Persib vs Persija: Persiapan untuk Laga El Clasico Indonesia yang Dinantikan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jum, 9 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan utama sepak bola Indonesia. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada akhir pekan ini, Minggu (11/1/2026). Duel ini tidak hanya menjadi pertemuan antar dua klub terbesar di tanah air, tetapi juga merupakan laga El Clasico yang penuh arti bagi para penggemar sepak bola.
Persib akan tampil dengan kekuatan terbaiknya dalam laga ini, sementara Persija datang dengan kondisi yang kurang ideal. Tiga pemain penting dari skuad Macan Kemayoran tidak bisa turun karena berbagai alasan. Fabio Calonego dan Ryo Matsumura sedang menjalani sanksi Komite Disiplin PSSI, sementara Gustavo Almeida masih dalam masa pemulihan cedera. Kondisi ini memberi kesempatan kepada dua pemain muda Persija, Arlyansyah Adulmanan dan Aditya Warman, untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Arlyansyah, yang baru berusia 20 tahun, telah mendapatkan banyak kesempatan bermain sejak awal musim. Ia mencatatkan delapan penampilan di kompetisi level teratas Indonesia. Dalam laga terakhir melawan Persijap Jepara, ia berhasil mencetak dua gol yang membawa Persija meraih kemenangan 2-0. “Ini perdana bagi saya bertemu Persib di Super League. Saya belum tahu atmosfernya seperti apa. Kalau diberi kesempatan bermain, saya mau membuktikan kalau saya bisa bekerja keras,” ujarnya.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengatakan bahwa timnya sudah mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi Persib. “Minggu ini kami akan mulai mempelajari Persib. Kami sudah tahu kualitas tim Persib dan investasi besar yang mereka lakukan. Ada beberapa pemain tim nasional juga di sana,” katanya.
Di sisi lain, pasukan Bojan Hodak sedang dalam kondisi positif. Marc Klok, kapten Persib, menyampaikan antusiasme tinggi terhadap laga ini. “Kita sangat antusias dan excited dan lapar, untuk main di match ini. Buat saya sendiri saya tidak lihat klasemen, saya lihat game by game, game itu sendiri buat saya sendiri buat klub ini, buat kota ini sangat spesial selalu. Dan ini bukan buat saya buat klasemen tapi buat harga diri, pride untuk kota ini,” ujarnya.
Bojan Hodak juga menyampaikan bahwa motivasi pemain tidak menjadi masalah. “Saya tidak perlu memotivasi pemain karena semua sudah termotivasi dan bisa dilihat hari ini, semua berlari dan semua ingin bermain. Bagi saya sebagai pelatih, mungkin ini hal yang termudah (untuk memotivasi) karena saya tidak perlu mendorongnya,” katanya.
Dalam lima pertemuan terakhir, Persib Bandung lebih unggul dibandingkan Persija Jakarta. Maung Bandung berhasil mengalahkan Persija dua kali, sedangkan Macan Kemayoran hanya sekali. Kedua tim bermain imbang di dua pertemuan lainnya. Namun, pertandingan ini akan menjadi tantangan besar bagi kedua tim.
Kejadian Tak Terpuji di Liga 4 dan Dampaknya pada Sepak Bola Nasional
Tidak hanya pertandingan El Clasico yang menarik perhatian, insiden tak pantas di Liga 4 juga menjadi topik hangat. Dalam pertandingan antara PS Putra Jaya Kabupaten Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung, terjadi insiden tendangan kungfu yang membuat karier pemain Kafi Jogja, Dwi Pilihanto Nugroho alias Dwi Aan, berakhir. Ia mendapat sanksi tidak bermain seumur hidup setelah melakukan tindakan tidak sportif tersebut.
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga etika dalam sepak bola. Apa yang bisa dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang? Dalam program D’Hattrick, detikSore akan membahas isu ini dan memberikan wawasan tentang bagaimana memperbaiki situasi di kompetisi sepak bola nasional.
Fenomena Dispensasi Nikah di Kalangan Remaja
Selain sepak bola, isu dispensasi nikah juga menjadi perhatian. Pengadilan Agama Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencatat adanya peningkatan jumlah pengajuan dispensasi nikah, terutama dari kalangan remaja. Data menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, ada 238 pengajuan nikah, dengan 234 perkara dikabulkan. Di balik fenomena ini, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan.
Kehidupan Masa Kecil dan Perjalanan Menuju Dunia Herbal
Di tengah berita-berita olahraga dan sosial, detikSore juga akan menghadirkan kisah inspiratif dari Daniel Damaz, seorang ahli tanaman herbal. Ia aktif menanam dan mengolah tanaman menjadi Simplisia yang digunakan untuk pengobatan. Pengalaman pribadi saat mengidap TB kelenjar, adenoid, dan amandel semasa kecil mendorongnya untuk mempelajari dunia tanaman herbal.
Melalui Instagram @house_ofherbs, ia berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada generasi muda tentang manfaat tanaman herbal. Dalam segmen Sunsetalk, ia akan menjelaskan jenis-jenis tanaman yang bisa diolah menjadi obat serta proses pembuatannya.
Jadwal Live Streaming dan Update Berita Terkini
detikSore akan terus memberikan update berita terkini melalui live streaming di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Acara ini disiarkan setiap Senin-Jumat pukul 15.30-18.00 WIB. Selain berita sepak bola, acara ini juga akan membahas analisis pasar saham jelang penutupan IHSG. Pengunjung dapat berpartisipasi melalui kolom live chat yang tersedia.***





Saat ini belum ada komentar