Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Perubahan Cuaca Ekstrem Pengaruhi Operasi Penyeberangan di Situbondo

Perubahan Cuaca Ekstrem Pengaruhi Operasi Penyeberangan di Situbondo

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca buruk yang terjadi di wilayah Jawa Timur, khususnya di sekitar perairan Laut Sumenep, telah memengaruhi operasi penyeberangan antara Situbondo dan Madura. Kondisi ini menyebabkan beberapa kapal feri tertunda atau bahkan tidak dapat berlayar sesuai jadwal. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi laut untuk keperluan sehari-hari.

Faktor Utama Penundaan Pelayaran

Salah satu penyebab utama penundaan pelayaran adalah kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Gelombang tinggi mencapai sekitar 3,5 meter dan angin kencang mengancam keselamatan para penumpang dan awak kapal. Menurut Abdul Hamid, pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo, situasi ini membuat pihak pengelola pelabuhan harus memastikan bahwa semua kapal yang akan berlayar dalam kondisi aman.

“Kami memprioritaskan keselamatan penumpang dan awak kapal. Jika cuaca masih tidak memungkinkan, kami tidak akan memberikan izin untuk berlayar,” ujar Abdul Hamid.

Dampak terhadap Masyarakat

Penundaan pelayaran ini berdampak langsung pada masyarakat yang sering menggunakan rute Situbondo-Madura. Banyak warga yang terpaksa menunda perjalanan mereka atau mencari alternatif transportasi lain. Beberapa dari mereka bahkan mengeluh karena harus menunggu lebih lama di pelabuhan.

Selain itu, aktivitas ekonomi juga terganggu. Para pedagang yang biasanya menggunakan kapal feri untuk membawa barang dagangan ke Madura harus mencari solusi darurat. Beberapa di antaranya memilih menggunakan kendaraan darat, meskipun biaya dan waktu yang diperlukan lebih besar.

Kondisi Kapal yang Terlibat

Beberapa kapal yang terjebak akibat cuaca buruk antara lain KMP Dharma Kartika dan KMP Wicitra Dharma I. Kedua kapal ini tidak bisa berlayar karena GT-nya yang relatif rendah, yaitu sekitar 250 GT. Kondisi ini membuat mereka rentan terhadap gelombang tinggi dan angin kencang.

Namun, tidak semua kapal terkena dampak sama. Misalnya, KMP Munggiyango Hulalo, yang memiliki GT lebih dari 1.000, tetap diizinkan berlayar. “Kapal dengan GT yang lebih besar memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap kondisi cuaca ekstrem,” tambah Abdul Hamid.

Tindakan yang Diambil oleh Pihak Berwenang

Pihak berwenang, termasuk Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, terus memantau kondisi cuaca secara berkala. Mereka juga berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di daerah-daerah tujuan untuk memastikan keamanan pelayaran.

Selain itu, pihak pelabuhan juga memberikan informasi terkini kepada penumpang melalui media sosial dan pengumuman di lokasi pelabuhan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat mempersiapkan diri dan menghindari kekecewaan akibat penundaan pelayaran.

Perspektif Masyarakat

Menurut salah satu penumpang, Rudi, kondisi cuaca yang tidak menentu sering kali menjadi masalah besar bagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir. “Sering kali kita harus menunggu hingga cuaca membaik, padahal ada urusan penting yang harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Namun, ia mengakui bahwa tindakan pihak pengelola pelabuhan dalam menjaga keselamatan penumpang sangat penting. “Meski agak merepotkan, saya lebih memilih aman daripada terburu-buru dan menghadapi risiko,” katanya.

Harapan untuk Ke depan

Masyarakat berharap agar kondisi cuaca di wilayah tersebut segera membaik sehingga operasi penyeberangan dapat kembali normal. Selain itu, mereka juga berharap adanya peningkatan infrastruktur transportasi laut yang lebih tangguh dan mampu menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

“Semoga saja, nanti ada pengembangan lebih lanjut untuk mengurangi ketergantungan pada kondisi alam seperti ini,” harap Rudi.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Sidoarjo peduli ketahanan pangan

    Polsek Taman Dukung Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Hortikultura di Sambibulu

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polsek Taman melalui Bhabinkamtibmas Desa Sambibulu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Pada Senin (21/4/2025), dilakukan pengecekan program ketahanan pangan bergizi dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman hortikultura di Dusun Sambisari, Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Program ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah […]

  • Sepak Takraw Badung Jadi Juara Umum Porprov Bali 2025, Tantangan Berat Hingga Ingin Masuk Rek

    Sepak Takraw Badung Jadi Juara Umum Porprov Bali 2025, Tantangan Berat Hingga Ingin Masuk Rek

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Prestasi Gemilah Kabupaten Badung di Porprov Bali XVI 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Kabupaten Badung kembali mencatatkan sejarah yang membanggakan dengan meraih gelar juara umum dalam ajang Porprov Bali XVI 2025. Ini merupakan kemenangan ke-10 secara beruntun bagi kontingen Badung di ajang olahraga tingkat provinsi ini. Piala Juara Umum diserahkan secara resmi kepada Bupati Badung I Wayan Adi […]

  • Ramalan Shio Minggu 21 September 2025: Tikus, Kerbau, Macan, dan Kelinci

    Ramalan Shio Minggu 21 September 2025: Tikus, Kerbau, Macan, dan Kelinci

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Ramalan Shio untuk Hari Minggu 21 September 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Setiap tahun, ramalan shio sering menjadi panduan bagi banyak orang dalam menghadapi hari-hari mereka. Tidak hanya sebagai hiburan, beberapa orang juga mempercayai bahwa informasi ini bisa membantu mereka dalam membuat keputusan penting. Berikut adalah ramalan shio untuk hari Minggu, 21 September 2025, yang khusus ditujukan kepada […]

  • Workshop Presentasi Pengantin Adat Jawa Sukses Digelar di Jakarta

    Workshop Presentasi Pengantin Adat Jawa Sukses Digelar di Jakarta

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Workshop “Kuliah Presenter Pengantin Adat Jawa” Berhasil Diadakan DIAGRAMKOTA.COM – Pada tanggal 20–21 September 2025, sebuah workshop yang menarik perhatian banyak pihak berhasil diadakan. Acara ini bertajuk “Kuliah Presenter Pengantin Adat Jawa” dan diselenggarakan di Hotel Merlynn Park, Jl. Hasyim Ashari, Jakarta. Workshop ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai daerah sekitar […]

  • Raker Teknis Bawaslu Jatim: ‘Jangan Ambil Untung Banyak-banyak Bos!’

    Raker Teknis Bawaslu Jatim: ‘Jangan Ambil Untung Banyak-banyak Bos!’

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banyak keluhan dari peserta rapat kerja teknis yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur di Empire Palace Surabaya pada tanggal 13-15 Agustus 2024, khususnya peserta dari luar Surabaya. Keluhan mulai dari fasilitas penginapan, lokasi acara, hingga makanan yang disediakan oleh panitia. Salah satu peserta dari Surabaya, Dimas mengungkapkan bahwa sejak hari pertama […]

  • Kerjasama untuk Meningkatan Pajak PKB dan BBNKB Kabupaten Magetan

    Kerjasama untuk Meningkatan Pajak PKB dan BBNKB Kabupaten Magetan

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Melalui penandatanganan komitmen bersama, Pemkab Magetan, PT Jasa Raharja Perwakilan Madiun, dan Polres Magetan bersinergi dalam menerapkan opsi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Langkah ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD), yang mulai berlaku […]

expand_less