Landlord dan Profesional Properti Komersial dalam SIPP, Masalah?
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Industri properti di Inggris sedang menghadapi perubahan besar-besaran yang memengaruhi para pemilik properti, agen, dan profesional lainnya. Dari perubahan pajak hingga regulasi baru terkait penyewaan jangka pendek, banyak pihak mulai menyesuaikan diri dengan situasi yang semakin kompleks.
Perubahan Pajak dan Regulasi yang Mengubah Dunia Penyewa
Pajak penghasilan properti kini menjadi perhatian utama bagi para pemilik properti. Dengan rencana kenaikan pajak hingga 47% pada 2027, banyak pemilik properti mulai mencari strategi untuk mengurangi beban pajak. “Ini adalah waktu yang tepat untuk menjual properti sebelum akhir tahun agar bisa mendapatkan keuntungan sebelum aturan baru berlaku,” kata Akiva Goldfinch, yang bekerja di bidang hukum properti.
Selain itu, beberapa daerah seperti Skotlandia dan Wales juga tengah menerapkan aturan baru terkait pajak sewa. Di Skotlandia, diberitakan bahwa pemilik properti harus bersiap menghadapi kenaikan pajak penghasilan properti. Sementara di Wales, kelompok aktivis seperti Generation Rent terus mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan masalah sewa yang tinggi.
Pengaruh Hukum Baru terhadap Kepemilikan Properti
Undang-undang baru seperti Renters’ Rights Act akan berdampak signifikan terhadap sistem penyewaan. Salah satu perubahan terpenting adalah penghapusan Section 21, yang sebelumnya memberi pemilik properti hak untuk mengakhiri kontrak sewa tanpa alasan. “Perubahan ini akan membuat proses pengosongan properti lebih rumit dan memerlukan persiapan lebih matang,” ujar Sean Hooker, yang menjabat sebagai Head of Redress di Property Redress.
Selain itu, aturan tentang lisensi properti juga semakin ketat. Di beberapa kota, seperti Havering Council, pemerintah setempat mengumumkan kenaikan biaya lisensi. Hal ini menambah tekanan bagi pemilik properti yang ingin tetap beroperasi dalam bisnis penyewaan.
Masalah Keamanan dan Keselamatan di Properti Sewa
Masalah keselamatan dan keamanan di properti sewa juga menjadi isu utama. Di Northern Ireland, misalnya, kini wajib bagi pemilik properti untuk memastikan semua properti memiliki sertifikat keselamatan listrik. “Kesalahan kecil seperti tidak adanya detektor asap atau sistem pemanas yang rusak dapat berujung pada denda besar,” tutur Helen Gregory, yang sering menulis tentang isu-isu properti.
Di sisi lain, kasus-kasus penyewa yang melanggar aturan juga meningkat. Beberapa pemilik properti dilaporkan menghadapi tuntutan hukum karena menyewakan properti yang tidak aman. “Banyak pemilik properti mengalami kerugian finansial akibat kegagalan mematuhi aturan keselamatan,” tambah Helen.
Persaingan di Pasar Properti Sewa
Pasaran properti sewa semakin kompetitif, terutama dengan munculnya investor besar yang mulai mengambil alih pasar. “Banyak pemilik properti kecil mengeluh bahwa biaya manajemen dari agen besar terlalu tinggi dan merusak margin keuntungan,” kata Helen Gregory.
Namun, ada juga peluang baru. Misalnya, banyak pengembang properti mulai mempertimbangkan penggunaan bangunan bekas seperti pusat telekomunikasi BT sebagai tempat tinggal. “Ini bisa menjadi solusi inovatif untuk mengisi ruang kosong di kota-kota besar,” ujar Helen.
Peran Teknologi dalam Industri Properti
Teknologi juga mulai memainkan peran penting dalam industri properti. Aplikasi seperti Kaptur Software digunakan untuk mengumpulkan data secara digital, sementara platform seperti LandlordZONE memberikan informasi dan sumber daya bagi para pemilik properti. “Teknologi membantu pemilik properti mengelola portofolio mereka dengan lebih efisien,” kata Nick Lyons, CEO dari No Letting Go.
Kebutuhan Edukasi dan Pelatihan
Dengan banyaknya perubahan regulasi dan teknologi, edukasi dan pelatihan menjadi sangat penting. Banyak organisasi seperti NRLA (National Residential Landlords Association) menawarkan pelatihan khusus untuk membantu pemilik properti memahami aturan baru. “Pelatihan ini sangat penting untuk memastikan pemilik properti tetap mematuhi hukum dan menghindari denda,” ujar Alex Nolan, Senior Training Manager di NRLA.
Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Pemilik Properti
Masalah kesehatan mental juga mulai disadari oleh banyak pemilik properti. “Banyak pemilik properti mengalami stres akibat tekanan hukum dan keuangan,” kata Tom Entwistle, yang juga penulis artikel properti. Ia menyarankan agar pemilik properti lebih aktif dalam mengelola stres dan mencari dukungan dari komunitas.***





Saat ini belum ada komentar