Gempa Bumi Ringan Mengguncang Wilayah Gunungkidul, DIY
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada hari Kamis, 22 Januari 2026, pukul 13:05 WIB. Peristiwa ini terjadi di lokasi yang berada pada kedalaman 11 kilometer, sehingga termasuk dalam kategori gempa dangkal.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 9,12 Lintang Selatan (LS) dan 110,36 Bujur Timur (BT). Titik tersebut berjarak sekitar 128 kilometer ke arah Barat Daya dari Gunungkidul. Meskipun gempa tidak menimbulkan kerusakan signifikan, masyarakat setempat tetap diminta untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG.
Informasi Terkini dari BMKG
BMKG melalui akun resminya memberikan rincian detail tentang peristiwa gempa tersebut. Dalam laporan mereka, disebutkan bahwa gempa terjadi pada pukul 12:49:17 WIB dengan magnitudo 3,0. Lokasi gempa juga diketahui berada di wilayah yang relatif jauh dari pusat kota, sehingga dampaknya terasa lebih ringan dibandingkan gempa yang terjadi di daerah padat penduduk.
Kepala BMKG menyampaikan bahwa gempa ini tidak diperkirakan akan menimbulkan ancaman besar, namun masyarakat tetap diminta untuk memperhatikan peringatan dini dan menghindari area rawan bencana.
Masyarakat Responsif terhadap Gempa
Meski gempa tergolong kecil, beberapa warga Gunungkidul mengaku merasakan getaran yang cukup kuat. Beberapa dari mereka langsung keluar rumah dan mencari tempat yang aman. Seorang warga setempat mengatakan, “Saya sedang berada di rumah saat itu, tiba-tiba merasakan getaran yang cukup nyata. Saya langsung keluar dan melihat apakah ada hal yang tidak normal.”
Pihak BMKG juga memastikan bahwa gempa ini tidak terkait dengan aktivitas vulkanik atau tektonik besar di sekitar wilayah Gunungkidul. Namun, mereka tetap memantau situasi secara berkala untuk memastikan tidak ada potensi gempa susulan.
Peringatan untuk Masyarakat
Meskipun gempa kali ini tidak menimbulkan kerusakan, para ahli tetap menyarankan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan risiko bencana alam. Hal ini terutama penting bagi daerah yang berada di zona rawan gempa seperti Gunungkidul.
Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko, seperti memastikan struktur bangunan tahan gempa, menyiapkan kotak pertolongan pertama, serta memahami prosedur evakuasi darurat.
Pemantauan Berkelanjutan
BMKG terus memantau aktivitas geologis di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Gunungkidul. Dengan adanya teknologi penginderaan jauh dan jaringan sensor yang terpasang di berbagai titik, pihak BMKG mampu memberikan informasi yang akurat dan cepat kepada masyarakat.
Selain itu, pihak BMKG juga mengajak masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi melalui media sosial dan situs web mereka. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh data terkini dan mengambil tindakan yang tepat jika diperlukan.
Kesimpulan
Gempa bumi dengan magnitudo 3,0 yang terjadi di Gunungkidul, DIY, merupakan peristiwa yang tidak menimbulkan kerusakan besar. Namun, kejadian ini menjadi pengingat bahwa daerah-daerah rawan gempa harus selalu siaga. Dengan pemantauan yang baik dan kesadaran masyarakat yang tinggi, risiko bencana bisa diminimalisir.

>

Saat ini belum ada komentar