Satyalancana Wira Karya: Penghargaan Bersejarah untuk Gubernur Jawa Timur, Lumbung Pangan Nasional
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, baru saja menerima penghargaan bergengsi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut adalah Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 yang diberikan atas dedikasi luar biasa dalam memimpin Jawa Timur menjadi produsen padi dan beras terbesar di tingkat nasional selama tahun 2025.
Prosesi penyematan tanda kehormatan ini berlangsung dalam acara besar yang diselenggarakan di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Acara ini juga menjadi momen penting untuk mengumumkan capaian swasembada pangan nasional. Sebelumnya, Khofifah pernah meraih penghargaan serupa namun untuk prestasi di bidang kelautan.
Rekor Produksi Padi Terbesar Nasional
Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 Januari 2026, Jawa Timur berhasil menempatkan dirinya sebagai salah satu pilar utama kedaulatan pangan Indonesia. Produksi padi di wilayah ini mencapai angka yang sangat signifikan, yaitu 12.694.148 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara dengan 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG).
Untuk total produksi beras, Jawa Timur menyumbangkan sebanyak 6.096.344 ton. Angka ini menunjukkan peningkatan yang sangat pesat dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatatkan 9,27 juta ton GKG padi dan 5,35 juta ton beras. Dominasi Jawa Timur dalam sektor pangan terlihat jelas melalui perbandingan antarpovinsi, dengan Jawa Barat dan Jawa Tengah kalah jauh dalam produksi padi dan beras.
Strategi Sistematis di Sektor Hulu
Khofifah menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi sistematis di sektor hulu pertanian. Peningkatan produksi padi dan beras didukung oleh perluasan luas panen padi di Jawa Timur dari 1.616.985 hektare pada 2024 menjadi 1.842.519 hektare (naik 13,95%) di tahun 2025. Hal ini didukung oleh Luas Tambah Tanam (LTT) padi sebesar 2.426.073 Ha.
Selain itu, faktor-faktor lain seperti implementasi mekanisasi pertanian, distribusi bibit unggul, serta pengelolaan irigasi efektif melalui program pompanisasi dan renovasi saluran air di berbagai titik strategis turut berkontribusi dalam meningkatkan produksi pangan.
Pesan Presiden Prabowo untuk Pejuang Pangan
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kepala daerah dan petani yang menjadi garda terdepan dalam pencapaian swasembada pangan 2025. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini adalah bukti ketangguhan bangsa Indonesia.
“Saya meyakini bahwa hari ini saudara semua berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa. Saudara buktikan bahwa Indonesia Bisa,” ucap Presiden Prabowo.
Presiden secara khusus menyoroti peran vital para petani dalam menjaga stabilitas negara. Ia menjanjikan penguatan kesejahteraan bagi keluarga petani seiring dengan tercapainya kemandirian pangan nasional.
Keberlanjutan dan Masa Depan Ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo menutup sambutannya dengan optimisme terhadap masa depan ekonomi Indonesia yang berbasis pada kedaulatan rakyat. Ia menegaskan bahwa kemakmuran harus benar-benar di tangan rakyat Indonesia.***





Saat ini belum ada komentar