Peristiwa Unik Saat Apel ASN Pemkab Sumenep: Wakil Bupati Salah Ucap
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Peristiwa unik terjadi saat apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur. Acara yang digelar di halaman kantor Pemkab tersebut menjadi sorotan setelah Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, mengalami kesalahan dalam menyampaikan sambutannya.
Kesalahan Kata yang Memicu Reaksi Peserta
Dalam arahannya, Imam Hasyim menyebut apel tersebut sebagai momentum memasuki “tahun ajaran baru”, alih-alih “tahun baru”. Ucapan ini langsung memicu berbagai reaksi dari peserta apel. Sejumlah pegawai nampak tersenyum, sebagian saling berbisik, bahkan ada yang refleks hendak tertawa namun segera menutup mulut.
Meski demikian, acara tetap berlangsung dengan tertib. Imam Hasyim tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kesalahan tersebut. Saat ditanya apakah pernyataan itu disengaja atau hanya kekeliruan, dia hanya merespons singkat.
Penekanan pada Semangat Baru
Di tengah situasi yang memicu tawa, Imam Hasyim tetap menyampaikan pesan penting kepada seluruh ASN. Dia menekankan pentingnya semangat baru di awal tahun. Ia mengajak seluruh pegawai untuk menunjukkan sikap dan pola pikir yang lebih baik demi kemajuan daerah.
“Di tahun baru ini, kita harus menunjukkan sikap dan sifat yang baru, dengan pemikiran yang cerah ke depan,” ujarnya. Dia berharap, perubahan tersebut tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata.
Komentar Publik dan Reaksi Media
Peristiwa ini segera menyebar di kalangan masyarakat. Beberapa netizen menganggap kesalahan ini sebagai momen lucu yang menunjukkan bahwa pejabat juga bisa membuat kesalahan. Namun, banyak pula yang menilai bahwa kesalahan seperti ini sebaiknya dihindari dalam acara resmi.
Pengaruh Terhadap Citra Pemkab
Kesalahan ucapan ini bisa memengaruhi citra Pemkab Sumenep, terutama jika dilihat dari sudut pandang publik. Meskipun tidak terlalu serius, peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya persiapan dan pengawasan dalam penyampaian pesan oleh pejabat.
Tindakan Lanjutan
Meski Imam Hasyim tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, beberapa media lokal mencoba menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi. Namun, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Sumenep mengenai insiden ini.
Pentingnya Komunikasi Efektif dalam Pemerintahan
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya komunikasi efektif dalam pemerintahan. Pejabat publik, terutama yang memiliki peran strategis, perlu memperhatikan detail dalam penyampaian pesan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau kesan negatif.
Meskipun kesalahan ucapan ini tampak sepele, peristiwa ini menunjukkan bahwa setiap tindakan pejabat publik dapat memengaruhi opini masyarakat. Dengan demikian, penting bagi para pemimpin untuk selalu menjaga kualitas komunikasi dan profesionalisme dalam setiap kesempatan.***





Saat ini belum ada komentar