Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Ngluruk DPRD Pamekasan, Kebijakan P3K yang Menimbulkan Protes dari Tenaga Kesehatan di Pamekasan

Ngluruk DPRD Pamekasan, Kebijakan P3K yang Menimbulkan Protes dari Tenaga Kesehatan di Pamekasan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah tenaga kesehatan, khususnya bidan dan perawat di Kabupaten Pamekasan, mengadukan kebijakan perekrutan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang dinilai tidak adil. Mereka menemui anggota DPRD setempat untuk menyampaikan keluhan terkait penurunan gaji dan pengabaian masa kerja mereka dalam surat perjanjian kerja.

Gaji Turun Drastis, Keprihatinan Muncul

Salah satu isu utama yang dibahas adalah penurunan gaji yang signifikan. Sebelum menjadi P3K paruh waktu, para perawat menerima gaji sekitar Rp2,4 juta per bulan. Namun, setelah diangkat sebagai P3K, gaji mereka turun drastis menjadi hanya Rp671 ribu. Sementara itu, bidan hanya menerima gaji sebesar Rp1 juta. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan karena gaji yang diterima tidak mencerminkan kontribusi dan pengalaman mereka selama bertahun-tahun bekerja di bidang kesehatan.

Muhamad Nur, Wakil Ketua Bidang Organisasi PPNI Pamekasan, menjelaskan bahwa aturan dalam Peraturan Kemenpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang P3K Paruh Waktu menyebutkan bahwa gaji minimal harus sesuai dengan besaran gaji saat mereka masih berstatus Non-ASN atau sesuai upah minimum kabupaten. Namun, situasi yang terjadi justru bertentangan dengan aturan tersebut.

Masa Kerja Diabaikan dalam Surat Perjanjian

Selain masalah gaji, para tenaga kesehatan juga mengeluhkan penulisan masa kerja dalam surat perjanjian kerja. Dalam dokumen tersebut, masa kerja mereka dicatat sebagai 0 tahun dan 0 bulan, meskipun sebenarnya mereka telah bekerja selama puluhan tahun. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana masa kerja mereka bisa diabaikan begitu saja, padahal pengalaman dan dedikasi mereka sangat penting dalam pelayanan kesehatan.

Nur menyebutkan bahwa ada perawat dan bidan yang sudah bekerja selama 15 hingga 20 tahun. Namun, setelah diangkat sebagai P3K, mereka harus menerima gaji yang jauh lebih rendah. “Mereka punya anak, ada yang tiga, dan hari ini setelah menjadi P3K paruh waktu harus menerima gaji Rp600 ribu,” ujarnya.

Penolakan Terhadap Surat Perjanjian Kerja

Para perawat dan bidan yang diangkat sebagai P3K paruh waktu belum bersedia menandatangani surat perjanjian kerja yang di dalamnya tertuang gaji dan masa kerja. Mereka merasa bahwa surat perjanjian tersebut tidak adil dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Perjanjian itu belum kita tandatangani. Makanya, kami datang ke Pak Dewan untuk meminta solusi. Kami yang datang dari perawat dan bidan di Ponkesdes,” kata Nur.

Respons DPRD Pamekasan

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Abd. Rasyid Fansori, menyatakan bahwa aduan dari para tenaga kesehatan akan menjadi bahan koreksi. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami secara utuh dan komprehensif regulasi serta surat perjanjian kerja tersebut.

Rasyid juga menekankan bahwa tugasnya adalah mengawal kepentingan tenaga kesehatan, terutama terkait dengan masalah gaji dan masa kerja. “Ini kami terima. Masukan itu akan kami dalami. Baik gaji dan masa kerja yang dinolkan. Sebab, masa kerja ini berpengaruh pada kapitasi yang mereka peroleh,” paparnya.

Ia berjanji akan mendalami persoalan ini dengan dinas teknis dan memastikan bahwa semua aspek yang disampaikan oleh para tenaga kesehatan akan dipertimbangkan. “Dan kami bisa juga nanti akan ditindaklanjuti ke tim anggaran (Timgar),” tutupnya.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Ponorogo Sekda Agus Pramono

    Selain Bupati Ponorogo, Sekda dan Dirut RSUD Juga Dibawa ke KPK

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Sabtu (8/11) sekitar pukul 08.10 WIB. Sugiri Sancoko yang tampak mengenakan pakaian berwarna hitam dan menggunakan masker memilih untuk diam saat memasuki kantor lembaga anti-korupsi tersebut. Selain Bupati Ponorogo, tim penindakan KPK juga mengamankan sejumlah pejabat lain di lingkungan […]

  • Saham BUMI Outlook Fitch Ratings

    Perubahan Outlook Fitch Ratings: Tantangan dan Peluang bagi Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings baru-baru ini mengumumkan perubahan outlook terhadap peringkat utang Indonesia. Dengan rekomendasi yang dikeluarkan, prospek perekonomian negara ini berubah dari stabil menjadi negatif. Namun, meskipun outlook-nya turun, Fitch tetap mempertahankan peringkat kredit jangka panjang mata uang asing (Long-Term Foreign Currency Issuer Default Rating/IDR) di level BBB. Kebijakan yang Menjadi […]

  • Sidang Paripurna DPRD Tulungagung: Pembahasan Pertanggung Jawaban APBD Tahun 2024

    Sidang Paripurna DPRD Tulungagung: Pembahasan Pertanggung Jawaban APBD Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada sidang paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, S.Sos, dihadiri oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, Wakil Ketua DPRD, Ahmad Baharudin, serta Anggota Dewan, Sekwan, Setda, Staf Ahli, Kepala OPD, dan undangan lainnya. Ketua DPRD Tulungagung, Marsono mengatakan dari total 50 anggota dewan hadir, hanya 37 sementara 13 orang tidak memberikan […]

  • Legislator PSI : MBG Libatkan UMKM Kunci Dongkrak Perputaran Ekonomi di Surabaya

    Legislator PSI : MBG Libatkan UMKM Kunci Dongkrak Perputaran Ekonomi di Surabaya

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan komitmennya untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu upaya yang tengah diperjuangkan adalah memastikan UMKM Surabaya terlibat langsung dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

  • UNICEF

    UNICEF Perluas Akses Keterampilan Program Digital untuk Pelajar Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – UNICEF mengambil langkah penting dalam meningkatkan keterampilan digital bagi pelajar di Jawa Timur. Kemitraan antara organisasi tersebut dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menunjukkan komitmen untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia. Fokus utama program ini adalah pelajar SMA, terutama remaja perempuan, yang menjadi target utama dalam pengembangan kompetensi […]

  • Polres Situbondo Bersihkan Fasum Terdampak Banjir Bandang di Desa Kalianget

    Polres Situbondo Bersihkan Fasum Terdampak Banjir Bandang di Desa Kalianget

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menindaklanjuti arahan Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., personel Polres Situbondo Polda Jatim dan Polsek Jajaran langsung bergerak cepat membantu pemulihan pasca-banjir. Salah satu kegiatan dilaksanakan personel gabungan Polres Situbondo Polda Jatim bersama Polsek Wilayah Barat turun langsung melaksanakan kerja bakti di Desa Kalianget, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan yang dimulai sejak […]

expand_less