Banjir Meluap di Sampang Akibat Hujan Deras di Wilayah Hulu
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026
- comment 0 komentar

(ilustrasi)
DIAGRAMKOTA.COM – Hujan deras yang mengguyur daerah hulu, khususnya Kecamatan Robatal dan Karang Penang, menyebabkan Sungai Kali Kamoning meluap. Kejadian ini berdampak pada sejumlah wilayah di Kecamatan Sampang, Madura, Jawa Timur. BPBD setempat telah menetapkan status Siaga 2 sejak pukul 08.15 WIB, Minggu, 4 Januari 2026.
Pemantauan Kondisi Banjir oleh BPBD Sampang
Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Fajar Arief, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik (KL), Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa debit air Sungai Kali Kamoning terus meningkat. Berdasarkan pantauan, luapan sungai tersebut mulai memengaruhi tiga desa, yaitu Desa Pangilen, Banyumas, dan Kamuning, dengan ketinggian air mencapai sekitar 40 sentimeter.
Pada pukul 11.20 WIB, kondisi banjir semakin memburuk. Empat desa terkena dampak banjir, dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 70 sentimeter. Di Desa Panggung, ketinggian air mencapai 30 sentimeter, sedangkan di Desa Banyumas, air naik hingga 70 sentimeter.
Perkembangan Cuaca dan Tingkat Bahaya
Meski cuaca di kota Sampang saat ini cerah berawan, BPBD tetap memperhatikan situasi banjir karena permukaan air masih berangsur naik. Pada pagi hari, tinggi air di hulu sempat mencapai level waspada sebesar 5,47 meter. Namun, saat ini tinggi air kembali normal di posisi 4,20 meter menurut alat EWS (Early Warning System).
Selain itu, banjir juga mulai merambat ke area kelurahan. Jalan Raya Imam Bonjol di Kelurahan Dalpenang dan Jalan Pemuda Satria di Kelurahan Rongtengah tergenang dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter.
Dampak Terhadap Masyarakat
Berdasarkan data sementara, dampak banjir terhadap masyarakat meliputi:
- Desa Pangilen: 30 KK di dua dusun.
- Desa Banyumas: 138 KK di empat dusun.
- Desa Kamuning: 180 KK di tiga dusun.
BPBD Sampang terus melakukan asesmen dan pemantauan berkala terhadap kondisi banjir. Koordinasi dengan pemerintah desa (pemdes) serta relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) di wilayah terdampak juga diperkuat.
Tindakan BPBD dalam Menghadapi Banjir
“Kami telah mengerahkan tim BPBD Sampang ke lokasi banjir. Logistik juga mulai kami distribusikan kepada relawan Destana untuk disalurkan kepada warga terdampak. Kami akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan,” ujar Mohammad Hozin.
Upaya Pencegahan dan Mitigasi Bencana
BPBD Sampang terus memastikan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memitigasi risiko banjir. Selain itu, sosialisasi tentang tindakan pencegahan bencana juga dilakukan secara rutin kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman banjir.
Dengan peningkatan intensitas curah hujan di wilayah hulu, masyarakat diharapkan tetap waspada dan siap mengambil langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar.***





Saat ini belum ada komentar