Inisiatif Ramah Lingkungan untuk Lansia di Sidoarjo, Becak Listrik dari Prabowo
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Banyak inisiatif yang dilakukan pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Salah satunya adalah pengadaan becak listrik bagi lansia di Kabupaten Sidoarjo. Proyek ini diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), dengan tujuan memperbaiki kondisi ekonomi para pengemudi becak yang sudah berusia lanjut.
Penggunaan Becak Listrik sebagai Solusi Kehidupan
Penggunaan becak listrik dianggap menjadi solusi yang efektif untuk mengurangi beban fisik para pengemudi becak, terutama lansia. Dengan bantuan tenaga listrik, pengemudi tidak perlu mengayuh sekuat tenaga seperti pada becak konvensional. Hal ini membantu menjaga kesehatan dan meningkatkan kemampuan kerja mereka.
Menurut Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, sebanyak 200 becak listrik telah diserahkan kepada para lansia di 18 kecamatan. Pemda juga berencana untuk menambah jumlah becak listrik secara bertahap. Tujuannya adalah agar semua pengemudi becak di Sidoarjo dapat beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Infrastruktur Pendukung untuk Pengisian Daya
Untuk mendukung penggunaan becak listrik, pemerintah bersama PLN sedang membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Saat ini, SPKLU telah dipasang di pusat kota, termasuk di Kantor DPC Gerindra dan Alun-Alun. Mereka berharap, dalam waktu dekat, SPKLU akan tersedia di setiap kecamatan.
Mimik Idayana menyatakan bahwa pengisian daya di SPKLU akan diberikan secara gratis. Meski ada biaya, ia menjelaskan bahwa biaya tersebut sangat ringan. Hal ini diharapkan dapat membantu para pengemudi becak dalam menjalankan usaha mereka tanpa beban finansial berlebihan.
Pengawasan dan Penegakan Aturan
Pemerintah juga akan melakukan pengawasan berkala terhadap penggunaan becak listrik. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut tidak digunakan untuk tujuan yang tidak sesuai. Misalnya, para penerima becak listrik dilarang menjual kendaraan tersebut. Dalam tiga bulan sekali, pemerintah akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kepatuhan.
Peran Yayasan GSN dalam Pemberdayaan Ekonomi
Yayasan GSN, yang didirikan oleh Letjen TNI (Purn) Teguh Areief Indratmoko, memiliki visi untuk memberdayakan masyarakat melalui program-program sosial. Salah satu fokus utamanya adalah pemberdayaan ekonomi lansia, khususnya para pengemudi becak.
Menurut Arief, lansia dipilih sebagai target penerima karena mereka masih aktif bekerja meskipun sudah berusia lanjut. Dengan adanya becak listrik, para lansia dapat bekerja lebih lama dan meningkatkan pendapatan mereka. Selain itu, penggunaan becak listrik juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain dalam mengadopsi teknologi ramah lingkungan.
Potensi Keberlanjutan dan Dampak Lingkungan
Penggunaan becak listrik memiliki potensi keberlanjutan yang tinggi. Dengan beralih ke energi listrik, dampak lingkungan dapat diminimalkan. Para pengemudi becak juga diharapkan menjadi pelopor dalam mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan di wilayah Sidoarjo.
Selain itu, proyek ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Para pengemudi becak yang menggunakan kendaraan listrik dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka, yang pada akhirnya akan berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar.***

>

Saat ini belum ada komentar