Proyeksi Perjalanan Mudik Lebaran 2026: Jawa Timur Jadi Tujuan Favorit Nasional
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 30 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pergeseran pola perjalanan masyarakat selama masa Lebaran terus menjadi topik penting dalam perencanaan transportasi nasional. Tahun ini, kementerian perhubungan melakukan proyeksi jumlah pemudik yang akan menuju berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu provinsi yang mendominasi angka tersebut adalah Jawa Timur.
Jawa Timur Menjadi Tujuan Utama Mudik Nasional
Menurut data dari Kementerian Perhubungan, sebanyak 27,29 juta orang diproyeksikan melakukan perjalanan mudik ke Jawa Timur selama Angkutan Lebaran 2026. Angka ini menempatkan Jawa Timur sebagai tujuan mudik favorit nomor dua secara nasional. Hal ini menunjukkan bahwa provinsi ini tetap menjadi pusat aktivitas perjalanan masyarakat pada momen besar tahunan tersebut.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa secara keseluruhan, jumlah pergerakan masyarakat selama Lebaran diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. “Jawa Timur merupakan provinsi tujuan mudik favorit nasional nomor dua, sebesar 27,29 juta orang,” ujarnya saat memberikan keterangan resmi di Jakarta.
Kota Surabaya Jadi Daerah Tujuan Favorit
Selain Jawa Timur secara keseluruhan, kota Surabaya juga menjadi salah satu daerah tujuan utama bagi para pemudik. Berdasarkan proyeksi, sekitar 732 ribu pemudik diharapkan tiba di kota tersebut. Keberadaan Surabaya sebagai pusat ekonomi dan budaya di Jawa Timur memperkuat posisinya sebagai destinasi yang diminati oleh banyak keluarga.
Untuk menghadapi lonjakan jumlah pemudik, Kemenhub telah melakukan koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh moda transportasi siap melayani mobilitas masyarakat secara efektif dan aman.
Strategi Transportasi yang Diterapkan
Kementerian Perhubungan telah menyiapkan berbagai strategi pelayanan terpadu antarmoda. Beberapa langkah yang dilakukan meliputi penguatan kapasitas angkutan massal serta optimalisasi jadwal operasi transportasi. Dalam hal ini, disiapkan sejumlah sarana transportasi seperti:
- 31 ribu bus
- 829 kapal laut
- 3.821 sarana kereta api
- 392 pesawat
- 255 kapal penyeberangan
Selain itu, aspek keselamatan juga diperkuat melalui ramp check bus di 29 terminal tipe B di Jawa Timur, yang berlangsung mulai 2 Februari hingga 25 Maret 2026.
Sinergi dan Koordinasi sebagai Kunci Sukses
Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi yang kuat menjadi kunci dalam memastikan layanan transportasi yang aman, selamat, tertib, dan lancar. “Koordinasi ini dilakukan sebagai langkah awal memastikan seluruh moda dan infrastruktur transportasi siap melayani lonjakan mobilitas masyarakat,” katanya.
Pemenuhan kebutuhan transportasi selama masa mudik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Dengan persiapan yang matang, diharapkan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar dan nyaman bagi masyarakat.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar