meeting bersama Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam rangka launching 200 titik jembatan di seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan bakti sosial berupa pemberian bantuan peralatan sekolah kepada sepuluh anak serta penyaluran paket sembako dan santunan kepada masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial TNI kepada warga.

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan perintis merupakan bagian dari program strategis TNI AD guna membuka akses wilayah terpencil serta meningkatkan mobilitas pendidikan, ekonomi, dan pelayanan masyarakat.

Melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda di berbagai wilayah Indonesia, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin lancar sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan, pemerataan pembangunan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Raperda hunian layak Surabaya Muhammad Saifuddin

    Raperda Hunian Layak Surabaya, DPRD: Warga Ngekos Kini Bisa Punya Alamat Hukum Resmi

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 539
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panitia Khusus DPRD Kota Surabaya (Pansus DPRD Surabaya) tengah mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Hunian dan Kawasan Permukiman Layak. Ketua Pansus, Muhammad Saifuddin, menegaskan bahwa regulasi Raperda hunian layak Surabaya ini akan menjadi payung hukum penting bagi warga kota, termasuk mereka yang tinggal di kos-kosan dan rumah kontrakan. “Kenapa pembahasan Pansus […]

  • Pansus, Banjir , DPRD Surabaya

    Pansus Banjir DPRD Surabaya: Pembenahan Infrastruktur dan Regulasi untuk Mengatasi Banjir

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM  – Pengendalian banjir menjadi fokus utama dalam penyusunan regulasi yang sedang digodok oleh Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengendalian Banjir DPRD Kota Surabaya. Proses ini dilakukan melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Ketua Pansus Sukadar, dengan partisipasi berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta ahli hukum dari Universitas Narotama. Fokus pada Normalisasi Saluran […]

  • Inovasi Digital KIM Tirto Gumitir Bawa Jawa Timur Berjaya di Festival KIM 2024

    Inovasi Digital KIM Tirto Gumitir Bawa Jawa Timur Berjaya di Festival KIM 2024

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 251
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) 2024 yang berlangsung di Makassar menjadi momen berharga bagi Jawa Timur. KIM Tirto Gumitir dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, sukses meraih penghargaan prestisius sebagai KIM Paling Transformatif pada 10 Agustus 2024. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Staf Ahli Menteri Kominfo RI Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya, […]

  • Pemkab Ponorogo, ASN,Ramadan 1447 H

    Revisi UU ASN 2023 dan Perubahan Status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 155
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi II DPR RI tengah mempersiapkan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN 2023). Meski undang-undang ini baru berjalan selama dua tahun, pihak legislatif menganggapnya sebagai prioritas utama dalam agenda legislasi nasional untuk tahun 2025. Revisi ini bertujuan untuk menyesuaikan sistem pengelolaan aparatur sipil negara agar lebih efektif […]

  • Proyek Bendungan Jokowi Disoroti: Banyak Dibangun, Tapi Tak Berfungsi

    Proyek Bendungan Jokowi Disoroti: Banyak Dibangun, Tapi Tak Berfungsi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 184
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Mori Hanafi memberikan kritik tajam terhadap rencana pembangunan proyekinfrastrukturwaduk di masa pemerintahan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Mori menganggap pemerintahan sebelumnya hanya memperhatikan pembangunan proyek bendungan tanpa adanya perencanaan yang baik sehingga banyakbendunganyang dibangun belum mencapai manfaat maksimal hingga saat ini. “Nah, menurut […]

  • Cliquenkeller ,Fasnacht

    Persoalan Keamanan dan Keterbatasan Ruang di Cliquenkeller Selama Fasnacht

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa kelompok tradisional di Basel, yang dikenal sebagai Stammvereine, mengeluhkan keterbatasan ruang dan aturan keamanan yang ketat menjelang perayaan Fasnacht. Mereka merasa terjepit karena sebagian besar ruangan yang biasa digunakan untuk acara telah penuh jauh-jauh hari. Hal ini memicu kekhawatiran akan keselamatan pengunjung dan keterbatasan solusi alternatif. Aturan Keamanan yang Mendadak Memperumit Situasi Stammvereine […]

expand_less