Pembaruan UMK 2026: Daftar Wilayah yang Sudah Menetapkan Upah Minimum
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rab, 24 Des 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah telah menetapkan batas waktu akhir bagi pemerintah daerah untuk mengumumkan besaran upah minimum kota/kabupaten (UMK) tahun 2026. Tanggal 24 Desember 2025 menjadi tenggat waktu terakhir bagi pemerintah daerah untuk menetapkan kebijakan ini. Hingga saat ini, beberapa wilayah telah merilis besaran UMK 2026, termasuk Kota Bekasi yang mencatatkan angka tertinggi di Indonesia.
Kota Bekasi Jadi Pemimpin dalam Penetapan UMK 2026
Salah satu wilayah yang telah resmi menetapkan UMK 2026 adalah Kota Bekasi. Besaran upah minimum yang ditetapkan sebesar Rp5.999.422, meningkat sebesar 0,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini diprediksi akan menjadi yang terbesar di seluruh Indonesia, menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan di kawasan ini.
Kota Bekasi tidak sendirian dalam menetapkan UMK 2026. Kabupaten Bekasi juga telah menetapkan angka yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yaitu naik sebesar 6,8 persen menjadi Rp5.938.885. Ini menunjukkan bahwa wilayah-wilayah di sekitar Jakarta semakin memperhatikan kesejahteraan pekerja dan standar pengupahan yang layak.
Daftar Wilayah Lain yang Telah Menetapkan UMK 2026
Selain Kota dan Kabupaten Bekasi, beberapa wilayah lain juga telah mengumumkan besaran UMK 2026:
- Pontianak: Upah Minimum Kota (UMK) Pontianak tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3.205.220.
- Sumbawa Besar: Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi menetapkan UMK 2026 sebesar Rp2,7 juta, meningkat sebesar Rp119 ribu dari tahun sebelumnya.
Penetapan UMK 2026 dilakukan berdasarkan rekomendasi bupati/wali kota dan Dewan Pengupahan, dengan mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta kebutuhan hidup layak (KHL). Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan kemampuan perusahaan dalam memberikan penghasilan yang layak.
Proses Penetapan UMK 2026
UMK 2026 ditetapkan oleh gubernur setelah menerima rekomendasi dari pihak-pihak terkait. Proses ini melibatkan analisis ekonomi makro dan mikro, termasuk tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Tujuannya adalah memastikan bahwa upah minimum dapat mencerminkan kondisi ekonomi dan kebutuhan masyarakat di suatu daerah.
Meski banyak wilayah telah menetapkan UMK 2026, masih ada beberapa provinsi yang belum mengumumkan besaran angka tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa proses penentuan UMK masih berlangsung secara bertahap.
Peran UMK dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja
UMK memiliki peran penting dalam menjaga kesejahteraan pekerja. Dengan adanya standar gaji minimum, pekerja memiliki perlindungan hukum dan kepastian penghasilan. Selain itu, UMK juga membantu menjaga stabilitas ekonomi daerah dengan mendorong pertumbuhan konsumsi dan investasi.
Seiring dengan perkembangan ekonomi dan inflasi, UMK 2026 menjadi indikator penting untuk menilai kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah. Dengan peningkatan upah minimum, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pekerja dan keluarganya. ***





Saat ini belum ada komentar