Apa Itu TKA? Fakta Menjelaskan Tenaga Kerja Asing di Indonesia
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pertanyaan apa itu TKA merupakan hal yang sering muncul di kalangan masyarakat Indonesia, terutama saat isu ketenagakerjaan dan persaingan kerja semakin hangat dibicarakan.
TKA merupakan kependekan dari Tenaga Kerja Asing, yakni penduduk asing yang bekerja di Indonesia selama periode tertentu sesuai dengan ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku.
Secara hukum, seorang tenaga kerja asing wajib memiliki visa serta izin bekerja yang sah agar statusnya sebagai pekerja di Indonesia diakui secara resmi.
Tanpa dokumen tersebut, seorang pekerja asing justru dianggap bekerja secara ilegal dan dapat ditindak sesuai hukum keimigrasian dan ketenagakerjaan.
Dasar Hukum dan Regulasi Terkait TKA
Konsep apa itu TKA tidak bisa dilepaskan dari peraturan perundang-undangan yang mengaturnya.
Di Indonesia, ketentuan TKA diatur dalam Undang-Undang tentang Ketenagakerjaan serta peraturan turunan seperti Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.
Regulasi ini menetapkan bahwa TKA hanya boleh dipekerjakan dalam hubungan kerja untuk jabatan tertentu dan waktu tertentu.
Maknanya, TKA tidak diperbolehkan bekerja di Indonesia secara sembarangan tanpa adanya persyaratan hukum yang jelas, termasuk kontrak kerja yang sesuai, izin penggunaan tenaga kerja asing, serta batasan masa kerja.
Ketentuan dan Persyaratan untuk Tenaga Kerja Asing
Salah satu hal penting dalam membahas apa itu TKA adalah kewajiban yang harus dipenuhi sebelum seseorang dari luar negeri bisa bekerja di Indonesia.
Persyaratan umum mencakup:
Calon pelamar harus memiliki pendidikan atau keterampilan yang sesuai dengan jabatan yang ditawarkan.
Pengalaman kerja yang sesuai dengan persyaratan posisi.
Harus memiliki kontrak kerja yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Selain itu, perusahaan yang mengakui TKA harus mengajukan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) sebelum TKA dapat memulai pekerjaannya di Indonesia.
Ini adalah persyaratan administratif yang penting agar penggunaan TKA sesuai dengan peraturan hukum.
Jenis dan Posisi Jabatan Tenaga Kerja Asing
Pemahaman mengenai TKA juga meliputi pengetahuan tentang jabatan-jabatan yang diperbolehkan diisi oleh tenaga kerja asing.
Pemerintah Indonesia hanya mengizinkan Tenaga Kerja Asing (TKA) bekerja di posisi tertentu yang memerlukan keahlian atau keterampilan khusus yang belum cukup tersedia di tenaga kerja lokal.
Jabatan yang umum diisi oleh Tenaga Kerja Asing meliputi manajer proyek berukuran global, ahli teknis tertentu seperti insinyur atau analis data, serta pakar yang sangat dibutuhkan dalam sektor penting.
Batasan ini dimaksudkan agar pekerjaan-pekerjaan umum tetap berada dalam lingkup tenaga kerja setempat.
Kewajiban Pemberi Kerja TKA
Selain aturan yang berlaku untuk TKA itu sendiri, pertanyaan mengenai TKA juga mencakup tanggung jawab perusahaan yang menyewa mereka.
Beberapa tanggung jawab tersebut antara lain:
- Mempunyai RPTKA yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang.
- Mendaftarkan tenaga kerja asing dalam program jaminan sosial dan asuransi.
- Mengangkat tenaga kerja Indonesia sebagai pendamping untuk mentransfer ilmu dan keterampilan.
Keseluruhan persyaratan ini dirancang agar hubungan kerja berjalan adil, transparan, dan tidak merugikan tenaga kerja lokal maupun TKA itu sendiri.
Dampak Positif TKA Bagi Ekonomi
Banyak pihak masih bingung dengan pertanyaan apa itu TKA dan bagaimana perannya terhadap pembangunan nasional.
Sementara sebagian orang melihat TKA sebagai ancaman terhadap peluang kerja lokal, ada juga sisi positif yang perlu dipahami.
Kehadiran TKA sering dikaitkan dengan transfer ilmu dan teknologi serta peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia.
Misalnya, dalam proyek-proyek besar di bidang teknologi tinggi, keahlian tenaga kerja asing dapat mempercepat proses pembelajaran dan penerapan teknologi baru bagi karyawan setempat.
Oleh karena itu, TKA bukan hanya mengisi posisi tertentu, tetapi juga berperan sebagai pemicu peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya di bidang yang sangat spesifik atau terampil.
Kontroversi dan Perdebatan Publik
Kesalahpahaman tentang apa itu TKA sering memicu polemik di masyarakat. Banyak pendapat yang menilai bahwa TKA menyumbang pada berkurangnya kesempatan kerja bagi tenaga lokal, terutama di sektor informal atau sektor yang tidak memerlukan kompetensi tinggi.
Realitasnya, jumlah TKA di Indonesia relatif kecil dibanding total angkatan kerja nasional, namun chart-nya sering dibesar-besarkan dalam diskursus publik.
Selain itu, pelanggaran aturan penggunaan TKA juga menjadi fokus pengawasan pemerintah.
Kementerian Ketenagakerjaan secara terbuka meminta perusahaan untuk mematuhi seluruh prosedur dan melaporkan setiap penggunaan TKA yang tidak sesuai aturan kepada instansi terkait.
Pengawasan dan Penegakan Hukum
Pemahaman terhadap apa itu TKA juga harus mencakup aspek pengawasan. Pemerintah melalui instansi terkait terus melakukan evaluasi dan penegakan hukum agar penggunaan TKA tidak disalahgunakan.
Perusahaan yang melanggar ketentuan dapat dikenakan sanksi administratif hingga pencabutan izin kerja.
Pengawasan ini sangat penting agar hubungan kerja antara TKA dan tenaga kerja lokal berjalan seimbang dan adil, serta tidak merugikan kepentingan nasional Indonesia.
Akhirnya, menjawab pertanyaan apa itu TKA berarti menyadari bahwa TKA merupakan komponen krusial dalam sistem ketenagakerjaan modern yang diatur secara ketat oleh peraturan hukum.
TKA bukan pekerja ilegal yang bebas masuk dan bekerja di Indonesia tanpa aturan. Mereka memiliki peran strategis dalam tugas-tugas tertentu, tetapi tetap harus dipandu oleh peraturan yang ketat agar hak tenaga kerja Indonesia tidak tergerus.
Dengan pemahaman yang benar, isu TKA dapat dilihat secara objektif dan proporsional, bukan hanya dari sentimen atau persepsi negatif semata.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar