Xabi Alonso dan Kiprah Pelatih Real Madrid yang Singkat dalam Era Florentino Pérez
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sel, 13 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih asal Spanyol, Xabi Alonso, resmi mengakhiri kiprahnya sebagai pelatih utama Real Madrid setelah hanya memimpin tim selama 34 pertandingan. Pengumuman ini datang setelah kekalahan dari FC Barcelona dalam final Supercopa de España 2026. Kepastian ini diumumkan melalui pernyataan resmi klub, yang menyebut bahwa keputusan tersebut diambil secara bersama-sama antara pihak klub dan Alonso.
Kepiawaian Alonso sebagai pelatih telah terbukti sebelumnya, terutama ketika ia membawa Real Sociedad dan Bayer Leverkusen meraih prestasi gemilang. Namun, kiprahnya di Real Madrid tidak berjalan mulus. Meski memiliki awal yang baik, beberapa kekalahan penting dan kurangnya dukungan dari pemain membuat Alonso memilih untuk mundur. Ia akan digantikan oleh Álvaro Arbeloa, yang kini mengemban tugas baru di luar lapangan.
Pelatih dengan Durasi Terpendek di Real Madrid
Selama masa kepemimpinan Florentino Pérez sebagai presiden Real Madrid, beberapa pelatih telah menjabat dengan durasi yang sangat singkat. Berikut adalah daftar sepuluh pelatih yang memiliki periode terpendek di bangku pelatih Los Blancos:
- José Antonio Camacho (6 pertandingan): Mantan bintang Real Madrid ini hanya bertahan empat bulan sebelum mengundurkan diri setelah mengalami kekalahan beruntun.
- Julen Lopetegui (14 pertandingan): Dikenal karena kegagalan awalnya, termasuk kekalahan telak 5-1 dari Barcelona dalam Clásico.
- Mariano García Remón (20 pertandingan): Bertugas sebagai pelatih sementara setelah Camacho mundur, tetapi tidak mampu memenuhi harapan klub.
- Juan Ramón López Caro (24 pertandingan): Hanya bertahan enam bulan tanpa meraih gelar juara.
- Rafael Benítez (25 pertandingan): Meskipun memiliki hasil yang cukup baik, tekanan dari pemain seperti Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos membuatnya didepak.
- Juande Ramos (27 pertandingan): Mampu memperbaiki performa tim, tetapi gagal meraih gelar juara.
- Santiago Solari (32 pertandingan): Bertugas sebagai pelatih sementara, tetapi akhirnya digantikan oleh Zinedine Zidane.
- Xabi Alonso (34 pertandingan): Kiprahnya di Real Madrid berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
- Vanderlei Luxemburgo (45 pertandingan): Meski memiliki awal yang baik, ia gagal mengubah situasi menjadi sukses.
- Manuel Pellegrini (48 pertandingan): Meski mencatatkan rekor statistik yang bagus, ia tidak berhasil meraih gelar juara.
Peran Pelatih dalam Kepemimpinan Florentino Pérez
Selama era Florentino Pérez, Real Madrid sering kali mengalami pergantian pelatih yang cepat. Hal ini mencerminkan ambisi klub untuk selalu berada di puncak prestasi. Namun, tidak semua pelatih mampu bertahan lama karena tekanan dari para pemain dan kritik publik.
Beberapa pelatih seperti Rafael Benítez dan Julen Lopetegui menghadapi tantangan besar sejak awal, sementara yang lain seperti Vanderlei Luxemburgo dan Manuel Pellegrini memiliki awal yang cerah tetapi gagal mempertahankan kesuksesan.
Kiprah Xabi Alonso di Real Madrid
Xabi Alonso diangkat sebagai pelatih utama Real Madrid pada Juni 2025. Awalnya, ia mendapatkan dukungan dari klub dan pemain. Namun, situasi berubah setelah kekalahan dari Barcelona dalam final Supercopa de España 2026. Kekalahan ini menjadi titik balik dalam kiprahnya.
Alonso mengungkapkan bahwa ia memilih untuk mundur karena kurangnya dukungan dari pemain. “Saya merasa bahwa saya tidak bisa memberikan yang terbaik untuk klub,” ujarnya. Keputusan ini diambil secara bersama-sama antara pihak klub dan Alonso, sehingga tidak ada konflik yang terjadi.
Kiprah Pelatih di Real Madrid: Sejarah dan Tantangan
Real Madrid telah mengalami banyak pergantian pelatih sepanjang sejarahnya. Setiap pelatih memiliki peran masing-masing dalam membangun identitas klub. Beberapa dari mereka berhasil meraih gelar juara, sementara yang lain gagal memenuhi ekspektasi.
Pergantian pelatih sering kali disebabkan oleh tekanan dari para pemain, kritik media, atau kegagalan dalam kompetisi. Di bawah kepemimpinan Florentino Pérez, Real Madrid terus berusaha untuk tetap menjadi salah satu klub terbesar di dunia. ***





Saat ini belum ada komentar