Perempat Final Piala Asia U23, Kesalahan Kiper Yordania yang Membuatnya Dihujat Netizen
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Aksi tak terduga oleh kiper Yordania U-23, Abdel Rahman Suleiman, dalam pertandingan Piala Asia U-23 2026 memicu reaksi keras dari penggemar sepak bola. Saat menghadapi Jepang di babak perempat final, Suleiman melakukan selebrasi dini sebelum gawangnya benar-benar kebobolan. Kejadian ini menjadi viral di media sosial dan mendapat banyak komentar negatif.
Pertandingan yang Berakhir dengan Adu Penalti
Pertandingan antara Jepang dan Yordania berlangsung di King Abdullah Sports City. Yordania unggul lebih dulu melalui gol Ali Azaizeh di babak pertama. Namun, Jepang mampu menyamakan skor melalui Shusuke Furuya di paruh kedua. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Selebrasi yang Tidak Sesuai Waktu
Di babak adu penalti, Jepang unggul 1-0 setelah Mohammad Taha gagal menendang. Yutaka Michiwaki maju sebagai algojo kedua. Bola tembakan keras Michiwaki bisa ditepis oleh Suleiman. Di tengah situasi yang krusial, kiper Yordania justru merayakan penyelamatannya sebelum bola benar-benar keluar lapangan.
Sayangnya, bola yang ditepisnya memantul ke tanah dan masuk ke gawang. Suleiman hanya bisa tercengang ketika wasit menyatakan gol Michiwaki sah. Aksi selebrasi yang terlalu cepat ini membuat banyak orang mengkritiknya.
Reaksi Publik dan Kritik Terhadap Kiper
Video aksi Suleiman langsung menyebar di media sosial. Banyak netizen menilai bahwa kiper tersebut terlalu cepat merayakan tanpa memperhatikan situasi secara keseluruhan. Beberapa bahkan menyebut tindakan itu sebagai kesalahan yang sangat memalukan.
Kekalahan ini membuat Yordania tersingkir dari Piala Asia U-23 2026. Jepang melaju ke semifinal dan akan menghadapi pemenang antara Australia dan Korea Selatan.
Pengalaman yang Membekas
Meski kekalahan ini merupakan momen yang tidak menyenangkan bagi Yordania, kejadian ini juga menjadi pelajaran berharga bagi para pemain. Kiper seperti Suleiman tentu akan belajar dari kesalahan ini agar lebih waspada dalam situasi krusial.
Peran Penting Kiper dalam Sepak Bola
Kiper memiliki peran vital dalam pertandingan, terutama saat adu penalti. Ketenangan dan fokus adalah kunci utama dalam situasi seperti ini. Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada hasil pertandingan. Oleh karena itu, kiper harus selalu siap mental dan fisik untuk menghadapi tekanan.
Aksi selebrasi yang tidak tepat oleh Abdel Rahman Suleiman menjadi bukti bahwa sepak bola tidak hanya tentang teknik dan strategi, tetapi juga mental dan keputusan yang diambil dalam momen kritis. Meski kekalahan ini terasa menyakitkan, semoga Yordania bisa belajar dari pengalaman ini dan kembali lebih kuat di masa depan.***





Saat ini belum ada komentar