Primbon Jawa: Arti Kelahiran 19 Juni 2002 Berdasarkan Wuku dan Weton
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 15 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Primbon Jawa, kelahiran pada tanggal 18 Juni 2002 memiliki makna yang khas jika dilihat dari perhitungan wuku dan weton. Prediksi ini mengulas mengenai sifat, pergaulan, harta/rezeki, jodoh, kesesuaian dalam pekerjaan, serta sifat dan tingkah laku berdasarkan Primbon Jawa.
Primbon Jawa dianggap sebagai metode untuk menggali informasi mengenai keberuntungan di masa depan oleh masyarakat Jawa, bahkan di luar Pulau Jawa. Meskipun hanya berupa prediksi, banyak orang percaya bahwa proses kehidupan dapat dihitung melalui perhitungan wuku dan weton.
Sebelum melanjutkan ke Ramalan Primbon Jawa Lahir 18 Juni 2002 berdasarkan perhitungan wuku dan weton, diketahui bahwa Primbon Jawa merupakan kitab warisan leluhur yang berfokus pada hubungan manusia dengan alam semesta. Bahkan hingga kini, Primbon masih dianggap sebagai panduan atau acuan dalam menentukan tindakan atau sikap saat melakukan berbagai aktivitas.
Beberapa buku Primbon Jawa telah tersimpan dengan rapi oleh pemerintah Indonesia di Perpustakaan Nasional. Macam-macam primbon yang terdapat di perpustakaan antara lain Kitab Ta’bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, serta Lontarak Bola.
Berikut prediksi Primbon Jawa mengenai kelahiran 18 Juni 2002 berdasarkan perhitungan wuku dan weton:
- Tanggal Masehi : 18 Juni 2002, Selasa Wuku Anggara
- Tanggal Jawa: 7 Setelah Mulud 1935, Selasa Kliwon
- Tanggal Islam : 07 Rabiul Akhir 1423
Watak berdasarkan weton
Dina : Selasa
Sering marah dan cemburuan, memiliki lingkungan sosial yang luas.
Pasaran : Kliwon
Pandai berbicara dan bersosialisasi, ceria, ambisius, arogan, tidak bisa membalas budi, setia pada janji, terburu-buru dalam memilih makanan, penuh doa dan keberkahan.
Haståwårå/Padewan : Guru
Berkuasa, bakat kepemimpinan, pemberi, dan penghibur.
Sadwårå : Wurukung
(Hewan) Kurang waspada.
Sångåwårå/Padangon : Gigis
(Tanah/Bumi) Berhati lembut, pelindung, sabar.
Saptåwårå/Pancasuda : Sumur Sinaba
Cakupan pengetahuan yang luas, dapat menjadi sumber bagi orang-orang yang mencari ilmu.
Rakam : Nuju Pati
Banyak sial dan apesnya.
Paarasan : Aras Tuding
Selalu diangkat dalam berbagai hal.
Watak berdasarkan wuku
- Tuhan Bumi: Batara Siwa, kebaikan yang muncul memiliki niat tersembunyi di hati.
- Pohon Upas: Tidak dapat digunakan sebagai tempat berlindung atau berteduh.
- Burung Prenjak: ambisinya tinggi.
- Membual : suka menyombongkan diri.
- Tambir Anggara Kasih mengisahkan racun: Hatinya tidak aman.
- Celakanya: diolok-olok / dimainkan orang.
- Sedekah / sesaji : Nasi putih dan nasi uduk, lauknya ikan lele dan ayam.
- Do’anya: Slamet Pina, slawatnya: Pisau Baja dan Jarum Satu.
- Kala Jaya Bumi: berada di sebelah barat daya menghadap ke arah timur laut.
- Saat masa wukunya berlangsung selama 7 hari, sebaiknya hindari melakukan perjalanan ke arah barat daya.
- Tambir lesu artinya sering kehilangan semangat atau antusiasme.
- Wuku Tambir cocok untuk melakukan perjalanan mencari penghidupan, menanam pohon buah-buahan (palakina), menyemai cabang atau ranting pohon yang dapat tumbuh setelah ditanam di tanah, belajar ilmu kebatinan, serta melakukan perang.
Berikut adalah ramalan kelahiran 18 Juni 2002 berdasarkan perhitungan weton dan wuku dalam Primbon Jawa. Semoga informasi ini bisa memperluas pengetahuan dan memberikan gambaran mengenai sifat, nasib, serta jalannya kehidupan yang diungkap melalui sistem tradisional Jawa.
Jagalah kebijaksanaan dalam menghadapi prediksi ini, dan anggaplah sebagai tambahan referensi untuk lebih memahami diri sendiri. Semoga bermanfaat!***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar