Berita Terbaru Pergerakan Pasar Saham Indonesia, IHSG yang Tiba-Tiba Turun
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sen, 12 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam pada hari ini, dengan turun lebih dari 2% dalam waktu singkat. Pada pukul 14.33 WIB, indeks tersebut mencatatkan penurunan sebesar 194,24 poin atau 2,17% ke level 8.742,51. Penurunan ini terjadi meskipun IHSG sesi pertama ditutup naik 0,13% atau 11,21 poin ke level 8.947,96.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 535 saham mengalami penurunan, sementara 220 saham naik dan 203 saham tidak bergerak. Total nilai transaksi mencapai Rp 27,71 triliun, dengan volume perdagangan sebesar 49,98 miliar saham dalam 3,7 juta kali transaksi. Hal ini menunjukkan bahwa pasar sedang dalam kondisi volatil dan para pelaku pasar cenderung memilih untuk menjual saham secara agresif.
Pasar keuangan Indonesia hanya akan dibuka selama empat hari pada pekan ini. Hal ini disebabkan oleh adanya libur Isra Mi’raj pada Jumat, sehingga bursa tutup. Dengan perdagangan yang relatif pendek, para investor perlu memperhatikan sentimen pasar yang muncul hari ini serta perkembangan di minggu depan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan IHSG
Salah satu faktor utama yang memengaruhi penurunan IHSG adalah ketidakpastian terkait inflasi AS. Pelaku pasar kini fokus pada rilis data inflasi AS yang akan dirilis pekan depan. Saat ini, diperkirakan inflasi AS berada di kisaran 2,7% secara tahunan di akhir 2025, lebih rendah dibandingkan ekspektasi sebelumnya yang berada di atas 3%.
Data ini bukanlah hasil resmi dari CPI Desember, melainkan estimasi berdasarkan data terakhir yang tersedia. Hal ini dikarenakan Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) tidak mengumpulkan data pada Oktober 2025 akibat government shutdown dan tidak merilis data bulanan November.
Perhatian terhadap Pergerakan Harga Komoditas
Selain inflasi AS, para pelaku pasar juga memantau pergerakan harga komoditas yang terus meningkat. Kenaikan harga komoditas dapat memengaruhi sentimen pasar, terutama bagi sektor industri dan ekspor. Dengan kondisi pasar yang sensitif, investor perlu memperhatikan berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi kinerja pasar saham.
Para analis menyarankan investor untuk tetap waspada dan memperhatikan berita-berita terkini terkait politik, ekonomi, dan kebijakan moneter. Perubahan kebijakan dari bank sentral atau pengumuman penting dari pemerintah dapat memengaruhi pergerakan IHSG.
Perkembangan Pasar Saham Global
Selain itu, pergerakan pasar saham global juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Beberapa bursa Asia mengalami penurunan berjamaah, yang menunjukkan bahwa sentimen negatif sedang mendominasi pasar internasional. Investor perlu memantau pergerakan pasar global karena hal ini dapat berdampak pada investasi di pasar domestik.
Dengan situasi seperti ini, investor disarankan untuk melakukan diversifikasi portofolio dan tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harian. Mengambil langkah-langkah yang tepat dan memperhatikan analisis pasar dapat membantu investor mengurangi risiko dan memaksimalkan keuntungan.
Rekomendasi untuk Investor
Untuk investor yang masih ragu, penting untuk memperhatikan berita dan analisis pasar secara berkala. Mereka juga dapat mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan ahli keuangan agar dapat membuat keputusan investasi yang lebih bijak. Dengan persiapan yang matang, investor dapat menghadapi tantangan pasar dengan lebih percaya diri.***





Saat ini belum ada komentar