DEWA Saham? Analisis Pasar Saham Hari Ini: Penguatan IHSG dan Rekomendasi 5 Saham yang Layak Dipertimbangkan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pasar saham Indonesia kembali menunjukkan tren positif pada perdagangan Jumat (2/1), dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sebesar 1,17% ke level 8.748,13. Kenaikan ini didorong oleh kinerja beberapa emiten yang mencatatkan peningkatan signifikan dalam harga sahamnya. Berikut adalah analisis terkini mengenai pergerakan pasar dan rekomendasi saham yang bisa menjadi pilihan bagi investor.
Penguatan IHSG Didorong oleh Kinerja Beberapa Sektor dan Emisi Saham
Kenaikan IHSG terjadi setelah sejumlah saham mengalami lonjakan tajam, seperti DCII yang melonjak 10%, BUMI yang naik hingga 14,75%, serta BRMS yang meningkat 7,27%. Saat bersamaan, sektor transportasi menjadi salah satu sektor yang paling kuat dengan kenaikan sebesar 6,56%, sementara sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang melemah sebesar 0,87%.
Di sisi lain, aliran dana asing tetap stabil dengan catatan beli bersih sebesar Rp1,14 triliun di pasar reguler. Secara keseluruhan, investor asing mencatatkan beli bersih sekitar Rp1,06 triliun di seluruh pasar. Hal ini menunjukkan bahwa minat investor asing terhadap pasar saham Indonesia masih cukup tinggi.
Pengumuman Rights Issue dari PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET)
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) telah menetapkan harga teoritis rights issue sebesar Rp472 per saham. Perhitungan ini berdasarkan rasio HMETD 3:4, harga pelaksanaan Rp250 per saham, serta harga penutupan pada cum date 2 Januari 2026 di level Rp770 per saham. Dengan penerbitan 12,8 miliar saham baru, INET berpotensi mengumpulkan dana sebesar Rp3,20 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan jaringan fiber to the home (FTTH) dan kebutuhan modal kerja anak usaha perusahaan.
Perpanjangan Periode Buyback Saham oleh HRUM
Sementara itu, PT Harum Energy Tbk (HRUM) memutuskan untuk memperpanjang periode pembelian kembali saham. Periode buyback baru akan berlangsung dari 5 Januari hingga 17 Maret 2026, dengan dana maksimal sebesar USD20 juta atau setara Rp335 miliar. Dana buyback berasal dari kas internal perseroan yang tercatat mencapai USD188,30 juta per September 2025.
Dalam periode perpanjangan ini, perseroan menargetkan pembelian kembali hingga 328,16 juta saham atau setara 2,43% dari modal. Dampak dari pembelian kembali ini diperkirakan akan mengurangi ekuitas sebesar USD1,79 miliar dari sebelumnya USD1,81 miliar.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Berdasarkan analisis teknikal dan fundamental, berikut adalah rekomendasi saham yang layak dipertimbangkan hari ini:
- CDIA: Beli antara 1705-1715, target profit 1740-1770, stop loss 1600
- GOTO: Beli antara 67-69, target profit 72-74, stop loss 63
- MBMA: Beli antara 600-610, target profit 635-655, stop loss 570
- BRMS: Beli antara 1160-1175, target profit 1200-1230, stop loss 1090
- PNLF: Beli antara 270-276, target profit 284-290, stop loss 256
Rekomendasi ini merupakan hasil analisis dari lembaga profesional dan tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi tetap berada di tangan investor sesuai profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.
Tips Investasi yang Bijak
Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap fluktuasi pasar dan melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. Selain itu, penting untuk memiliki strategi manajemen risiko yang baik agar dapat meminimalkan kerugian dan memaksimalkan potensi keuntungan.***





Saat ini belum ada komentar