DPRD Jatim Peran Transportasi Publik dalam Membangun Kota yang Berkelanjutan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Transportasi publik menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kota yang berkelanjutan dan inklusif. Dalam konteks Surabaya, kota yang menjadi pusat perekonomian di Jawa Timur, pengembangan sistem transportasi publik seperti Kereta Rel Listrik (KRL) atau Surabaya Regional Railway Line (SRRL) memiliki peran strategis dalam mengurangi kemacetan, menurunkan emisi karbon, serta memberikan akses yang merata bagi seluruh masyarakat.
Visi Presiden Prabowo Subianto dalam Sistem Transportasi
Anggota DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menyatakan dukungan penuh terhadap proyek SRRL. Menurutnya, proyek ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sistem transportasi yang terintegrasi dan ramah lingkungan. “Gagasan Presiden Prabowo adalah membangun kota-kota di Indonesia, terutama kota besar dan pusat ekonomi, agar memiliki sistem transportasi yang baik, terintegrasi, dan berorientasi lingkungan,” ujar Cahyo saat dikonfirmasi di Surabaya.
Kebutuhan Transportasi Publik di Surabaya
Surabaya, sebagai kota metropolitan, membutuhkan sistem transportasi yang andal untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Cahyo menilai bahwa keberadaan SRRL sangat penting dalam memenuhi kebutuhan tersebut. “Transportasi publik memberikan kesempatan yang sama bagi semua warga untuk bergerak dan beraktivitas, tidak hanya bagi mereka yang memiliki kendaraan pribadi,” katanya.
Dampak Transportasi Publik pada Lingkungan dan Sosial
Selain mengurangi kemacetan, pengembangan transportasi publik juga berdampak positif pada lingkungan. Dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, emisi karbon dapat diminimalkan. Selain itu, transportasi publik membuka akses yang lebih adil bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
Integrasi dengan Moda Transportasi Lokal
Cahyo menekankan pentingnya peran Pemerintah Kota Surabaya dalam memastikan integrasi SRRL dengan moda transportasi lokal. Ia menilai bahwa sistem feeder yang menjangkau hingga permukiman dan kampung-kampung perlu diperkuat agar akses masyarakat semakin mudah. “Integrasi yang baik antara SRRL dan transportasi lokal akan mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik dan membentuk budaya baru dalam bermobilitas,” ujarnya.
Langkah Menuju Keadilan Sosial
Jika proyek SRRL dapat terealisasi dengan baik, maka akan menjadi langkah besar dalam mewujudkan keadilan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Surabaya. Proyek ini tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga pada pola hidup masyarakat yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Tantangan dan Solusi
Meski proyek SRRL menawarkan banyak manfaat, ada tantangan yang perlu dihadapi, seperti anggaran, koordinasi antar instansi, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat. Namun, dengan komitmen dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, proyek ini dapat menjadi contoh sukses dalam pembangunan transportasi publik di Indonesia.
Transportasi publik bukan hanya sekadar alat untuk berpindah tempat, tetapi juga merupakan fondasi bagi perkembangan kota yang berkelanjutan. Dengan pengembangan SRRL, Surabaya memiliki peluang besar untuk menjadi model kota yang ramah lingkungan, adil, dan berkelanjutan.***

>

Saat ini belum ada komentar