SUPA Saham IPO Rp2,79 Triliun, Superbank Terbesar di Sektor Bank Digital
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kam, 18 Des 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Superbank, sebuah bank digital yang beroperasi di Indonesia, telah mencatatkan sahamnya secara resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten SUPA. Pencatatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur permodalan dan memperluas jangkauan layanan keuangan digital di tengah persaingan ketat di sektor perbankan.
Pada penawaran umum perdana saham (IPO), Superbank berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 2,79 triliun. Harga penawaran saham ditetapkan pada Rp 635 per saham, dengan jumlah saham baru yang dilepas sebanyak 4,4 miliar saham. Angka ini setara dengan 13 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat ekspansi bisnis dan kapabilitas perbankan digital.
Presiden Direktur Superbank Tigor M Siahaan menyampaikan bahwa pencatatan saham hari ini menandai babak baru dalam perjalanan pertumbuhan perseroan. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari Journey of Trust Superbank yang dibangun sejak awal transformasi menjadi bank dengan layanan digital. “Pencatatan saham hari ini membuka babak baru dalam Journey of Trust Superbank. Sebagai perusahaan publik, kami berkomitmen untuk terus menjaga dan menumbuhkan kepercayaan tersebut, sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi lebih banyak masyarakat Indonesia,” ujar Tigor dalam keterangan tertulis.
Alokasi Dana Hasil IPO
Sekitar 70 persen dana hasil IPO akan dialokasikan sebagai modal kerja untuk memperkuat penyaluran kredit ke segmen underbanked, baik ritel maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sementara itu, sekitar 30 persen dana akan digunakan untuk belanja modal, termasuk pengembangan produk pendanaan dan pembiayaan, sistem pembayaran digital, serta infrastruktur teknologi informasi. Selain itu, dana juga akan digunakan untuk penguatan sistem operasional serta investasi jangka panjang di bidang kecerdasan buatan (AI), data analytics, dan keamanan siber.
Kinerja Keuangan yang Mengesankan
Langkah ekspansi tersebut didukung oleh kinerja keuangan Superbank yang menunjukkan pertumbuhan kuat. Hingga akhir Oktober 2025, perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 102 miliar. Capaian ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang meningkat 173 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp 1,3 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 168 persen yoy menjadi Rp 10,6 triliun, sementara penyaluran kredit meningkat 70 persen yoy menjadi Rp 9,1 triliun. Total aset Superbank juga naik hingga 72 persen yoy menjadi Rp 17,6 triliun per akhir Oktober 2025.
Pertumbuhan Basis Pengguna
Dari sisi basis pengguna, sejak meluncurkan aplikasi digital pada Juni 2024, Superbank telah memperoleh lebih dari 5 juta nasabah. Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang aman, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan finansial sehari-hari. Pertumbuhan Superbank juga diperkuat oleh sinergi ekosistem digital yang luas, termasuk kolaborasi dengan Grab–OVO dan Emtek di Indonesia, serta dukungan pemegang saham strategis lainnya, seperti Singtel, KakaoBank, dan GXS.
Inovasi Produk dan Layanan
Sepanjang 2025, Superbank turut menghadirkan sejumlah inovasi produk, antara lain OVO Nabung by Superbank, fitur menabung terintegrasi dalam ekosistem Grab dan OVO, serta Kartu Untung–produk tabungan berbasis gamifikasi hasil kolaborasi dengan KakaoBank. Rangkaian inovasi tersebut berkontribusi pada pertumbuhan tabungan, peningkatan keterlibatan nasabah, serta penguatan posisi Superbank di industri perbankan digital nasional.
Strategi Ekspansi dan Kolaborasi
Ke depan, Superbank juga menyiapkan berbagai inisiatif dan kolaborasi lanjutan bersama Grab dan OVO untuk memperluas adopsi layanan keuangan digital di Indonesia. Dengan kombinasi jangkauan ekosistem, kapabilitas teknologi, dan pengalaman perbankan regional, Superbank memperkuat posisinya dalam mendorong layanan keuangan yang lebih inklusif. Selain itu, Superbank juga telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 sebagai bagian dari komitmen terhadap keamanan informasi. ***





Saat ini belum ada komentar