Pentingnya Memahami Sistem Desil dalam Penerimaan Bantuan Sosial 2026 dan Mengajukan Pembaruan Status
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sistem desil menjadi salah satu mekanisme utama yang digunakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menentukan kelayakan penerima bantuan sosial (bansos). Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga berdasarkan data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN). Dengan sistem ini, pemerintah dapat memastikan bahwa bansos diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Desil dibagi menjadi lima kategori, yaitu Desil 1 hingga Desil 5. Rumah tangga dengan status Desil 1 hingga Desil 4 dianggap memiliki tingkat kesejahteraan rendah dan menjadi prioritas penerima bansos. Namun, karena perubahan kondisi ekonomi bisa terjadi secara berkala, penting bagi masyarakat untuk memastikan bahwa data mereka sesuai dengan realitas saat ini.
Metode Cek Status Desil yang Mudah dan Akurat
Masyarakat kini memiliki beberapa opsi untuk mengecek status desil mereka. Berikut metode yang bisa digunakan:
Melalui Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi resmi Kemensos menyediakan fitur cek desil yang mudah digunakan. Pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi, login, dan masuk ke menu profil untuk melihat informasi desil. Selain itu, aplikasi juga memungkinkan pengguna untuk melakukan cek NIK DTSEN langsung dari ponsel.Melalui Website Resmi
Situs cekbansos.kemensos.go.id juga menjadi alternatif untuk mengecek status desil. Pengguna cukup memilih wilayah sesuai e-KTP, memasukkan nama lengkap, dan kode verifikasi. Hasil akan menampilkan status kepesertaan dan data yang terdaftar.Datang ke Kantor Desa atau Kelurahan
Jika sulit mengakses internet, masyarakat bisa datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat. Petugas akan membantu mengecek status desil berdasarkan data DTSEN yang tersimpan.
Alasan Status Desil Bisa Tidak Sesuai dengan Realita
Tidak jarang masyarakat merasa data desil mereka tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti:
- Kehilangan pekerjaan
- Penurunan penghasilan
- Bertambahnya jumlah tanggungan
- Perubahan kondisi tempat tinggal
Karena pembaruan data dilakukan secara berkala, ada kemungkinan perubahan kondisi terbaru belum tercatat dalam sistem. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa dan memperbarui data jika diperlukan.
Cara Mengajukan Pembaruan Status Desil
Jika merasa status desil tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui beberapa cara:
Lewat Aplikasi Cek Bansos
Login ke aplikasi, pilih menu “Usulkan Pembaruan”, isi data secara lengkap dan jujur, lalu kirim pengajuan. Setelah itu, petugas dinas sosial akan melakukan survei ke alamat yang terdaftar. Proses ini biasanya memakan waktu maksimal tiga bulan.Lewat Kantor Desa atau Dinas Sosial
Masyarakat juga bisa langsung mengajukan pembaruan ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat. Setelah laporan diterima, petugas akan melakukan survei kelayakan. Data hasil survei kemudian dikirim ke Badan Pusat Statistik (BPS) untuk dilakukan pemeringkatan ulang. Evaluasi dan pembaruan data umumnya dilakukan setiap tiga bulan.
Dampak Jika Data Desil Tidak Diperbarui
Jika data desil tidak sesuai dan tidak segera diperbarui, dampaknya bisa sangat signifikan. Beberapa konsekuensi yang mungkin terjadi antara lain:
- Tidak masuk daftar penerima bansos
- Terlewat dari program bantuan pemerintah
- Ketidaktepatan sasaran bantuan
Untuk menghindari hal tersebut, masyarakat perlu rutin memeriksa dan memperbarui data, terutama jika kondisi ekonomi keluarga mengalami perubahan.
Cara cek desil bansos bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi, website resmi, atau kantor desa. Sistem desil yang digunakan Kemensos bertujuan memastikan bantuan sosial tepat sasaran berdasarkan DTSEN. Jika status yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini, segera ajukan pembaruan agar proses verifikasi dan survei bisa dilakukan. Dengan data yang akurat, peluang menerima bansos sesuai ketentuan akan lebih terbuka.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar